Parenting blogger | Travel blogger | Lifestyle blogger

Juni 14, 2018

Aksi #JadiBaik di Bulan Baik, Bukti Cintaku Kepada Mertua yang Berada di Desa

by , in
pakai tcash, tcash telkomsel, jadi baik, jadibaik, jadibaik di bulan baik, lomba blog tcash telkomsel, lomba blog tcash, lomba blog tcash 2018, lomba blog tcash jadibaik, cara pakai tcash, cara isi saldo tcash, cara transfer pulsa tcash, jadi baik di bulan baik



Sering aku berdoa dalam hati, “Yaa Allah semoga aku tidak menjadi anak yang durhaka”. 

Pasalnya, sudah 3 tahun ini aku tidak pulang ke rumah mertuaku di Banjarnegara. Lebih rincinya, sejak aku positif hamil anak pertama di tahun 2015 dan menyusul kehamilan kedua di tahun 2018 ini. Sebagai orang tua millennials, suamiku lebih mengutamakan keamanan dan kenyamanan anak dan si janin di perut kalau lagi berpergian. Maklum, Malang - Banjarnegara tidak terbilang dekat. Butuh sekitar 14 jam lebih perjalanan via bus atau 10 jam perjalanan via kereta. Kalau naik kereta, aku harus turun di Jogja atau Purwokerto dan menyewa mobil. Nggak mungkin dong si kecil aku ajak motoran seperti saat masa awal pernikahan dulu~

Karena jarang bertemu, komunikasi antara keluarga kecilku dan mertua kerap tersendat. Tapi aku nggak akan kehabisan akal agar tetap harmonis dengan mertua. Toh, zaman sekarang teknologi sudah sangat memudahkan dan memanjakan pengguna, tergantung kita aja mau memakainya ke arah yang negatif atau positif?

Mumpung di bulan Ramadan dan Syawal yang penuh dengan momen kebaikan ini, aku dan suami juga nggak mau ketinggalan aksi #JadiBaik untuk mertua tercinta dong...


Problem Pertama: Mertua Awam Teknologi

Mertuaku tinggal di Banjarnegara, di salah satu dusun yang dekat dengan perbukitan arah ke Dataran Tinggi Dieng. Lokasi rumah mertua termasuk yang “ndeso markeso” alias desaaa banget! Keasrian lingkungannya sangat terjaga begitupun keguyuban antar tetangga. Namun, disisi lain ada repotnya juga dalam hal aksesibilitas dan wawasan teknologi yang sedang berkembang. Dalam hal komunikasi, mertua memilih untuk menggunakan hengpon jadul ketimbang smartphone kekinian, juga menggunakan provider yang dianggap “paling murah” ketimbang menggunakan provider yang kuat sinyalnya.

Kondisi ini kerap menjadi penghalang komunikasi kami. Bayangin aja, untuk telpon sehari-hari saja masih sering terputus karena keterbatasan sinyal.


Problem Kedua: Jarak Menjadi Penghalang Antara Mertua dan Cucunya

Berhubung kami tidak bisa pulang ke rumah mertua, kami selalu mengundang bapak dan ibu mertua untuk berkunjung ke rumah di Malang dan bermain bersama si kecil Mahira. Namun, karena keterbatasan waktu, bapak dan ibu tidak pernah bisa tinggal lebih dari 3 hari sebab beliau juga ada urusan pekerjaan di desa. Dalam setahun, mungkin hanya 2-3x saja bapak dan ibu ada waktu untuk mengunjungi Mahira.

Padahal, bisa dibilang beliau selalu kangen setiap saat. Kalau lagi telp, sudah nggak bertanya kabar suami maupun kabarku, tetapi selalu kabar anakku dan janin di kandungan. Yah, maklumlah, konon katanya cinta nenek ke cucunya melebihi cinta beliau ke anak-anaknya~

Mau video call juga nggak bisa karena tidak punya smartphone dan keterbatasan sinyal. Aku dan suami berusaha menyisihkan beberapa dari penghasilan kami berdua, selain untuk uang saku bulanan bapak-ibu, juga untuk membelikan smartphone baru untuk beliau. Meskipun gaptek, aku rasa beliau harus tetap diajari memakai smartphone. Minimal agar bisa video call sama cucunya gitu. Pokoknya kami bertekad untuk mencarikan solusi terbaik agar bapak dan ibu mertua bisa tetap keep in touch dengan si kecil Mahira meskipun terhalang oleh jarak.

Alhamdulillah, memang tidak ada problem tanpa solusi. Kedua problem di atas, berjodoh dengan sebuah jalan keluar bernama Aksi #JadiBaik dengan cara memanfaatkan kecangihan teknologi zaman now serta kemudahan yang ditawarkan oleh aplikasi TCASH milik Telkomsel.


Aksi #JadiBaik Pertama: Beli Smartphone dan Nomor Telkomsel

Agar komunikasi dengan mertua semakin lancar kayak jalan tol, aku dan suami memilih untuk beli nomor Telkomsel, sebab sudah bukan rahasia lagi kalau sinyal Telkomsel adalah yang paling kuat. Belinya tentu saja di GraPARI sekalian mendapat edukasi tentang produk-produk Telkomsel lainnya.

Bapak dan ibu sebetulnya sempat menolak saat kami tawari smartphone dan nomor Telkomsel baru, males belajar lagi dan khawatir keluar biaya banyak untuk pulsa paketan bulanan. Tapi karena aku beri iming-iming video call dengan Mahira setiap harinya, mendadak mereka jadi lebih semangat buat belajar.


Aksi #JadiBaik Kedua: Tanggung Semua Pengeluaran Mertua dengan TCASH

Pas lagi nungguin mbak CS di loket, aku sempat membaca informasi tentang TCASH yang merupakan layanan uang elektronik dari Telkomsel. Wow, ini solusi yang pas banget! Langsung aku kepoin soal TCASH ini di Mbak Dinda, CS yang melayani aku waktu itu. Begitu lumayan terang, sepulang dari GraPARI aku langsung aktifkan nomor Telkomselku, menginstal TCASH dan langsung mempelajari apa keistimewaan aplikasi ini.
pakai tcash, tcash telkomsel, jadi baik, jadibaik, jadibaik di bulan baik, lomba blog tcash telkomsel, lomba blog tcash, lomba blog tcash 2018, lomba blog tcash jadibaik, cara pakai tcash, cara isi saldo tcash, cara transfer pulsa tcash, jadi baik di bulan baik
Cara Menggunakan TCASH


TCASH memungkinkan penggunannya untuk bertransaksi kebutuhan sehari-hari dan bahkan saldo di dalamnya bisa ditarik kembali. Pengguna TCASH pun nggak perlu ragu karena TCASH sudah memiliki izin dari Bank Indonesia sebagai penyedia layanan uang elektronik. TCASH punya 2 layanan, Basic Service dan Full Service. Kalau baru pertama menginstal, jenis layanan yang otomatis kita dapatkan adalah Basic Service. Perbedaan kedua layanan ini bisa dilihat disini ya:

pakai tcash, tcash telkomsel, jadi baik, jadibaik, jadibaik di bulan baik, lomba blog tcash telkomsel, lomba blog tcash, lomba blog tcash 2018, lomba blog tcash jadibaik, cara pakai tcash, cara isi saldo tcash, cara transfer pulsa tcash, jadi baik di bulan baik
Jenis Layanan di TCASH


Perbedaan yang paling mencolok antara kedua layanan ini adalah pada saldo maksimum, berbagi uang, dan tarik saldo. Kalau mau upgrade ke Full Service, caranya juga gampang banget. Tinggal datang ke GraPARI terdekat dengan membawa kartu identitas asli. Biayanya? GRATIS! Thanks to mbak Dinda yang membantu aku upgrade layanan TCASH dan mengedukasi bahwa kalau mau top up tanpa ada biaya admin, pengguna bisa langsung melakukannya di GraPARI. Pengalamanku upgrade layanan TCASH di GraPARI cuss cek video ini:


TCASH in hand :D


Mempelajari semua jenis layanan dan keuntungan TCASH, mendadak aku jadi merasa so yesterday banget! Kemana aja selama ini nggak pakai Telkomsel dan nggak tau ada layanan TCASH ini. Sebagai orang tua muda millennials, jelas TCASH ini yang aku butuhkan untuk melancarkan berbagai aksi #JadiBaik untuk masyarakat maupun ke orang terdekat. Udah gitu, cara pakainya guampang banget! Aplikasinya user friendly dan kalaupun kebingungan, tinggal buka websitenya saja! Kalau masih bingung juga, niih intip sekilas mengenai cara isi saldo pakai TCASH, cara tarik tunai pakai TCASH, dan cara bayar di merchant pakai TCASH :


pakai tcash, tcash telkomsel, jadi baik, jadibaik, jadibaik di bulan baik, lomba blog tcash telkomsel, lomba blog tcash, lomba blog tcash 2018, lomba blog tcash jadibaik, cara pakai tcash, cara isi saldo tcash, cara transfer pulsa tcash, jadi baik di bulan baik
Cara Isi dan Tarik Saldo TCASH

pakai tcash, tcash telkomsel, jadi baik, jadibaik, jadibaik di bulan baik, lomba blog tcash telkomsel, lomba blog tcash, lomba blog tcash 2018, lomba blog tcash jadibaik, cara pakai tcash, cara isi saldo tcash, cara transfer pulsa tcash, jadi baik di bulan baik
Cara Top-Up Saldo TCASH

pakai tcash, tcash telkomsel, jadi baik, jadibaik, jadibaik di bulan baik, lomba blog tcash telkomsel, lomba blog tcash, lomba blog tcash 2018, lomba blog tcash jadibaik, cara pakai tcash, cara isi saldo tcash, cara transfer pulsa tcash, jadi baik di bulan baik
Cara Mudah Bayar Merchant dengan TCASH

pakai tcash, tcash telkomsel, jadi baik, jadibaik, jadibaik di bulan baik, lomba blog tcash telkomsel, lomba blog tcash, lomba blog tcash 2018, lomba blog tcash jadibaik, cara pakai tcash, cara isi saldo tcash, cara transfer pulsa tcash, jadi baik di bulan baik
Daftar Merchant TCASH




Bisa dilihat di atas bahwa TCASH sudah bekerjasama dengan berbagai merchant terkenal. Anyway, kalau kamu punya bisnis, kamu bisa lho daftar jadi merchant TCASH. Dengan bantuan TCASH, aku bisa menanggung semua pengeluaran sehari-hari mertua, mulai dari bayar tagihan listrik, beli pulsa, hingga transfer uang. Uniknya, TCASH punya cara pembayaran merchant melalui TCASH TAP dan SNAP QR. Kalau smartphone kita sudah punya fitur NFC, kita bisa mengaktifkan TCASH TAP tanpa stiker (hanya berlaku untuk smartphone android). Stiker TCASH TAP sendiri adalah sebuah media pembayaran melalui TCASH yang terhubung dengan akun TCASH kita. Kalau kita transaksi menggunakan TCASH TAP tersebut, otomatis saldo akan terpotong. Stiker bisa didapatkan di GraPARI atau request secara online, namun untuk request ini masih terbatas di Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Yogyakarta, Semarang, Medan, dan Palembang. 

Beranda website TCASH. Lihat di pojok kanan, tinggal klik untuk pemesanan stiker gratis.

Pesan Stiker TCASH TAP


Wah, kayaknya sudah banyak ya keuntungan yang aku dapatkan dengan Aksi #JadiBaik ini. Bener deh nasihat para ulama, tidak akan berkurang harta yang kita gunakan untuk kebaikan. Berikut aku mau berbagi lagi mengenai Tutorial Aksi #JadiBaik di bulan baik versi aku:
pakai tcash, tcash telkomsel, jadi baik, jadibaik, jadibaik di bulan baik, lomba blog tcash telkomsel, lomba blog tcash, lomba blog tcash 2018, lomba blog tcash jadibaik, cara pakai tcash, cara isi saldo tcash, cara transfer pulsa tcash, jadi baik di bulan baik
#JadiBaik di Bulan Baik dengan TCASH




Mertua Bahagia berkat Aksi #JadiBaik di Bulan Ramadan

Lebaran kali ini, aku dan suami memutuskan untuk “bagi tugas”, berhubung sedang hamil dan punya toodler, agak susah bagi kami untuk mudik lintas provinsi berempat. Agar adil, aku bersama orang tuaku mudik ke keluarga di Blitar dan Lumajang di Jawa Timur sementara suami pulang ke kampung halamannya di Banjarnegara.

Mumpung pulang, suami sekalian memberikan smartphone baru, nomor Telkomsel baru, dan diajari video call dengan Mahira.

Bapak dan ibu mertuaku sampai terharu saking kangennya saat diajak video call dengan si kecil Mahira. Tuh, lihat, sampai bawa-bawa ayam jagonya buat dipamerin ke cucu pertamanya 😁😍


pakai tcash, tcash telkomsel, jadi baik, jadibaik, jadibaik di bulan baik, lomba blog tcash telkomsel, lomba blog tcash, lomba blog tcash 2018, lomba blog tcash jadibaik, cara pakai tcash, cara isi saldo tcash, cara transfer pulsa tcash, jadi baik di bulan baik





Catatan:
Infografis by: nabilla dp
sumber infografis: website TCASH (https://digitalpayment.telkomsel.com/) dan aplikasi pribadi.




Juni 12, 2018

Sayang Orang Tua? Yuk, Ajak Mereka Lebih Peduli Dengan Kesehatan Sendi dan Tulang di Usia Senja

by , in


Sejak 7 tahun lalu, ayahku selalu mengeluh kalau diajak belanja di salah satu mall besar di Surabaya. “Gempor...” begitu ucap beliau. Gempor itu maksudnya keadaan dimana kakinya terasa sangat sakit sehingga beliau tidak lagi kuat berjalan. Solusinya ya harus duduk  terlebih dahulu atau beristirahat agak lama.

Kondisi ayahku memang sering bikin prihatin. Awalnya, ayah mengalami kecelakaan saat main voli, kemudian sempat pula terjadi kecelakaan yang mengakibatkan lutut beliau terganggu. Aku kurang paham detailnya, yang jelas sejak tragedi itu (sekitar tahun 2000an) hingga saat ini, ayah tidak pernah absen memakai deker di lutut kanan dan kirinya untuk membantunya beraktivitas. Menurut ayah, ada bagian di lutut yang membuat beliau mudah sekali terserang nyeri.

Apalagi ayahku sangaaat gendut! Makin beratlah beban si sendi lutut ini. Selain itu, obesitas pada ayah juga memicu penyakit lain yang muncul, seperti asam urat, jantung, dan diabetes.


Menjaga Kesehatan Tulang Sejak Usia Muda


Kesadaranku akan kesehatan tulang dan sendi meningkat setelah melihat “penderitaan” ayah yang susah di ajak tawaf keliling mall dan momen pasca melahirkan. Dokter mengedukasi aku bahwa ibu hamil rentan mengalami nyeri tulang dan sendi, karena ada kalsium yang diambil yang dibutuhkan oleh janin. Belum lagi kalau sudah lahiran, aktivitas gendong-menggendong, menyusui, dan pekerjaan, membuat tulang dan sendi semakin rawan mengalami kerusakan dan nyeri.

Aku sadar banget akan hal ini, makanya aku berusaha sebisa mungkin menjaga kesehatan tulang dan sendi selagi usia masih berada di kepala dua. Bukan rahasia kalau makin bertambah umur, kesehatan tubuh dan tulang pasti makin menurun. Satu-satunya hal yang mampu mencegahnya adalah kemauan kuat untuk berubah.


Kalau aku pribadi, aku biasa menjaga kesehatan tulang dan sendi dengan cara:

1. Minum multivitamin.
Baik vitamin C maupun vitamin yang khusus untuk tulang dan sendi. Saat hamil, aku minum vitamin yang diberikan khusus oleh dokter.

2. Berhati-hati saat beraktivitas.
Aku punya riwayat beberapa kali mengalami masalah persendian, misalnya, sendi tiba-tiba nyeri pas lagi naik tangga atau pakai high heels yang nggak cocok. Pernah juga sendi di lenganku mlengse atau bahasa Indonesianya agak bergeser dari tempatnya karena mengangkat koper berat naik turun tangga dan menahan beban motor yang hampir terjatuh. Nyembuhinnya juga nggak mudah, lho. Harus bersabar di bawa ke tukang urut. Mulai saat itu, aku cukup berhati-hati dalam mengangkat benda yang berat.

3. Menjaga berat badan tubuh.
Saat hamil dan setelah melahirkan anak pertama, berat badanku sempat menyentuh angka 85. Berasa jadi anak gajah wahaha. Badan beraat banget, mudah sakit-sakitan dan pikiranpun jadi nggak fresh. Akhirnya, aku coba turunin berat badan sampai ke angka 60an dan berhasil. Tubuhku, khususnya tulang dan sendi, jadi terasa lebih sehat dan nggak mudah nyeri seperti dulu.

4. Mengonsumsi makanan sehat.
Salah satunya, aku mengurangi, bahkan cenderung menghindari terlalu banyak minum soda dan junk food. Sebagai gantinya, aku rutinkan asupan buah, makan-makanan kaya kalsium seperti daging yang berwarna merah, kacang-kacangan, dan sayur. Aku juga mengurangi konsumsi gula serta garam yang berlebihan agar.

Kalau untuk ayahku, kurang lebih beliau juga sedang menjalani aktivitas serupa yang aku jalani. Ayah mulai tergerak untuk lebih semangat memperbaiki kondisi kesehatan tubuh, tulang, dan penurunan berat badannya sejak menderita gejala stroke ringan pada jemarinya beberapa bulan lalu.

Namun, ada satu yang tidak ayah lakukan, yaitu mengonsumsi suplemen. Sebetulnya, sudah berkali-kali aku sodorkan suplemen yang aku pilih untuk ayah konsumsi, namun beliau selalu menolak. Tapi ya... demi kesehatan orang tua, kadang anak perlu keras kepala! Hehehe. Terima kasih untuk Osteokom, telah membantuku berbuat baik untuk ayah di bulan yang baik ini. 😍


Osteokom, Suplemen Kesehatan Sendi untuk Dewasa Muda dan Orang Tua

Osteokom adalah suplemen untuk kesehatan persendian. Mengonsumsi suplemen di era sekarang bukanlah sesuatu yang langka, lho! Dilansir via Alodokter.com, banyak orang yang mengonsumsi suplemen sendi yang mengandung glukosamin dan kondroitin untuk menjaga kesehatan persendian serta mencegah dan mengurangi nyeri akibat osteoarthritis. Osteoarthritis sendiri merupakan sebuah penyakit dimana sendiri terasa nyeri dan kaku, umumnya menyerang lutut, paha, tulang belakang, maupun sendi di tangan. Sering terjadi pada dewasa muda dengan berat badan berlebih ataupun orang yang sudah lanjut usia.


Picture Source: freepik.com


Aku yakin, niat baik ku di bulan Ramadhan untuk menunjukkan sayang sama ayah kali ini tidak akan gagal. Sebab, Osteokom cukup terbuka mengenai kandungan dalam suplemen, manfaat serta uji klinis yang telah dilakukan dalam mencegah serta mengobati nyeri sendi. Semua informasi mengenai komposisi, uji klinis, serta berbagai artikel yang bersifat edukatif ada di website Osteokom (http://www.osteokom.com/). Bahkan, disana pengunjung website juga bisa mengikuti Quick Test Nyeri Sendi dan melakukan konsultasi gratis! Kelebihan lainnya adalah suplemen Osteokom ini sudah lolos BPOM dan sangat mudah ditemukan di apotek terdekat.





Lebih jelas mengenai review produk, bisa dilihat di video yang aku buat di bawah ini ya. Oh iya, pada box tertera bahwa Osteokom ini tidak dianjurkan untuk ibu hamil. Jadi kalau temen-temen yang lagi hamil, menderita nyeri sendi, dan butuh tambahan suplemen, coba konsultasi ke dokter dulu. Kalau untuk dewasa dan orang tua, insya Allah cocok. Konsultasikan juga ke dokter langganan ya, agar problem kesehatan sendi yang kamu atau orang tua alami bisa segera teratasi dengan baik.



Tips Silaturahim di Momen Lebaran dengan Orang Tua ala Bunda Biya



Hm.. anyway, adakah temen-temen yang orang tuanya punya keluhan yang sama seperti ayahku? Ini beberapa tips dari aku untuk menunjukkan perhatian dan kasih sayang kita kepada beliau saat momen jelang lebaran ini:

Pertama, lebih rutin menanyakan kegiatan beliau. Kalau punya orang tua yang masih bekerja, tanyain kabarnya dan kapan ada waktu untuk family time. Kalau punya aktivitas di rumah, coba sesekali memijit atau bertanya kondisi kesehatan tulang dan sendinya, apakah masih parah?

Kedua, ajak aktivitas atau olahraga bersama. Misalnya, berenang dan jogging bareng. Selain mampu mendekatkan bonding, juga mampu membuat orang tua lebih terbuka dengan kondisi kesheatan mereka. Maklum, kadang ada orang tua yang memilih untuk menyembunyikan sakitnya dari anak-anak, tujuannya biar anak-anaknya nggak khawatir gitu. Padahal, minim komunikasi seperti ini kan malah nggak bagus.

Ketiga, manfaatkan momen. Salah satunya adalah momen berkumpul keluarga di hari lebaran. Misalnya, kalau aku nih, kan sudah punya anak yang juga menjadi cucu ayahku. Sering aku sampaikan ke beliau untuk lebih menjaga dan peduli dengan kesehatan tubuhnya agar diridhai sama Allah untuk mendapat umur panjang yang sehat, penuh manfaat, dan bisa menyaksikan tumbuh kembang cucu-cucunya. Kenalkan juga Osteokom kepada beliau, dengan segala kebaikan pada kandungannya, tidak ada salahnya kan untuk mencoba?

Yuk, lebih peduli sama kesehatan tulang dan sendi kita dan orang tua kita. Biar makin tangguh dan produktif dalam menjalani hidup sehari-hari. 😍😊









Sumber konten:
Website osteokom http://www.osteokom.com/
Alodokter.com
Foto dan ilustrasi: freepik.com
https://hellosehat.com/penyakit/oa-osteoarthritis-pengapuran-sendi/

Artikel ini merupakan artikel dengan kategori berbayar / sponsored post, kolaborasi antara www.bundabiya.com dengan Osteokom.





Juni 12, 2018

5 Tips Efektif Menjaga Kesehatan Mata dari Bahaya Sinar Biru

by , in



“Nduk, ibu dulu di nasihatin kakungmu. Orang pakai kacamata itu sama saja kayak orang cacat!”

Hah?! Aku yang saat itu masih kelas 6 SD dan terbilang perdana memakai kacamata tentu saja kaget. Kenapa respon keluargaku lebay banget ya kalau aku pakai kacamata? Padahal saat itu aku baru terkena silinder, itu pun masing-masing mata hanya seperempat saja. Setelah aku telusuri, rupanya memang keluarga ibuku sangat berhati-hati  dalam menjaga kesehatan, termasuk kesehatan mata. Memakai kacamata sama saja kondisi mata sedang tidak normal, apalagi jika harus memakai kacamata permanen.

Sejak saat itu, ibu tidak berhenti memberiku salah satu “ramuan” yang aku benci: jus wortel murni dengan gula sedikit. Baunya saja sudah bikin perutku mual.


Kesehatan Mata, Jangan disepelekan!

Sering aku terlena dengan angka silinder ku yang terbilang rendah. Kerap aku melewati wakunya minum ramuan ibu. Apalagi sejak kuliah di Malang dan jauh dari orang tua, aku nyaris tidak pernah minum jus wortel. Upayaku untuk menjaga kesehatan ya hanya sekitar olahraga ringan dan makan makanan sehat, tidak ada yang spesifik.

Disisi lain, aktivitasku yang bersinggungan dengan laptop ataupun smartphone terus meningkat. Saat masih kuliah dan sering menulis, setiap hari aku selalu membuka laptop untuk mengerjakan beberapa tulisan. Baik laptop maupun kacamata yang aku gunakan, sama-sama tidak memiliki semacam paparan sinar biru. Hasilnya mudah ketebak, kan? Angka silinderku terus naik dan naik, seperti tagihan listrik~~~
Ilustrasi mata lelah kebanyakan mantengin laptop

Apalagi cahaya biru pada laptop dan gadget itu nggak baik. Ada penelitian yang menyebutkan bahwa cahaya biru, khususnya di malam hari apalagi dengan kondisi cahaya yang minim, dapat menyebabkan kerusakan retina. Dampak negatif lainnya pun juga mudah terlihat dalam waktu singkat, misalnya mata lelah, merah, mata kering, sakit kepala, otot-otot mata dipaksa untuk fokus terus menerus pada cahaya biru, hingga sulit tidur. Bisa bayangin kan, betapa buruknya cahaya biru ini, dampaknya jadi getting worse kalau kita hape-an sambil tiduran di malam hari. Ehem, boleh ngaku dalam hati yang masih punya kebiasaan ini. Hihihi. Susah sih ya menolak rayuan era digital yang memabukkan ini. Zaman now, siapa sih anak muda dan dewasa yang tinggal di perkotaan dan tidak terpapar gadget? Biar tetep sehat, perlu banget belajar mengenai self control yang kuat.

Tapi yah, mau gimana lagi, memang aku tidak memiliki prinsip se-kuat ibuku dalam memandang kacamata. Aku terlanjur menganggap memakai kacamata itu keren dan kurang serius untuk lebih menjaga kesehatan mata. Eh, tapi rupanya banyak yang sependapat dengankuu:
Source: instagram story @nabilladp . Alhamdulillah banyak yang sudah paham kalau pakai kacamata artinya mata kurang sehat. Tapi tidak sedikit juga yang sependapat denganku hihi

Padahal yah, coba deh googling. Mata minus, plus, maupun silinder itu merupakan bentuk ketidaksempurnaan kinerja mata dan menunjukkan mata kita nggak sehat. Bisa karena keturunan, kelainan pada kondisi mata, maupun karena akibat dari tidak menjaga kesehatan mata dengan baik. Lama-lama aku mulai terasa susahnya menderita astigmatisme. Repotnya itu kalau kacamata tertinggal atau ada "tragedi" mendadak. Seperti kapan hari, kacamataku satu-satunya mendadak dirusak oleh si kecil. Mau tidak mau harus aku betulkan hari itu juga atau mencari optik yang bisa membuat kacamata dengan kualitas bagus dan sehari jadi. Kalau sudah begini, yang repot bukan kesehatan mata dan produktivitas kita saja, tapi kesehatan dompet pun ikut terganggu. 😁


Cara Efektif Menjaga Kesehatan Mata

Kesehatan mataku juga semakin menurun pasca melahirkan. Mungkin karena aku teramat lelah akibat menyusui, aktifitas lainnya sebagai ibu baru, ditambah berbagai riwayat penyakit dalam tubuhku. Alhasil, aku jadi mudah terserang penyakit, termasuk sakit mata dan bahkan ada reaksi alergi yang timbul di dalam kelopak mata.

Karena ongkos berobat ke dokter itu nggak murah, aku pikir nggak ada salahnya mulai menerapkan beberapa tips menjaga kesehatan mata, toh itu semua untuk diri kita sendiri dan keluarga kan. Nah, ini beberapa tips mata sehat yang aku jalani sehari-hari agar tetap bersahabat dengan paparan laptop dan gadget yang cukup intens:

1. Beri mata waktu untuk “me time”
Bahasa ringkesnya, istirahatkan mata ketika sudah waktunya. Ada beberapa tanda mata kita kelelahan setelah memandang laptop dan gadget terus-terusan, misalnya mata mulai berair, reaksi tangan untuk mengucek-ucek mata, kepala mulai pusing, dan lain sebagainya. Kalau ingin istirahat sebentar, bisa coba lihat tanaman yang berwarna hijau segar, makan buah-buahan, minum air putih, dan mengompres mata dengan potongan buah mentimun. Kalau terasa sudah lelah banget, aku biasanya mengompres mata dengan buah mentimun lalu aku tidur.

2. Olahraga yang cukup
Hm.. kalau ini aku belum bisa memberi saran banyak ya hehe. Karena aku bukan tipikal yang suka banget olahraga. Biasanya, aku sempatkan saja untuk berenang dan stretching setelah bangun tidur sambil menghirup udara pagi yang segar.

3.    Pakai pelindung Sinar Biru pada laptop atau kacamata
Ada beberapa lensa kaca mata yang memiliki pelindung sinar biru, namun tentu saja dengan harga yang lebih mahal dari lensa umumnya. Opsi lainnya bisa juga menutup layar komputer atau laptop dengan lapisan pelindung sinar biru.

4. Makan makanan yang sehat
Seperti sayuran hijau, buah-buahan, dan yang paling penting usahakan tidak kekurangan cairan. Minum air putih minimal 8 gelas setiap hari adalah wajib. Selain bagus untuk kulit, juga pasti bagus untuk kesehatan mata dan tubuh.

5. Kalau perlu, minum multivitamin Eyevit
Sekarang, produsen obat-obatan ini rupanya memahami kecenderungan masyarakat menderita gangguan eksehatan mata seperti ini. Contohnya PT. Lapi yang memproduksi EYEVIT, suplemen kesehatan mata. Salah satu keunggulan eyevit ini adalah mengandung Pure Bilberry dan bahan alami lainnya yang bagus banget untuk mata kita.

Hm... Apa itu Bilberry? Siapanya blueberry?


Eyevit: Membantu Melindungi Mata dari Efek Buruk Sinar Biru

Sebagai suplemen kesehatan mata yang qualified, EYEVIT memiliki berbagai kandungan alami dalam tiap kapsulnya seperti Bilberry, Zeaxanthin, Vitamin E, Selenium, Zinc, Beta Karoten dan Retinol, serta Lutein. Ya, akupun tidak paham apa saja manfaat dari berbagai komponen di atas, but thanks to EYEVIT yang memberikan edukasi kepada orang awam melalui websitenya www.eyevit.co.id mengenai kegunaan Pure Bilberry yang baru aku ketahui. Oh iya, website EYEVIT juga menyediakan tes mata GRATIS! Bisa langsung di akses di halaman ini [klik]. Berhubung habis mendapat wawasan baru, sekalian aku berikan ulasan singkat mengenai produk EYEVIT buat temen-temen yang memiliki problem kesehatan mata sepertiku:


Komposisi Eyevit

Kandungan Eyevit

Mengonsumsi suplemen tentu tidak boleh sembarangan, kan? Pernah suatu saat aku mengonsumsi suplemen vitamin C dan kemudian pipisku menjadi lebih kuning dari biasanya. Dokter mengatakan kalau suplemen tersebut kurang baik untuk ginjal. Makanya, konsumsilah vitamin yang sudah jelas riwayatnya. EYEVIT, telah melalui berbagai uji klinis manfaat dari bahan-bahan alami di atas dalam memperbaiki mata setelah terpapar oleh layar gadget. Soal keamanan juga tidak perlu khawatir sebab EYEVIT ini sudah lolos BPOM dan mudah ditemukan di apotek terdekat. Coba saja googling, nanti bakal ketemu berbagai e-commerce yang jualan EYEVIT.






EYEVIT ini tersedia dalam 2 bentuk, tablet dan sirup. Nah, yang ada gambar elangnya ini khusus untuk anak-anak di atas usia 1 sampai 12 tahun yang barangkali menderita gangguan kesehatan mata karena terlalu banyak terpapar oleh gadget. Tau kaaan anak generasi zet dan alpha zaman sekarang, sudah fasih banget kalau diminta scrolling down YouTube. Padahal aktivitas ini nggak bagus banget buat mata anak-anak kita yang sedang dalam masa pertumbuhan. Tentu kita nggak mau to, mereka menderita gangguan mata yang lebih parah di masa depan?




Kamu juga bisa konsultasi dengan dokter pribadi kamu mengenai pemakaian suplemen EYEVIT ini. Belum terlambat, insya Allah, kalau dari sekarang mau memulai menjaga kesehatan mata kita. Oiya, mumpung lagi suasana mudik, jangan lupa bawa EYEVIT saat mudik ya. Sebab, kelelahan tubuh akibat berpergian dan perjalanan panjang juga bisa memicu masalah kesehatan mata lainnya.

Stay healthy, peeps!



---
Infografis: by Nabilla DP
Sumber foto: freepik.com
Sumber konten dan uji klinis: www.eyevit.co.id





Artikel ini merupakan artikel berbayar / sponsored post, kolaborasi antara www.bundabiya.com dengan EYEVIT
Juni 09, 2018

Portal Media Online Terbaik untuk Perempuan Modern Agar Selalu Up To Date

by , in


Perempuan modern selalu dituntut untuk tampil prima dan memesona. Tidak peduli dimanapun ia berada dan apapun statusnya, kecantikan, keanggunan, dan kecerdasan seorang perempuan selalu menjadi sorotan. Apalagi saat ini posisi perempuan di ruang publik semakin dihargai, diterima, bahkan dijadikan syarat tertentu dalam sebuah organisasi atau lembaga pemerintah. Ada sebuah tren global yang menunjukkan negara-negara berkembang mengungguli negara maju dalam hal kepemimpinan perempuan di dunia bisnis. Bahkan, terdapat sebuah riset pada tahun 2015 yang menempatkan Indonesia ke dalam 10 besar negara di dunia untuk jumlah perempuan di posisi manajemen senior perusahaan. 👍👍👍


Belum lagi peran perempuan dalam keluarga yang juga beragam. Ada yang menjadi tulang punggung keluarga, ada yang menjadi sekolah pertama bagi anak-anaknya, tidak sedikit pula yang memilih untuk berbisnis di rumah. Lama-lama, kemampuan multitasking menjadi ciri khas para perempuan modern. Belum tentu, lho, lelaki mampu mengambil alih peran perempuan ini.

Di tengah kesibukan dan peran yang beragam, perempuan modern tetap wajib banget untuk terus meng-upgrade wawasan dan informasi terkini. Pertama, pengetahuan yang kita miliki bisa menjadi suplemen bagi otak. Ingat, otak kita juga perlu di asah dan diberi informasi serta wawasan yang bergizi. Kedua, supaya mampu menunjang karir dan obrolan dengan relasi. Ketiga, agar kita memiliki bekal terbaik dalam bergaul di masyarakat. Keempat, rutinitas membaca memberi kita ide-ide segar untuk karya maupun untuk keseharian.


Problem Perempuan Modern Zaman Now: Malas Membuka Buku atau Majalah

Arus teknologi yang semakin deras perlahan mulai menggeser buku dan majalah sebagai media yang paling digemari oleh perempuan. Apalagi ditambah dengan kesibukan yang luar biasa baik di kantor maupun di rumah, me time dengan cara bersantai di teras sambil baca majalah atau koran rasanya menjadi sebuah kelangkaan.

Umumnya, perempuan modern akan memilih membuka social media untuk memperoleh informasi dan wawasan terkini dengan mudah. Bisa sekalian ngeksis juga, khaan. Eits, tapi tunggu dulu! Sembarangan menelan apa yang beredar di media sosial juga bisa membahayakan kita. Pasalnya, media sosial dinilai sebagai media yang menjadi lahan subur bagi berkembangnya konten hoax. Bisa kebayang dong, bahayanya gimana? Boleh sih kalau mau nge-follow akun-akun tertentu di media sosial, tapi pastikan juga akun tersebut menyajikan informasi yang bermutu.


Misalnya, nge-follow akun media yang kredibel dan memiliki konten yang menarik serta positif. Pilih media yang bisa menjadi rujukan bagi perempuan modern dalam memperoleh informasi terkini dan wawasan terbaru. Umumnya sebagai perempuan, kita lebih suka membaca media yang menyajikan berbagai berita dan artikel tentang perempuan from A to Z. Media yang komplit dan memiliki ragam fitur dan artikel mulai dari kesehatan, relationship, beauty, hiburan, leisure, dan juga fitur untuk berbelanja. Komplit deh ada semua dalam satu paket media.

Hm.. emang ada media yang seperti itu?


Ada, dong! Nih Aku Kenalin, Glitzmedia.co Namanya

Kebetulan banget aku pas lagi searching tentang perempuan modern dan masuk ke halamannya Glitzmedia.co. Beda dengan media tentang perempuan yang kebanyakan memisahkan konten website antara parenting, relationship, hiburan, dan karir. Glitzmedia.co mengemas semuanya dalam satu website, seolah memahami betul para perempuan modern yang hidupnya banyak berkutat di karir-lifestyle-family.

Glitzmedia.co adalah portal perempuan Indonesia dan bisa diakses di www.glitzmedia.co. Buat yang doyan konsumsi artikel dari sosmed, Glitzmedia.co juga sudah punya akun Instagram (@glitzmediaco), Facebook Fanspage, YouTube, dan Twitter. Glitzmedia.co berkomitmen untuk memberikan informasi terbaik dan bermutu bagi perempuan Indonesia yang aktif, multitasking, modern, dan independen. Bentuk komitmen tersebut disajikan dalam artikel dengan konten gaya hidup, kecantikan, kesehatan, hiburan, relationship, leisure hingga fitur Cherry Pick.

konten di Glitzmedia.co


Aku pribadi paling suka mengakses Relationship dengan sub-kategori motherhood dan Leisure. Awalnya aku pikir artikel tentang motherhood disini akan membosankan dan low quality mengingat Glitzmedia.co bukanlah media yang secara spesifik mebicarakan tentang parenting dan motherhood. But, no! I was wrong! Artikel di Glitzmedia.co rupanya relevan banget dengan keseharianku sebagai seorang ibu. Bahkan menurutku, bisa menjadi wawasan juga bagi para calon ibu.

Kemudian, tema mengenai Leisure juga menjadi pilihanku sebab disana ada berbagai artikel yang sangat mendukung keseharianku sebagai ibu-bekerja-di-rumah dan freelance writer. Selain itu, aku menyukai Glitzmedia.co karena layout websitenya yang elegan banget! Warna pink yang agak dusty, abu-abu dan putih itu sooo me dan cerminan perempuan modern yang anggun gitu.  Belum lagi kontennya yang universal, banyak kok artikel yang juga dikhususkan bagi para muslimah.
Fitur Cherry Pick yang sedang dikembangkan oleh Glitzmedia.co


 Fitur Lainnya

Ada fitur untuk membagikan artikel yang kita sukai atau sudah kita baca ke media sosial (jangan pelit-pelit bagi wawasan ya! Hehehe), fitur komentar, dan Cherry Pick. Mengenai Cherry Pick ini agak nggemesin gitu ya, karena dari semua menu yang tersedia, Cherry Pick satu-satunya menu yang imut karena ada gambar buah Cherry berwarna merah yang bikin siapapun yang melihat jadi pengen ngunyah, atau dalam hal ini, jadi pengen nge-klik. Nah, rupanya Cherry Pick ini adalah kanal terbaru yang sedang dikembangkan oleh Glitzmedia yang menghadirkan berbagai produk kecantikan, perawatan, kesehatan, hingga jasa yang bisa menunjang gaya hidup perempuan modern. Bisa diakses secara gratis dan mudah.

Makin menarik ya! Berasa beruntung banget jadi perempuan modern zaman now hihi. So,Ladies, yuk segera buka glitzmedia.co sekarang!









 ----

Sumber foto: freepik.com

Artikel ini merupakan artikel berbayar / sponsored post, kolaborasi antara www.bundabiya.com dengan Glitzmedia.co