Selasa, 29 Januari 2019

,
laksmi muslimah malang, laksmi muslimah wedding, kebaya laksmi muslimah, laksmi muslimah surabaya, pernikahan islami sederhana, sewa baju akad nikah, sewa baju pengantin muslimah syari, baju pengantin muslimah syari, baju pengantin muslim syari, baju pengantin muslim syari bercadar, baju pengantin muslim syari modern, baju pengantin muslim syari sederhana, model baju pengantin muslim syari, sewa baju akad nikah surabaya, sewa baju akad nikah padang, sewa baju akad nikah di jakarta, sewa baju akad nikah muslimah, sewa baju akad nikah malang, sewa baju akad nikah jakarta, sewa baju akad nikah murah, sewa baju akad nikah di medan, sewa baju akad nikah di bukittingi, kebaya pengantin muslim, kebaya muslim syari, kebaya nikah muslim, kebaya nikah muslim syari, kebaya pesta muslim syari, sewa baju kebaya pengantin muslim

.
Tanggal sore setelah menghadiri sebuah gathering muslimah wedding, tiba-tiba aku tersadar, bahwa pernikahan aku dan suami yang insya Allah akan menginjak usia 4 tahun pada bulan Februari nanti hanyalah sebuah gerbang. Perjalanan sesungguhnya, keberkahan sesungguhnya, ya sepanjang proses kami dalam menjalani sebuah janji yang menggetarkan ‘Arsy.

Dulu, tahun 2015, kami menikah dengan kesadaran penuh untuk beribadah dan berkembang bersama. Masa pendekatan selama setahun bagi kami sudah cukup. Kami butuh untuk berjalan berbarengan menuju tujuan pernikahan yang kami impikan.

Saat itu, aku pikir hanya persiapan batin dan mental saja yang penting. Kami berdua, sama-sama memiliki wawasan yang minim tentang persiapan teknis. Vendor? Duh, nggak paham. Kami memang menginginkan agenda pernikahan yang sederhana dan intim, hanya dihadiri oleh orang-orang terdekat. Tapi, sebagaimana masalah pasangan muda kebanyakan, keluarga kami tentu bereaksi seperti ini:

laksmi muslimah malang, laksmi muslimah wedding, kebaya laksmi muslimah, laksmi muslimah surabaya, pernikahan islami sederhana, sewa baju akad nikah, sewa baju pengantin muslimah syari, baju pengantin muslimah syari, baju pengantin muslim syari, baju pengantin muslim syari bercadar, baju pengantin muslim syari modern, baju pengantin muslim syari sederhana, model baju pengantin muslim syari, sewa baju akad nikah surabaya, sewa baju akad nikah padang, sewa baju akad nikah di jakarta, sewa baju akad nikah muslimah, sewa baju akad nikah malang, sewa baju akad nikah jakarta, sewa baju akad nikah murah, sewa baju akad nikah di medan, sewa baju akad nikah di bukittingi, kebaya pengantin muslim, kebaya muslim syari, kebaya nikah muslim, kebaya nikah muslim syari, kebaya pesta muslim syari, sewa baju kebaya pengantin muslim


Akhirnya semua hal diurus oleh ibu, tanpa seorang wedding planner. Ya ibu itu planner-nya! Ibuku dibantu oleh sahabat-sahabatnya dalam membentuk panitia. Ibu mengurus dan menetapkan sebagian besar urusan teknis, mulai dari souvenir sampai katering. Gaun? Semua dipilihkan ibu dengan persetujuanku. Aku hanya meminta untuk tetap memakai hijab yang menutup dada baik saat akad maupun resepsi.

Tapi.. tapi… tapi……..

Lagi-lagi karena aku yang powerless dan minim pengetahuan tentang siapa MUA-ku, penyedia kebaya pernikahan, catering, dekor, dan lain sebagainya, membuat hal-hal yang aku inginkan dalam pernikahan jadi tidak terlaksana dengan baik. Misalnya, saat resepsi, aku tidak jadi memakai hijab yang menutup dada karena tidak ada kainnya. Aku pikir, aku hanya cukup request dan mereka mengiyakan, tetapi rupanya, tidak disiapkan. Ya kesalahanku juga sih karena aku tidak memantau dengan baik. Jelang pernikahan aku dan suami memang sama-sama sibuk kuliah S2, kami fokus untuk ujian akhir semester 1 dan persiapan penelitian.

Kemudian, mereka juga mengatakan bahwa, “eman-eman jika pernak-pernik kebaya ditutupi”. Huhu, sedih sebetulnya. Aku sempat meminta maaf ke suamiku, untunglah beliau memaklumi. Juga, aku tidak diberi buket apa-apa oleh bagian dekorasi, padahal sebelumnya aku sudah setor gambar buket yang aku inginkan.

Akhirnya, jadi pelajaran berharga deh buat kai berdua, dan yah, dari situ aku punya beberapa tips yang bisa saya tulis disini untuk pasangan yang akan menikah. Tips ini aku bagi menjadi 2, yakni persiapan mental dan persiapan teknis. Dua-duanya penting, ya!


Tips 1: Persiapan Mental dan Keikhlasan

Jelang menikah, aku memang nggak banyak mikirin persiapan teknis. Sebaliknya, aku melahap banyak buku-buku tentang keikhlasan dan buku tentang hak serta kewajiban suami istri. Soalnya, menurutku, hal yang paling penting dalam pernikahan adalah after party-nya. Mau menjemput jodoh dengan proses ta’aruf maupun pacaran, selaluuu aja ada tantangan dan masalah dalam rumah tangga, ataupun karakter pasangan yang belum pernah terlihat sebelumnya. Ibaratnya, secret unlocked! Hehehe. Terus, gimana biar tetep strong? Kumpulkan “bekal yang cukup” sebelum memulai hidup bersama. Meskipun standar “cukup”nya orang berbeda-beda, tetap ada acuan dasarnya. So Here’s my tips:

Satukan visi dan tujuan pernikahan
Coba hindari obrolan geli macam “kamu sudah makan? Kamu sudah mandi? Kamu sudah gosok gigi?” selama proses pengenalan atau pendekatan. Sebaliknya, ganti dengan obrolan yang lebih berbobot, berfaedah, dan kalau perlu mengerjakan project bersama. Pembahasan yang nggak boleh luput untuk didiskusikan adalah visi hidup dan tujuan pernikahan.

Sebagian besar orang yang menikah tentu berharap bahwa pernikahan yang dijalani akan menjadi hubungan yang berkah dan langgeng hingga nanti keluarga bisa berkumpul kembali di surga-Nya. Untuk menuju kesana, tidak mungkin bisa dilalui dengan jalan biasa. Besar kemungkinan jalan yang akan dilalui oleh pasangan suami istri adalah jalan yang panjang dan terjal.

Agar perjalanan tidak terlalu banyak waktu yang terbuang karena kesasar dan bahkan hilang arah, suami istri perlu yang namanya sevisi dan menyatukan tujuan pernikahan. Ini bisa berbeda-beda dan sangat subjektif ya. Dan untuk mencapai hal ini tentu perlu komunikasi yang matang dengan calon pasangan.

Note: jika canggung memulai dari mana, coba tanyakan beberapa pertanyaan dasar ini: “apa tujuanmu menikah denganku? Apa nilai-nilai yang kamu pegang dalam hidupmu? Apa yang akan kamu lakukan jika pernikahan kita tidak berjalan sesuai harapan? Dari situ insya Allah nanti kita bisa paham bagaimana pandangan si calon pasangan ini.

Bicara tentang Anak
Eits.. bukan tentang “cara membuat anak” lho ya. Tolong, kesampingkan dulu masalah teknis itu.

Bicara tentang anak yang aku maksud disini adalah pandangan calon pasangan tentang memiliki anak dan cara mendidiknya. Karena biasanya kedua hal ini bisa jadi salah satu sumber masalah dalam pernikahan. Ada orang yang ingin menunda anak karena sesuatu, ada juga yang ingin langsung punya anak karena sesuatu juga. Jika ada perbedaan, hargai pendapat pasangan dan coba cari jalan tengah. Kalau kedua calon memang tidak ada niatan untuk menunda, sebaiknya dipersiapkan urusan kesehatan seperti cek kondisi rahim, cek lab jika diperlukan.

Kemudian tentang mengedukasi anak. Coba cek karakter dan emosi dominan pasangan, sebab karakter anak nanti akan dipengaruhi oleh emosi dominan orang tuanya. Juga tanya pendapatnya mengenai mendidik anak. Tak perlu rinci, biasanya kalau belum punya anak memang belum terlalu paham urusan parenting ya. Tapi cukup perihal yang umum saja, misalnya tanyain dia, “kamu setuju nggak kalau tidak ada anak yang bodoh dan nakal? Kamu setuju nggak kalau pengasuhan anak itu adalah tanggung jawab kedua orang tuanya? Gimana pendapatmu tentang hubungan yang baik antara anak dan orang tua?

Mungkin pertanyaan itu nanti akan mengarah pada calon pasangan yang tiba-tiba curcol tentang hubungan dia dan keluarganya. Ndak papa, dari situ kita akan tau apa saja yang membentuk karakter dan emosi dominannya. Kalau dia berasal dari keluarga yang pemarah, umumnya akan cenderung punya problem dalam mengelola emosinya. Kalau dia punya hubungan yang kuat dengan dasar cinta dengan orang tuanya, besar kemungkinan ia akan menerapkan hal yang sama untuk anak-anaknya.

Bicarakan Karir
Perihal ini mungkin agak sensitif untuk perempuan. Baiknya, mengenai pekerjaan dan karir ini dibicarakan sebelum lamaran. Usahakan ada kata sepakat, legowo, dan restu dulu dari kedua belah pihak. Tidak semua wanita bisa dengan mudah untuk menjadi ibu rumah tangga, apalagi jika ia sudah berkarir menahun dan tiba-tiba diam di rumah. Yang ada, dia bisa stres karena merasa kehilangan aktivitas sehari-hari.

Jika memang perempuan memutuskan untuk di rumah, coba tetap lakukan aktivitas-aktivitas yang sifatnya produktif. Misalnya, membaca, membuka bisnis dari rumah, ngeblog, menulis buku, belajar memasak, mengikuti komunitas keluarga, dan lain-lain. Yang penting, tetap berkarya dan tersalurkan kebutuhan aktualisasi serta eksistensi diri.

Topik tentang karir juga bisa berpengaruh ke tempat tinggal setelah menikah, apalagi jika pekerjaan utama calon pasangan berpindah-pindah atau mungkin ada yang ingin meneruskan studi.

Tentang amal dan ibadah
Coba buatlah komitmen pada masing-masing untuk terus mengupgrade kualitas ibadan dan amal. Menikah itu aja udah ibadah, apalagi kalau kegiatan-kegiatan di dalamnya juga penuh kebaikan dan amal… beuh, insya Allah, semoga berbuah berkah, selamat, dan bahagia dunia akhirat.


Tips 2: Persiapan Teknis


Persiapan kesehatan
Ini berhubungan dengan bagian “tentang anak” di atas tadi ya. Luangkan waktu dan uang untuk menjalani tes kesehatan sesuai kebutuhan. Mengetahui kondisi kesehatan masing-masing pasangan akan memudahkan kita untuk menghadapi pernikahan dan memudahkan ikhtiar untuk diamanahi anak.

Finansial
Sempat aku baca di Twitter:

Pengen ketawa juga sih pas membacanya. Soalnya, aku dan suami termasuk nikah muda dengan tabungan yang minim! Hahaha. Semua berjalan berkat izin Allah dan restu (ehem, dorongan) orang tua.

Finansial memang penting tapi bukan segala-galanya. Aku pribadi tidak terlalu tertarik menikah dengan orang yang tajir melintir kalau kepribadiannya tidak sesuai yang aku butuhkan. Aku jauh lebih menyukai proses berjuang dari bawah. Dengan lelaki yang punya potensi untuk “kaya” secara materi, amal, dan wawasan. Buatku, itu jauh lebih penting. Kalo kamu gimana? Kita bisa berbeda ya gess dan gapapa, selow saja.

Persiapan finansial ini coba dibagi 2, persiapan jelang pesta dan setelah pesta. Kalau setelah pesta, mulai banyakin tuh baca buku dan minimal buat pos-pos keuangan untuk hidup sehari-hari, untuk amal, asuransi, untuk dana darurat, dan untuk liburan.

Kalau untuk persiapan jelang pesta, biar acara lancar, berkah, dan sama-sama enaknya di hati mempelai dan keluarga, juga perlu didiskusikan dengan baik. Berapa budgetnya? Pakai vendor apa saja? Berapa tamu yang diundang? Daaan puluhan to-do-list lainnya.

Rencana Teknis Pernikahan
Ini agak tricky ya. Berbekal pengalaman pribadiku, aku pikir mau pakai jasa wedding planner maupun di handle sendiri, calon pengantin tetap perlu paham dan mengenal dengan baik para pihak yang bekerja sama untuk menyukseskan acara. Anggarkan sesuai kebutuhan masing-masing pasangan dan diskusikan dengan orang tua. Apakah pernikahan yang private atau yang mengundang banyak tamu? Mau yang temanya adat atau yang modern? Tema dalam pesta pernikahan tentu akan memengaruhi busana, dekorasi, aksesoris, undangan, souvenir, dan bahkan catering.

Masih ingat kan ceritaku di atas tentang hijab resepsi dan buket yang tidak sesuai keinginan? Beberapa bulan setelah pernikahan, aku makin menyesal karena aku tidak turun tangan dalam memilih busana karena tepat pada bulan Mei 2015 saat aku memulai usaha bisnis online, aku juga mengenal Laksmi Muslimah, sebuah penyedia busana pernikahan islami.

laksmi muslimah malang, laksmi muslimah wedding, kebaya laksmi muslimah, laksmi muslimah surabaya, pernikahan islami sederhana, sewa baju akad nikah, sewa baju pengantin muslimah syari, baju pengantin muslimah syari, baju pengantin muslim syari, baju pengantin muslim syari bercadar, baju pengantin muslim syari modern, baju pengantin muslim syari sederhana, model baju pengantin muslim syari, sewa baju akad nikah surabaya, sewa baju akad nikah padang, sewa baju akad nikah di jakarta, sewa baju akad nikah muslimah, sewa baju akad nikah malang, sewa baju akad nikah jakarta, sewa baju akad nikah murah, sewa baju akad nikah di medan, sewa baju akad nikah di bukittingi, kebaya pengantin muslim, kebaya muslim syari, kebaya nikah muslim, kebaya nikah muslim syari, kebaya pesta muslim syari, sewa baju kebaya pengantin muslim


Saat itu aku menjalankan bisnis Ladesya Hijab dan cukup sering ikut program paid promote di akun-akun islami. Saat itu aku lihat Laksmi Muslimah yang juga ngepromote sewa baju pernikahan yang duh… impianku banget! Aku langsung nyesel kenapa nggak lebih awal kenal Laksmi Muslimah.

Tapi ya ada hikmahnya juga sih, karena kapan hari aku berkesempatan ikut gathering bersama Laksmi Muslimah dan bertemu dengan berbagai wedding vendor. Nggak ketinggalan akupun bertemu mba Nungki yang merupakan owner Laksmi Muslimah.

laksmi muslimah malang, laksmi muslimah wedding, kebaya laksmi muslimah, laksmi muslimah surabaya, pernikahan islami sederhana, sewa baju akad nikah, sewa baju pengantin muslimah syari, baju pengantin muslimah syari, baju pengantin muslim syari, baju pengantin muslim syari bercadar, baju pengantin muslim syari modern, baju pengantin muslim syari sederhana, model baju pengantin muslim syari, sewa baju akad nikah surabaya, sewa baju akad nikah padang, sewa baju akad nikah di jakarta, sewa baju akad nikah muslimah, sewa baju akad nikah malang, sewa baju akad nikah jakarta, sewa baju akad nikah murah, sewa baju akad nikah di medan, sewa baju akad nikah di bukittingi, kebaya pengantin muslim, kebaya muslim syari, kebaya nikah muslim, kebaya nikah muslim syari, kebaya pesta muslim syari, sewa baju kebaya pengantin muslim


Yang bikin aku kagum banget sama Laksmi Muslimah adalah dia konsisten dengan nilai yang dipegang dan sangat membantu pelanggannya. Soal nilai, Laksmi Muslimah memegang nilai syar’i dan hanya melayani calon pengantin muslim dan dengan konsep akad atau resepsi yang berhijab. Laksmi Muslimah juga tidak menerima sewa gaun untuk prewedding. Apakah target market yang sangat spesifik ini menjadikan Laksmi Muslimah sepi? Justru tidak! Pelanggannya Laksmi Muslimah sudah skala nasional, eh sorry, bahkan ada juga 2 warga negara tetangga yang sewa gaun di Laksmi Muslimah. Sejak pertengahan tahun lalu, Laksmi Muslimah juga sudah membuka cabang di Malang. Hal ini membuktikan jam terbang dan profesionalitas Laksmi Muslimah yang sudah sangat teruji.

Pelanggannya siapa aja? Muslimah pasti sempet tau dong viralnya pernikahan anandito dan Anisa? Ya, itu gaunnya pake Laksmi Muslimah! Banyak juga orang-orang penting di Jawa Timur yang memakai gaun Laksmi Muslimah ini.

Masih tentang pelanggan. Dalam hal melayani dan membantu pelanggan, berapapun budget dan rencana pernikahanmu insya Allah dilayani dengan baik sama mereka. FYI, Laksmi Muslimah bukan WO, tapi mereka bisa membantumu jika kamu butuh dikoneksikan ke berbagai vendor sesuai budget pernikahanmu.

Kalau kamu kebingungan mencari MUA, wedding planner, catering, mengurus sepatu pernikahan dan aksesoris lainnya, Laksmi Muslimah bisa memberi rekomendasi. Sebab, Laksmi Muslimah juga bekerja sama dengan berbagai wedding vendor.

laksmi muslimah malang, laksmi muslimah wedding, kebaya laksmi muslimah, laksmi muslimah surabaya, pernikahan islami sederhana, sewa baju akad nikah, sewa baju pengantin muslimah syari, baju pengantin muslimah syari, baju pengantin muslim syari, baju pengantin muslim syari bercadar, baju pengantin muslim syari modern, baju pengantin muslim syari sederhana, model baju pengantin muslim syari, sewa baju akad nikah surabaya, sewa baju akad nikah padang, sewa baju akad nikah di jakarta, sewa baju akad nikah muslimah, sewa baju akad nikah malang, sewa baju akad nikah jakarta, sewa baju akad nikah murah, sewa baju akad nikah di medan, sewa baju akad nikah di bukittingi, kebaya pengantin muslim, kebaya muslim syari, kebaya nikah muslim, kebaya nikah muslim syari, kebaya pesta muslim syari, sewa baju kebaya pengantin muslim


Ratusan produk cantik di Laksmi Muslimah bisa disewa maupun dibeli. Laksmi Muslimah tidak hanya menyediakan gaun pernikahan modern lho, tapi juga kebaya dan baju pesta. Bisa juga untuk seragam para orang tua dan panitia acara pernikahan.  

Kamu fokus saja sama persiapan batin, mental, dan ibadah jelang menikah. Urusan gaun pengantin dan teknis lainnya? Saranku, serahkan saja sama Laksmi Muslimah dan vendor lainnya. Pertama-tama, kamu tinggal isi sata du link di bawah ini agar adminnya Laksmi Muslimah segera menghubungi dan melayani kebutuhan pernikahan dan acara kamu. Manteb, kan, nggak perlu ngantre dan bertele-tele. Gunakan kode referensi “NABILLADP” dalam mengisi formnya, ya. Jika kamu belum punya tanggal pasti pernikahan, diisi sebisanya aja dulu, itung-itung sekalian doa, kaaan hihihi.


Kalau belum paham isinya, bisa lihat gambar ini. Sebetulnya mudah buanget kok, tinggal isi sesuai kondisi. Gambar berikut hanya memberi petunjuk untuk beberapa hal penting saja:

laksmi muslimah malang, laksmi muslimah wedding, kebaya laksmi muslimah, laksmi muslimah surabaya, pernikahan islami sederhana, sewa baju akad nikah, sewa baju pengantin muslimah syari, baju pengantin muslimah syari, baju pengantin muslim syari, baju pengantin muslim syari bercadar, baju pengantin muslim syari modern, baju pengantin muslim syari sederhana, model baju pengantin muslim syari, sewa baju akad nikah surabaya, sewa baju akad nikah padang, sewa baju akad nikah di jakarta, sewa baju akad nikah muslimah, sewa baju akad nikah malang, sewa baju akad nikah jakarta, sewa baju akad nikah murah, sewa baju akad nikah di medan, sewa baju akad nikah di bukittingi, kebaya pengantin muslim, kebaya muslim syari, kebaya nikah muslim, kebaya nikah muslim syari, kebaya pesta muslim syari, sewa baju kebaya pengantin muslim


Selamat mewujudkan pernikahan impianmu, dear calon suami istri yang salih dan salihah!

------

Artikel ini merupakan artikel berbayar / sponsored post hasil kolaborasi antara penulis dengan Laksmi Muslimah.

Sumber foto:
Dokumen pribadi,
cover: Photo by Micheile Henderson on Unsplash



Kamis, 17 Januari 2019

,
susu uht indomilk untuk 2 tahun, susu setelah asi 2 tahun, susu lanjutan setelah asi 2 tahun, susu terbaik setelah asi 2 tahun, susu formula setelah asi 2 tahun, susu uht setelah asi 2 tahun, review susu uht untuk anak 1 tahun, susu uht adalah, review susu uht ultra milk, review susu uht frisian flag, review susu uht bebelac, review susu uht indomilk, susu uht vs sufor, susu uht vs susu formula, susu uht yang bagus, susu uht yang baik untuk anak, tips memilih susu uht, bahan baku susu uht, pengertian susu uht, pembuatan susu uht, manfaat susu uht, kelebihan susu uht, susu uht untuk bayi, review susu uht dancow, review susu uht diamond, review susu uht greenfields, review susu uht ultra mimi, review susu uht untuk anak 1 tahun, merk susu uht plain, merk susu uht terbaik, merk susu uht di pasaran, susu uht yang bagus untuk anak, review susu uht, review susu uht indomilk kids


Tahun 2019 baru saja mengetuk pintu. Setiap awal tahun begini, aku selalu flashback satu tahun kebelakang dan melihat apa keberhasilan dan manfaat yang telah aku lakukan untuk keluargaku. Saat melihat Mahira yang tumbuh menjadi perempuan kecil yang aktif, cerdas, dan ceria, kadang membuatku ingin mengapresiasi diri sendiri. Pengorbananku selama menyusuinya tidak berjalan tanpa hambatan. Sebagai ibu baru, akupun mengalami minim ilmu, bingung puting, menyusui sambip mengerjakan tesis, drama MPASI, dan memilih susu selepas ASI.

Boleh dong ya aku berterima kasih sama diri sendiri? Hihi. Berterima kasih karena telah mau berupaya untuk menyusui dan juga untuk menyeleksi nutrisi untuk Mahira setelah ASI, hingga kini ia tumbuh dan berkembang menjadi gadis cilik yang aktif dan bahagia.


Kenangan Saat Menyusui Mahira...

Meskipun sekarang menyusui sudah lebih banyak diterima berbagai kalangan dan orang tidak lagi aneh melihat working mom yang memompa ASI di kantor, aku tetap menemukan tatapan aneh orang yang melihatku menyusui anakku dan juga mengalami beberapa tantangan di awal proses menyusui anak pertama.

Pertama, aku tidak mendapat momen IMD dengan Mahira. Hal ini dikarenakan proses melahirkan yang cukup beresiko dan complicated, berimbas pada kesehatan bayi. Begitu Mahira lahir, ia langsung dibawa ke NICU meskipun usianya sudah lebih dari 40 minggu. Syukurlah ASI tetap bisa aku berikan melalui spuit dan Mahira hanya menghabiskan waktu di NICU kurang lebih 24 jam.

Kedua, pandangan lingkungan. Baru saja aku pulang dari rumah sakit, keluarga, kerabat, tetangga, dan teman-teman orang tua pada gerudukan datang ke rumah. Respon mereka pun bermacam-macam. Ada yang sangat mendukung aku memberikan ASI, ada pula yang menanyakan kenapa nggak diberi susu yang mahal? Duh, atiku sabar’o~

Ketiga, drama menyusui. Bunda baru rasanya nggak luput dengan hal ini, meskipun sudah belajar semampunya tentang menyusui. Ada aja dramanya. Kalau aku, sempat mengalami pelekatan menyusui yang tidak sempurna, jadi Mahira nggak optimal dapat ASI yang mengakibatkan berat badan selama sebulan pertama juga hanya naik sekitar 600 gram. Kemudian, tentu saja, bingung puting dan puting lecet! Percayalah buibu, dua hal ini merupakan masalah nasional!

Belum lagi saat kejar-kejaran stok ASIP, menyambi menyusui sambil mengerjakan tesis kuliah, dan menyusui sambil bolak-balik Sidoarjo-Jogja. Jika aku melihat ke belakang sekarang, aku bersyukur aku telah diberi energi dan kekuatan untuk berjuang.


Nutrisi Terbaik Setelah ASI

ASI tetap yang terbaik, tetapi tentu tidak sepanjang usia anak. Mulai 6 bulan, si bayi butuh nutrisi lebih meskipun pemberian ASI lebih baik tetap di lanjutkan. Nutrisi tersebut bisa dari MPASI dan pemberian susu setelah ASI.

Mengenai pemberian MPASI ini, beberapa dokter ada yang mempercepat masa pemberian MPASi ini, yakni sejak usia 4 atau 5 bulan. Hal ini tentu tergantung kondisi si bayi yah, bund. Tapi yang jelas, rules-nya kebanyakan similiar: mengikuti prinsip dan pedoman pemberian MPASI WHO serta panduan dokter sesuai kebutuhan si kecil.
 
susu uht indomilk untuk 2 tahun, susu setelah asi 2 tahun, susu lanjutan setelah asi 2 tahun, susu terbaik setelah asi 2 tahun, susu formula setelah asi 2 tahun, susu uht setelah asi 2 tahun, review susu uht untuk anak 1 tahun, susu uht adalah, review susu uht ultra milk, review susu uht frisian flag, review susu uht bebelac, review susu uht indomilk, susu uht vs sufor, susu uht vs susu formula, susu uht yang bagus, susu uht yang baik untuk anak, tips memilih susu uht, bahan baku susu uht, pengertian susu uht, pembuatan susu uht, manfaat susu uht, kelebihan susu uht, susu uht untuk bayi, review susu uht dancow, review susu uht diamond, review susu uht greenfields, review susu uht ultra mimi, review susu uht untuk anak 1 tahun, merk susu uht plain, merk susu uht terbaik, merk susu uht di pasaran, susu uht yang bagus untuk anak, review susu uht, review susu uht indomilk kids
Main di luar tidak jadi masalah selama Mahira selalu sehat dan bahagia :)
Mahira juga aku berikan MPASI sesuai arahan WHO dan dokter anaknya si cinta. Meskipun yah, sempat aja gitu jebol dan terpaksa ku beri MPASI non-homemade yang rupanya tidak cocok dengan pencernaan Mahira. Dia pun mengalami sembelit kronis selama berbulan-bulan. Sebuah pelajaran besar buatku untuk berhati-hati dalam memberikan nutrisi terbaik untuk anak.

Kalau soal susu selepas ASI untuk anak, beda ceritanya. Aku yakin sebagian besar bunda juga akan menggalaukan hal ini pada waktunya. HAHA! Sebagai bunda modern, akupun tidak luput dari desakan generasi tua yang meminta agar Mahira segera diberi susu tambahan setelah ia berusia 1 tahun. Sebetulnya agak jengkel sih awalnya, sebab aku termasuk tidak permisif terhadap nutrisi tambahan untuk Mahira yang aku belum paham betul komposisi dan manfaat pada tiap kandungannya. Jadi aku putuskan untuk lebih banyak membaca dan berdiskusi dengan DSA-nya Mahira sebelum memberi susu selain ASI.

Aku tentu tidak mau mengulang kesalahan dalam pemberian nutrisi setelah ASI untuk kedua kalinya.

Diantara banyaknya opsi yang beredar dan yang disarankan oleh orang tuaku (tau lah ya gimana rasanya hidup 3 generasi huehehe), aku memilih untuk mengikuti insting dan ilmu dalam memberikan susu setelah ASI untuk Mahira, yakni susu UHT. Anyway, sudah tau belum apa sih susu UHT itu?

Setelah punya anak ini akupun baru tahu kalau UHT itu adalah sebuah proses yang dilakukan pada susu segar dengan kualitas terbaik, yakni Ultra-High Temperature atau proses pengolahan bertemperatur sangat tinggi. Dari alodokter.com aku dapat wawasan bahwa dalam prosesnya, susu akan dipanaskan pada suhu hingga di atas 135 derajat Celsius selama 1-2 detik. Tujuan pemanasan menggunakan suhu sangat tinggi dalam waktu singkat tersebut guna membunuh spora di dalamnya, agar kandungan gizi tidak banyak berubah, serta untuk menjaga aroma, rasa, dan warna agar mirip susu asli.

Setelah diproses dengan UHT, susu akan dikemas secara steril dan memiliki masa konsumsi selama 6-8 bulan tanpa perlu disimpan di lemari pendingin. Namun, panjangnya masa konsumsi tersebut berlaku selama kemasan tidak dibuka. Kalau sudah dibuka, sebaiknya segera dihabiskan.

Karena dipanaskan dalam suhu tinggi, pertanyaanku selanjutnya adalah bagaimana dengan kandungan gizinya?

Akhirnya aku lanjutkan googling. Mengutip (lagi) dari alodokter.com, perubahan akibat proses UHT akan terjadi namun hanya sedikit saja. Proses UHT hanya berakibat pada penurunan jumlah vitamin dalam jumlah yang kecil, di bawah 20% saja. Intinya, proses UHT tidak terlalu mempengaruhi gizi pada susu UHT. Begitu pula kandungan lemak dan protein dalam susu.

Jadiiii… cucok banget deh UHT ini buat anakku. Pola ini insya Allah juga akan aku terapkan ke anak keduaku setelah ia berusia 1 tahun. Oh ya, susu UHT ini hanya boleh dikonsumsi oleh si kecil setelah ia berusia 12 bulan yah, bund! Atau jika DSA berkata lain (misalnya tunggu sampai 15 bulanan) ya bisa jadi pertimbangan juga.


Susu UHT Apa yang COCOK buat Anak..?

Nah.. memilih susu UHT ini akupun juga harus ngendon dulu di supermarket karena rupanya sebagian besar susu UHT yang ada mengandung tambahan gula garam dan tambahan yang sifatnya tidak alami (pewarna, pengawet, pemanis), yang mana tentu saja hal ini tidak disarankan untuk dikonsumsi anak yang baru saja memulai proses MPASI. Bukan apa-apa sih, tambahan gula dan garam yang tidak perlu atau melebihi yang dibutuhkan si kecil, justru akan memperberat kinerja organ-organ diperutnya. Ini bukan cuma katanya-katanya, lho. Sudah ada penelitiannya. Jadi sebisa mungkin aku patuh sama prinsip ini.

But hey, inovasi terus berlanjut. Ada satu produsen susu UHT yang memahami kegalauan nasional buibu dan memproduksi susu UHT yang ramah bayi serta tentu saja cocok untuk dikonsumsi bayi bersamaan dan/atau selepas ASI. Siapa dia? INDOMILK! Baru-baru ini aku ngendon lagi di supermarket (pikniknya ibu mah sederhana aja haha!) dan menemukan susu Indomilk UHT Kids Full Cream yang komposisinya bikin aku kucek-kucek mata. Ini beneran, nih? Aku berulang kali membolak-balik box susu dan baru percaya kalau benda yang ku pegang ini adalah nyata haha.
susu uht indomilk untuk 2 tahun, susu setelah asi 2 tahun, susu lanjutan setelah asi 2 tahun, susu terbaik setelah asi 2 tahun, susu formula setelah asi 2 tahun, susu uht setelah asi 2 tahun, review susu uht untuk anak 1 tahun, susu uht adalah, review susu uht ultra milk, review susu uht frisian flag, review susu uht bebelac, review susu uht indomilk, susu uht vs sufor, susu uht vs susu formula, susu uht yang bagus, susu uht yang baik untuk anak, tips memilih susu uht, bahan baku susu uht, pengertian susu uht, pembuatan susu uht, manfaat susu uht, kelebihan susu uht, susu uht untuk bayi, review susu uht dancow, review susu uht diamond, review susu uht greenfields, review susu uht ultra mimi, review susu uht untuk anak 1 tahun, merk susu uht plain, merk susu uht terbaik, merk susu uht di pasaran, susu uht yang bagus untuk anak, review susu uht, review susu uht indomilk kids

Setiap aku membeli produk, aku selalu melihat komposisinya. Fyi, Indomilk UHT Kids Full Cream ini nggak ada gula dan garamnya, lho! Juga gak ada pengawetnya! Juga gak ada tambahan yang aneh-aneh dah pokoknya!

Kelihatan dengan jelas kan kalau komposisinya hanya susu sapi segar, air, susu skim bubuk, dan penstabil nabati. Saat aku baca informasi nilai gizinya, susu Indomilk UHT Kids Full Cream ini rupanya tinggi kalsium, fosfor dan vitamin D. Selain itu, juga sebagai sumber vitamin A, B1 dan B6. Terlihat bahwa kandungan pada Indomilk UHT Kids Full Cream ini dapat membantu anak dalam masa pertumbuhan, serta menunjang kesehatan dan keaktifan anak.

Langsung aku bungkus untuk Mahira! Meskipun ia sudah berusia 2,5 tahun, dia tetap rutin mengonsumsi susu UHT 1-2x sehari atau sesuai seleranya.

Kecocokan selanjutnya untuk anak usia di atas 1 tahun adalah Indomilk UHT Kids Full Cream bentuknya pas. Gak kegedean, gak kekecilan. Segenggaman tangan si kecil dan takarannya pun sekali minum anak-anak, yakni 115 ml. Sangat praktis dan mudah dibawa kemana-mana. Aku lihat di boxnya ada beberapa informasi produk selain komposisi dan informasi nilai gizi yang pasti bermanfaat buat konsumen, yakni di bagian tujesan sedotan, ada anjuran untuk mengocok susu sebelum diminum dan susu segera dihabiskan setelah dibuka.
susu uht indomilk untuk 2 tahun, susu setelah asi 2 tahun, susu lanjutan setelah asi 2 tahun, susu terbaik setelah asi 2 tahun, susu formula setelah asi 2 tahun, susu uht setelah asi 2 tahun, review susu uht untuk anak 1 tahun, susu uht adalah, review susu uht ultra milk, review susu uht frisian flag, review susu uht bebelac, review susu uht indomilk, susu uht vs sufor, susu uht vs susu formula, susu uht yang bagus, susu uht yang baik untuk anak, tips memilih susu uht, bahan baku susu uht, pengertian susu uht, pembuatan susu uht, manfaat susu uht, kelebihan susu uht, susu uht untuk bayi, review susu uht dancow, review susu uht diamond, review susu uht greenfields, review susu uht ultra mimi, review susu uht untuk anak 1 tahun, merk susu uht plain, merk susu uht terbaik, merk susu uht di pasaran, susu uht yang bagus untuk anak, review susu uht, review susu uht indomilk kids

Di bagian samping, ada informasi penting (dengan huruf merah oy) bahwa susu ini tidak cocok untuk bayi usia 0-12 bulan. Juga ada informasi alergen bahwa produk ini mengandung susu dan diproduksi dengan peralatan yang sama untuk memproduksi susu yang mengandung kedelai.
susu uht indomilk untuk 2 tahun, susu setelah asi 2 tahun, susu lanjutan setelah asi 2 tahun, susu terbaik setelah asi 2 tahun, susu formula setelah asi 2 tahun, susu uht setelah asi 2 tahun, review susu uht untuk anak 1 tahun, susu uht adalah, review susu uht ultra milk, review susu uht frisian flag, review susu uht bebelac, review susu uht indomilk, susu uht vs sufor, susu uht vs susu formula, susu uht yang bagus, susu uht yang baik untuk anak, tips memilih susu uht, bahan baku susu uht, pengertian susu uht, pembuatan susu uht, manfaat susu uht, kelebihan susu uht, susu uht untuk bayi, review susu uht dancow, review susu uht diamond, review susu uht greenfields, review susu uht ultra mimi, review susu uht untuk anak 1 tahun, merk susu uht plain, merk susu uht terbaik, merk susu uht di pasaran, susu uht yang bagus untuk anak, review susu uht, review susu uht indomilk kids

Kelegaanku bertambah saat mengetahui harga susu ini yang hanya sekitar 3000an di supermarket terdekat dan pasti bisa lebih murah kalau beli satu box besar gitu untuk stok anak untuk satu bulan misalnya. Piye, bahagiamu sederhana to, bund? Ketemu produk yang ramah anak, cocok dikonsumsi bersamaan dan/atau selepas ASI, harganya cucok, pula!

Ingin rasanya aku kembali memuji diriku sendiri. Suami juga pasti berterima kasih karena aku gak hanya berupaya untuk memberi nutrisi terbaik untuk anak, tapi juga menyelamatkan dompet keluarga. Hahaha!

Bunda punya pengalaman serupa? Share disini, yuk :)

#IndomilkUHTKidsFullCream

#AktifItuSehat

susu uht indomilk untuk 2 tahun, susu setelah asi 2 tahun, susu lanjutan setelah asi 2 tahun, susu terbaik setelah asi 2 tahun, susu formula setelah asi 2 tahun, susu uht setelah asi 2 tahun, review susu uht untuk anak 1 tahun, susu uht adalah, review susu uht ultra milk, review susu uht frisian flag, review susu uht bebelac, review susu uht indomilk, susu uht vs sufor, susu uht vs susu formula, susu uht yang bagus, susu uht yang baik untuk anak, tips memilih susu uht, bahan baku susu uht, pengertian susu uht, pembuatan susu uht, manfaat susu uht, kelebihan susu uht, susu uht untuk bayi, review susu uht dancow, review susu uht diamond, review susu uht greenfields, review susu uht ultra mimi, review susu uht untuk anak 1 tahun, merk susu uht plain, merk susu uht terbaik, merk susu uht di pasaran, susu uht yang bagus untuk anak, review susu uht, review susu uht indomilk kids



Referensi:
Photo by Leo Rivas on Unsplash
Alodokter.com
Canva.com
Selain yang disebutkan, foto adalah milik pribadi.

Follow me @nabilladp