Selasa, 28 Agustus 2018

Cara Asik Bersihkan Hari dari Toxic Zaman Now ala Bumil


lomba blog natsbee, kompetisi blog natsbee, review natsbee honey lemon, natsbee honey lemon untuk ibu hamil, ibu hamil minum natsbee honey lemon, asik tanpa toxic

“Nduk, jangan lupa minum madu dan minum vitamin C nya,” begitu pesan Ibuku saat aku berada jauh dari rumah.

Ibu memberi pesan seperti ini bukan hanya basa-basi, tetapi memang ada alasan besarnya. Saat kecil, aku pernah bertanya sama ibu, mengapa aku mudah sakit-sakitan? Aku bertanya demikian karena fisikku memang mudah lemah sejak aku TK. Waktu masih kecil sih bodo amat ya nggak sampai tuh mikirin kayak gitu. Saat SD, SMP, SMA, aku mulai memerhatikan bahwa ketangguhan fisikku cukup berbeda dengan teman-teman. Aku mudah lelah, mudah sakit, tidak bisa sembarangan makan makanan di kantin sekolah, dan lain sebagainya.

Kemudian ibu membongkar sebuah rahasia besar… bahwa ayahku punya beberapa penyakit alergi dan menurun ke aku. Bolak-balik aku harus menyambangi dokter untuk lagi-lagi bertemu penyakit yang sama. Dokter pun menyarankan aku untuk rutin mengonsumsi madu dan vitamin C agar daya tahan tubuh kuat. Mengingat saat itu aku akan kuliah S1 di Kota Malang, disana sudah tidak tinggal sama orang tua, melainkan hidup mandiri sebagai anak kost.

Penyakit alergi, menurut dokter, tidak bisa hilang. Yang bisa kita lakukan adalah meningkatkan daya tahan tubuh dengan mengonsumsi madu, vitamin C, serta rutin olahraga dan menghindari alergen atau pemicunya.


Susahnya Punya Penyakit Alergi

Diantara penyakit alergi yang aku derita adalah alergi seafood khususnya yang dimasak kurang bersih, alergi dingin, dan alergi debu. Kalau sudah terkena salah satu dari si alergen, bisa-bisa tubuhku gatal, batuk, pilek, hingga sesak nafas. Pernah juga ada reaksi alergi di bagian kelopak mata dalam. Aneh-aneh aja lah pokoknya hihi.
lomba blog natsbee, kompetisi blog natsbee, review natsbee honey lemon, natsbee honey lemon untuk ibu hamil, ibu hamil minum natsbee honey lemon, asik tanpa toxic

Ibu juga mewanti-wanti aku agar selalu menjaga makanan, biar nggak terkena bakteri jahat, toxic, maupun kuman yang aneh-aneh yang memicu sakit perut. Bahkan dulu saat kuliah, kalau aku ada agenda ke luar negeri, ibu pasti membekali aku dengan obat 7 rupa! Wahaha enggak ding, kayak mandi kembang aja!

Ibu selalu memberi aku obat yang komplit: untuk flu, batuk, asma, demam, gatal-gatal dan lain-lain meskipun hanya untuk 10 hari perjalanan. Luar biasa kasih seorang ibu ya! Tapi momen itu bikin aku mikir juga, sampai kapan nih aku ketergantungan obat melulu?

Kondisi penyakit alergiku ini makin parah saat aku hamil, di kehamilan pertama pada dua tahun lalu maupun di kehamilan kedua sekarang ini. Saat kehamilan pertama dulu, daya tahan tubuhku menurun drastis dan aku sempat didiagnosa terkena bakteri Toksoplasma. Tentu saja aku shock dan khawatir dengan kehamilanku. Singkat cerita dan setelah melalui berbagai proses pemeriksaan, alhamdulillah rupanya bakteri tokso di tubuhku sudah tidak aktif.
lomba blog natsbee, kompetisi blog natsbee, review natsbee honey lemon, natsbee honey lemon untuk ibu hamil, ibu hamil minum natsbee honey lemon, asik tanpa toxic

Karena kejadian itu, aku jadi lebih semangat untuk terus menjaga staminaku, tetap dengan cara di atas yaitu rutin minum madu dan vitamin C. Selain itu, dokter menyarankan aku untuk memperbanyak makan buah, makan makanan yang sehat, menghindari gaya hidup tidak sehat, polusi, dan stres.

Makin lama, aku menyadari bahwa zaman berubah. Penyakit pun berkembang, belum lagi udara yang kita hirup juga berbeda. Bahkan, ada pula penyakit yang timbul akibat stres dan depresi. Duh, makin serem aja ya..


Toxic Zaman Now, Kayak Gimana, tuh?

Tapi memang betul lho, aku sendiri merasakan bahwa stres bisa memicu penyakit. Saat pertama kali memeriksakan kehamilan kedua, dokter memberitahuku bahwa ada kista dengan diameter 2 cm di dekat rahim. Aku cukup kaget, waduh apa lagi ini??

Sempat aku tanyakan ke dokter apa penyebab kista ini? Apakah makanan tertentu? Jawaban dokter membuat aku lebih kaget lagi.

“Zaman sekarang mbak, susah mendeteksi penyebab kista. Ya bisa makanan, ya bisa stres, itu juga berpengaruh banget.”

DEG!

Aku merasa tidak perlu bertanya lebih lanjut sebab sudah tau jawabannya. Beberapa bulan sebelum hamil ini memang aku sempat didiagnosa terdapat gangguan psikis dan mental. Aku sering sakit berulang pasca melahirkan, tetapi berobat ke dokter pun tidak menyelesaikan masalah. Akhirnya aku berdiskusi dengan psikolog dan pulang membawa sejumlah wawasan serta nasihat baru, terutama mengenai kesehatan mental.

Didiagnosa ada gangguan psikis membuat aku merenung cukup panjang, mengurai satu persatu penyebabnya, dan kemudian aku mulai mencari solusinya.

Rupanya memang ada tuh yang namanya toxic zaman now  yang sangat berbahaya dan nggak terlihat secara langsung. Dalam proses awal aku menjadi seorang ibu, aku sempat mengalami stres berat. Bukan karena baby blues ataupun post partum depression, tetapi karena ketidakmampuanku menyaring kalimat-kalimat toxic dari orang sekitar maupun kehadiran masalah-masalah internal yang membawa “racun” buat tubuh dan pikiranku.
lomba blog natsbee, kompetisi blog natsbee, review natsbee honey lemon, natsbee honey lemon untuk ibu hamil, ibu hamil minum natsbee honey lemon, asik tanpa toxic

Tau lah ya, yang namanya ibu setelah melahirkan itu capeknya berkali-kali lipat. Pemulihan pasca melahirkan, menyusui, belajar menjadi seorang ibu, dan segala kewajiban lainnya. Pada puncaknya, aku sempat cek cok dengan seorang anggota keluarga besar hingga membuatku cukup trauma. Mendengar suaranya saja tanganku gemetar, berada di dekatnya, aku nggak berani lama-lama ataupun sendirian.

Betul lah kata bu dokter, bahwa penyebab penyakit zaman sekarang itu bukan hanya virus dan bakteri jahat, tetapi juga energi yang jahat!


Waspadai Toxic Zaman Now di Sekitar Kita!

Di kehamilan kedua ini, aku sudah belajar cukup banyak dari pengalaman anak pertama. Aku juga lebih berhati-hati memilih teman, lingkungan, hingga tempat melahirkan. Sudah berhati-hati saja, masih sangat mungkin terpapar energi negatif dari sosial media.

Misalnya saja, akhir-akhir ini aku mengikuti berita dan perjuangan para atlet Indonesia di Asian Games 2018. Membaca komentar jahat dari para warganet kepada atlet yang menurut mereka payah hanya karena berhasil membawa perak, perunggu, atau sudah berkompetisi maksimal, aku hanya bisa tepok jidat. Kata-katanya itu lho, nyelekit banget!

Memang ini resiko hidup di zaman serba online, dimana orang dengan mudah menggerakkan jempol untuk berkata apapun. Saking banyaknya warganet yang mudah banget berkata pedas, sampai-sampai ada celetukan bahwa omongan warganet lebih pedas dari omongan mertua!

Jangankan atlet ataupun artis yang terkenal dan sudah diakui prestasinya, kita-kita yang kerap berinteraksi di dunia maya harus tetap waspada karena kita juga sangat berpotensi terkena toxic zaman now, baik di dunia nyata maupun di dunia maya. Mulai dari ibu-ibu muda yang kerap dikritik “ibu-ibu senior” karena pilihan pengasuhannya, para blogger yang dihina karena tulisannya, para YouTubers yang dibully karena keberanian beropininya, dan lain sebagainya.

Terbukti, 23 dari 31 followersku di Instagram @NabillaDP mengatakan bahwa mereka pernah mengalami toxic zaman now ini, pollingnya bisa dilihat dibawah ini ya:
Polling diikuti oleh 31 orang dalam waktu 24 jam dengan 23 orang menjawab pernah dan 8 orang menjawab belum.


Aku pernah mengalami beberapa diantaranya, pertama, kritik pedas dari beberapa orang yang menjenguk anakku yang pertama. Kritikan tersebut dilontarkan karena aku melahirkan secara SC, karena aku bersikeras menyusui anakku, serta karena aku memakaikan si kecil diapers. Kritikan tersebut alih-alih membangun ataupun supportif, yang ada justru menjatuhkan dan membuat aku stres.

Kedua, sindiran di dunia maya. Sindiran tersebut datang terus menerus dan kalau dibaca memang cukup menyakitkan. Tapi karena aku sudah belajar dari yang terdahulu, aku berusaha sebisa mungkin menanggapinya dengan baik, dan kalau sudah kelewatan, ya sudah ditinggal saja. Hal yang lebih penting masih banyak, kan?

Dari banyaknya toxic zaman now, menurutku yang paling berbahaya adalah perundungan di dunia maya atau yang kita kenal dengan istilah cyber bullying dan online shaming. Online shaming kurang lebih merupakan kejadian dimana seseorang disasar dan diserang oleh pengguna lain di media sosial. Online shaming tidak selalu melibatkan banyak pengguna, hal ini juga kerap terjadi di lingkup yang lebih kecil, misalnya saja ada seseorang yang menghina atau menyindir orang lain via private message di media sosial.

Sebetulnya kalau kita mau melihat lebih dekat, orang yang selalu berkomentar negatif atas pencapaian orang lain itu kasihan, lho. Menurut Psikolog Anak, Anna Surti Ariani sebagaimana dilansir dari Kumparan.com, ada beberapa alasan mengapa warganet rela mengeluarkan waktu, tenaga, dan kuota untuk sekedar mengirimkan cibiran mengenai kehidupan orang lain.

Pertama, kurang kerjan. Kedua, lari dari masalahnya sendiri sehingga dia melimpahkan semua masalahnya dengan membully orang lain. Ketiga, tidak percaya diri, sehingga untuk membuktikan bahwa dirinya lebih baik dari orang lain dia akan “menginjak” kehidupan orang lain tersebut. Keempat, secara personal mereka cenderung sangat sulit melihat hal-hal berbau positif sehingga apapun yang dia lihat pasti dikomentari negatif. Kelima, mereka melakukan hanya untuk keuntungan dan kesenangan tertentu.

Banyak yang mengistilahkan mereka sebagai toxic people, yaitu orang-orang yang gemar menebar “racun” serta energi negatif untuk orang lain. Padahal, kalau kita menebar keburukan terus menerus, yang rugi juga diri kita sendiri, lho, karena akan terus memproduksi pikiran-pikiran negatif tentang orang lain maupun tentang perihal tertentu.

Zaman digital ini membuat toxic zaman now susah banget dihindari, tapi bisa kok kita atasi!


Tips #AsikTanpaToxic Zaman Now ala Bumil

Sebagai wanita hamil, aku sangat perlu menjaga mood dan kondisi psikologis dari perihal yang tidak menyenangkan lainnya. Sebab, membangun afirmasi positif sangat penting untuk kelancaran kehamilan, proses persalinan, dan pasca melahirkan. Namun, bagaimanapun juga, sebagai seorang freelance writer dan parenting blogger, aku juga berinteraksi dengan banyak orang baik di dunia nyata maupun di dunia maya. Kalau tidak pintar menyaring energi, bisa-bisa aku juga terpapar toxic zaman now. Hiy, nggak mau banget deh!
lomba blog natsbee, kompetisi blog natsbee, review natsbee honey lemon, natsbee honey lemon untuk ibu hamil, ibu hamil minum natsbee honey lemon, asik tanpa toxic


Aku pribadi menerapkan beberapa tips berikut ini dalam menghempaskan toxic zaman now, yuk disimak: 
1. Istirahat atau tidur yang berkualitas. Memiliki waktu tidur yang cukup baik akan membantu tubuh kita untuk lebih berstamina dan relaks. Dengan tubuh yang tidak kelelahan, tentu akan memudahkan ita untuk bisa berpikir lebih baik dan lebih positif.

2. Olahraga yang cukup. Aku yakin banget bahwa olahraga bisa membuat tubuh dan pikiran lebih fresh tapi aku pribadi belum bisa menerapkan ini sepenuhnya karena aku belum bisa konsisten dalam berolahraga sejak hamil kedua ini, hihihi. Dulu saat sebelum hamil, aku sempat rutin mengikuti yoga dan senam hiphop. Saat sudah hamil, aku hanya berolahraga dengan stretching di pagi atau sore hari, jalan pagi atau sore hari, dan berenang.

3. Makan makanan yang sehat dan bergizi. Aku tidak pernah diet, namun sejak hamil, aku jadi lebih terbiasa banyak makan buah, sayuran hijau, dan mengurangi gula berlebih pada minuman dan buah yang ku konsumsi. Aku juga sangat menghindari soft drink dan junk food, hanya kalau kepepet saja aku membeli makanan siap saji. Sesekali cheating nggak masalah sih, tapi pastikan bahwa tubuh kita lebih banyak menyerap gizi yang baik, ya!

4. Minum madu dan Vitamin C. Ini nih yang jadi andalanku setiap hari, terutama kalau badan lagi kurang fit. Namun, sebetulnya, aku juga belum sepenuhnya konsisten minum madu karena saat hamil ini, aku sempat eneg minum madu yang terasa manis sekali di mulut. Tapi, sekarang aku tau gimana ngakalinnya! Cek point nomor 5 dibawah ini:

5. Mengonsumsi Natsbee Honey Lemon. Aku selalu menyetok Natsbee Honey Lemon ini di kulkas, dan sebagai ibu hamil, aku suka banget mengonsumsi produk andalan Pokka ini. Karenaaa… dia praktis dan sehat! Hehehe, soalnya minuman ini mengandung madu dan lemon. Idaman dan solusi banget lah buat bumil yang gampang mager kayak aku.

Aku memilih Natsbee Honey Lemon dari POKKA karena minuman ini segeerrr banget! Cocok diminum sehari-hari, terutama kalau sudah penat dengan polusi, asap rokok, lingkungan kerja yang menyebalkan, hingga terpapar toxic zaman now. Selain itu, Natsbee Honey Lemon adalah Minuman Madu Lemon pertama di Indonesia. Lemon dikenal baik mendetoksifikasi tubuh kita dengan mengikat zat-zat yang tidak dibutuhkan. Madu membantu meningkatkan daya tahan tubuh. Perpaduan madu dan lemon dapat menjaga tubuh kita bersih dari zat-zat yang dapat menggangu kesehatan kita.


lomba blog natsbee, kompetisi blog natsbee, review natsbee honey lemon, natsbee honey lemon untuk ibu hamil, ibu hamil minum natsbee honey lemon, asik tanpa toxic


Penampakan langsung dari Natsbee Honey Lemon serta tips mengatasi toxic zaman now bisa cek di video di bawah ini ya:


Natsbee Honey Lemon ini cocok banget buat siapapun yang punya aktivitas padat, karena kandungan Vitamin C dari lemonnya membuat kita tetap segar dan aktif dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Meskipun aku “hanya” seorang freelance writer dan blogger, bukan berarti aku banyak menganggur di rumah. Justru ada tantangan besar dimana aku harus bisa disiplin dalam berkarya dan membagi waktu dengan baik antara menulis di blog dan menulis bersama tim, serta berpergian ke luar kota.
lomba blog natsbee, kompetisi blog natsbee, review natsbee honey lemon, natsbee honey lemon untuk ibu hamil, ibu hamil minum natsbee honey lemon, asik tanpa toxic

Aku paling suka mengonsumsi Natsbee Honey Lemon dalam keadaan dingin, soalnya lebih syegeerrr dan nikmat! Rasanya manisnya pas dan tidak membuat tenggorokanku sakit, aku cukup sensitif soal hal ini. Nah, kemudian, selain rasanya yang menyegarkan, aromanya itu lho... bisa banget membantu pikiran lebih segar hanya dengan membuka tutup botol Natsbee Honey Lemon. Begitu dibuka, aroma madu plus lemon yang segar langsung menyapa hidung dan membuat aku tidak mau berlama-lama mendiamkannya.

Dan yang paling penting, bumil friendly, sebab sebagai salah satu produk keluaran Pokka, Natsbee Honey Lemon jelas berkualitas. POKKA adalah perusahaan makanan dan minuman dari Jepang yang selama lebih dari 60 tahun berkomitmen menghadirkan produk-produk berkualitas tinggi dan standar internasional. POKKA sudah dikenal di lebih dari 50 negara dan meluncurkan ratusan produk berbahan alami, tanpa pengawet dan pewarna buatan.

Soal keamanan? Nggak perlu khawatir, minuman madu lemon ini aman banget untuk dikonsumsi karena sudah mendapat nomor registrasi dari BPOM. Worry free, deh!

Nah, itu dia beberapa tips dari aku untuk mengatasi toxic zaman now. Sudah lebih siap kan untuk bersihkan hari aktifmu dari toxic zaman now? Kamu punya tips apa, nih? Berbagi disini yuk :)



lomba blog natsbee, kompetisi blog natsbee, review natsbee honey lemon, natsbee honey lemon untuk ibu hamil, ibu hamil minum natsbee honey lemon, asik tanpa toxic


Referensi:
Freepik.com
Canva.com
https://kumparan.com/@millennial/psikolog-fenomena-netizen-julid-ada-karena-mereka-kurang-kerjaan
https://www.lifull-produk.id/produk/natsbee-honey-lemon
https://www.alodokter.com/alergi
https://www.alodokter.com/persenjatai-ibu-hamil-dalam-melawan-infeksi-toxoplasma

13 komentar:

  1. Emang selain jaga kesehatan dari luar, jaga kesehatan pikiran dari dalam juga penting banget. Natsbee lemon segar banget kayaknya :D

    BalasHapus
  2. Madu, lemon dan air hangat andalan banget deh buat saya dalam mencegah sakit.
    Natsbee juga favorit saya, suka banget di minum pas lagi panas2, rasa manisnya pas banget :)

    BalasHapus
  3. Wah kayaknya aku juga butuh minuman ini deh mbak, soale aku sering banget motoran kemana2

    BalasHapus
  4. keren banget mbak! aku juga kemarin2 strugle sama toxic zaman now sampai uninstall instagram. Cuma kuat beberapa hari. Aku re-install karena ada beberapa job yang mesti ditunaikan lewat ig :'(. Well, walaupun sebentar aku merasakan hidup tentram selama tidak ada ig. Gak perlu kepo2 lagi lihatin komentar netijen maha benar!

    anyway, kalau boleh tahu mba bikin info grafik nya pakai aplikasi apa?

    BalasHapus
    Balasan
    1. aku juga udah ngurangin banget pemakaian sosmed mba haha dah kalo gabut dikit aku nonton film atau baca aja biar lebih berpaedah ketimbang kepo2 wkwk

      pakai photoshop mba :)

      Hapus
  5. Aku juga suka Nastbee Honey Lemon.. Rasanya pas menurut aku.. Gak terlalu manis atau asem... Enak pokoknya..

    BalasHapus
  6. Wah mantap ada infografis yang lengkap

    BalasHapus

Follow me @nabilladp