Pengalaman Dua Kali Melahirkan di RSIA Kendangsari Surabaya

April 05, 2019


 melahirkan di surabaya, biaya melahirkan di surabaya, melahirkan di rsia kendangsari surabaya, melahirkan di sidoarjo, pijat bayi di surabaya, baby spa di surabaya, senam hamil di surabaya, baby spa di rsia kendangsari surabaya, pijat bayi di rsia kendangsari surabaya, senam hamil di rsia kendangsari surabaya, rumah sakit sc terbaik di surabaya, rsia kendangsari surabay, rsia kendangsari menerima bpjs, rsia kendangsari biaya melahirkan, pengalaman melahirkan di surabaya, rumah sakit pro asi di surabaya, rumah sakit pro asi pro normal di surabaya, dokter spog yang bagus di surabaya, dokter kandungan yang bagus di surabaya, biaya melahirkan di surabaya 2018, biaya melahirkan di surabaya 2019


Sebelum jauh membaca, aku ingin memberitahumu bahwa aku setia dengan RSIA Kendangsari ini. Sejak di Sidoarjo, aku tidak pernah menjajal ke RSIA lain untuk periksa dengan dokter anak maupun SpOG. Nanti akan aku beritahu mengapa, kelemahan RSIA Kendangsari dimataku, serta biaya melahirkan di RSIA Kendangsari 2019.

Jadi ulasan di sini adalah ulasan yang banyak menunjukkan sisi positif, dengan tetap objektif tentunya. Silahkan simak sampai akhir, semoga membantu bunda yang sedang mencari rumah sakit untuk melahirkan.


Melahirkan di RSIA Kendangsari, Serba Komplit!

Awal mula aku bertemu dengan RSIA Kendangsari adalah ketika aku sreg nanti anakku akan dipegang oleh Dokter Dini SpA Surabaya. Aku mencari tahu dimana beliau praktik, rupanya beliau hanya praktik di RSIA Kendangsari dan RSIA Kendangsari MERR. Pada saat yang sama, ibuku menganjurkan pula untuk periksa ke dokter SpOG Indra Yuliati. Pertimbangan ibuku sederhana saja, karena praktiknya dekat (di Rewwin), perempuan, muslimah, dan orangnya gati atau perhatian dengan pasiennya.

Tapi tentu saja aku nggak berhenti di situ.

Dengan lincah aku langsung meriset dokter Indra Yuliati ini. Kalau praktiknya di Rewwin, lalu nanti aku lahirannya dimana dong? Setelah masuk ke beberapa forum, rupanya beliau juga praktik di RSIA Kendangsari. Dari banyak halaman yang kubaca, rata-rata memberi kesan yang positif selama menjadi pasien dr. Indra Yuliati. Akhirnya aku pun yakin untuk periksa dan lahiran dengan beliau.

Namun, persalinan pertamaku jauh dari mulus. Dari yang rencana normal, menjadi SC dadakan. Kalau kalian mau baca cerita persalinan pertamaku, bisa baca di tautan ini, ya.

Hampir dua tahun setelahnya, aku hamil lagi! Hahaha. Kehamilan kali ini awalnya di Malang, tapi aku dan suami juga pada akhirnya memutuskan untuk lahiran lagi di RSIA Kendangsari dengan dokter SpOG dan SpA yang sama.

Alasannya? Karena cocok. Setidaknya, aku dan suami punya beberapa alasan mengapa kami sangat cocok dengan RSIA Kendangsari.


Rumah Sakit yang Ramah untuk Ibu dan Bayi

Penting nggak rumah sakit yang mom and baby friendly? PUENTING BANGET! Maksudnya ramah tuh gimana? Kalau buatku, adalah yang menciptakan suasana, prinsip, serta pelayanan sesuai anjuran WHO. Misalnya saja, menerapkan prinsip-prinsip keberhasilan menyusui. RSIA Kendangsari ini amat sangat pro ASI. Kalau ragu, coba minta riset rumah sakit tentang berapa % penggunaan susu substitusi maupun penggunaan botol dot sebagai media pemberian ASIP untuk bayi prematur. Setauku 0% prosentasenya. Rumah sakit ini seolah amat-sangat-yakin dan berusaha mewujudkan bahwa ASI adalah yang terbaik.

Pro ASI di sini sangat diimplementasi ke segala hal, misalnya, dengan mengedukasi pasien tentang menyusui, ada konselor laktasi, ada layanan pijat laktasi, untuk bayi prematur pun sangat diusahakan mendapat ASIP entah dari memompa atau donor. Pemberian ASIP nya pun melalui pipet atau cup feeder. Perawatnya sangaat telaten.

Dalam 10 langkah keberhasilan menyusui, peran rumah sakit serta tenaga medis itu yang utama, lho! Berada di rumah sakit yang memegang prinsip ini membuatku tidak was was ketika anak pertamaku harus masuk NICU semalaman. Aku tetap tenang, ASI pun alhamdulillah bisa keluar dengan lancar. Sebab aku tahu, anakku diperlakukan dengan sangat baik.

Sudah banyak kan rumah sakit maupun bidan yang tiba-tiba nyekokin bayi kita dengan susu subtitusi tanpa seizin orang tuanya? Atau ditanyain, mau susu MERK apa, bu? Padahal, nomor 1 yang harus dilakukan rumah sakit dan tenaga medis adalah mengedukasi pasien tentang pemberian ASI, pelekatan menyusui, dan hal-hal lainnya.

Baby friendly ini juga terlihat di ruangan dokter anak yang serba cerah, dekorasinya anak-anak banget, ruangannya penuh kaca, serta banyak boneka. Di area praktik dokter anak juga ada mainan perosotan serta di dekat situ juga ada kolam ikan. Anak-anak pasti suka dan nggak mbosenin!


Dokter-dokternya Berpengalaman dan Ahli di Bidangnya

Selengkapnya, berikut nama-nama dokter anak di Surabaya maupun dokter kandungan di Surabaya yang praktek di RSIA Kendangsari.

Anak pertamaku pernah periksa dengan Dokter Dini dan Dokter Bagus. Anak keduaku, saat lahiran sempat ditangani oleh Dokter Diana dan setelahnya ke Dokter Dini. Semuanya hebat dan sangat cekatan dengan anak-anak. Luvv banget dah! Btw, ini dia jadwal dokter anak dan SPOG di RSIA Kendangsari terbaru.


 melahirkan di surabaya, biaya melahirkan di surabaya, melahirkan di rsia kendangsari surabaya, melahirkan di sidoarjo, pijat bayi di surabaya, baby spa di surabaya, senam hamil di surabaya, baby spa di rsia kendangsari surabaya, pijat bayi di rsia kendangsari surabaya, senam hamil di rsia kendangsari surabaya, rumah sakit sc terbaik di surabaya, rsia kendangsari surabay, rsia kendangsari menerima bpjs, rsia kendangsari biaya melahirkan, pengalaman melahirkan di surabaya, rumah sakit pro asi di surabaya, rumah sakit pro asi pro normal di surabaya, dokter spog yang bagus di surabaya, dokter kandungan yang bagus di surabaya, biaya melahirkan di surabaya 2018, biaya melahirkan di surabaya 2019


Untuk dokter SpOGnya yang sangat terkenal ada Prof Budi dan Dokter Fachry. Kalau yang perempuan, bisa ke Dokter Indra Yuliati. Kalau mau USG 4D atau screening juga bisa ke Dokter Fachry maupun Dokter Aldy. Aku sempat screening atau USG 4D dengan dr. Aldy. Pokoknya semua dokter pasiennya selalu panjang dan membludak! Hehehe. Tentang antrian yang mengular ini juga nanti aku bahas di bagian bawah.

Fasilitas Kamar Komplit ala Hotel

Kelasnya tersedia mulai dari kelas 3 sampai VVIP. Harganya juga tentu beragam. Selama melahirkan di sana, aku menggunakan kelas 1 karena butuh space untuk suami serta orang tuaku yang ikut menginap hahaha.

Makanan untuk pendamping serta pasien juga enaaak sekali. Ayahku sering mengatakan fasilitas kamar RSIA Kendangsari selayaknya hotel hihi.

Suasana rumah sakit terang, nggak horor.
Penting nggak, nih? Penting dong yaa buat buibu penakut kayak eyke hahaha. Menurutku dari segi bangunan eksterior maupun interior, RSIA Kendangsari ini cukup homie. Walaupun tidak sepenuhnya mengusung konsep rumah sakit ala rumahan, tapi fasilitasnya betul-betul senyaman di rumah, terutama soal pencahayaan. Rumah sakit ini jauh dari kata seram dan sungup, alias kurang pencahayaan yang kadang bikin orang merinding disko.

Ada Kantin yang Instagramable

Kantin di RSIA Kendangsari baru-baru ini direnovasi, seingatku sekitar akhir 2018 lalu. Awalnya kantin sangat kecil dan berada di dekat kolam ikan. Sekarang kantinnya di dekat parkiran mobil, cukup besar, dan makanannya enak! Cobain deh mie ayam dan nasi goreng ayamnya. Banyak snack sehat juga di sana.

Ada Senam Hamil, Pijat Bayi, Spa Bayi, dan Kelas EdukASI

Aku selalu ikut senam hamil di RSIA Kendangsari, meskipun saat anak kedua aku memilih lahiran secara SC terencana. Senam hamil di sini mengusung konsep senam Yophytta Maternal, yang ada gerakan yoga dan pilatesnya tapi ringan dan disesuaikan dengan kondisi bumil.

Kamu bisa ikut senam hamil jika usia kandungan sudah di atas 5 bulan (seingatku nih ya). Senam hamil di RSIA Kendangsari ada setiap hari Rabu, Sabtu, dan Minggu yang bertempat di hall RSIA Kendangsari. Instrukturnya bisa ganti-ganti, tapi semuanya adalah bidan di RSIA Kendangsari. Kadang, setelah senam hamil ada sharing session juga dari dokter Fachry untuk buibu. Kamu juga bisa rajin-rajin memantau IG RSIA Kendangsari karena dia sering adain event soal ibu dan bayi, misalnya saja tentang mpasi, menggendong, menyusui saat ramadhan, dll.

Tips: ambil paket 8x pertemuan (kalo ga salah 1 paket 4 kali pertemuan harganya Rp 100.000) agar bisa dapat potongan 500 ribu untuk persalinan di RSIA Kendangsari.

Sementara untuk pijat bayinya dilakukan oleh pihak yang bekerjasama dengan RSIA Kendangsari. Sama seperti senam hamil, lokasi pijat bayi juga terletak di gedung samping dan satu ruangan dengan massage untuk ibu hamil dan menyusui. Ada dua bayi yang bisa dilayani dalam satu waktu. Pijat bayi dan spa bayi di RSIA Kendangsari aku rekomendasikan, karena mbaknya cukup berpengalaman. Harga spa / renang nya sekitar 60 ribu, sementara pijat bayinya 65 ribu (seingatku yah). Bisa juga ambil paket untuk 12 kali kedatangan. Oh ya, kalau mau pijat bayi ataupun baby spa di RSIA Kendangsari pastikan sebelum anak vaksin, ya!

Fasilitas untuk Operasi Lengkap dan Memadai untuk Kondisi Darurat

Ini penting untuk buibu yang berencana SC, maupun yang VBAC serta yang lahiran per vaginam. Sebab, dalam kondisi darurat dan perlu tindakan operasi mendadak, semua bisa siap. Ini sempat aku alami saat melahirkan anak pertama yang harus SC menurut medis. Suasana di dalam ruangan operasi pun tidak menyeramkan, suami boleh masuk asalkan kondisi operasi tidak darurat dan setelah bayi keluar.

Satpam serta Jukirnya ramah dan tidak merokok

Aku lihat RSIA Kendangsari cukup konsisten soal aturan merokok. Tukang parkir di sana tidak merokok. Satpamnya pun ada yang perempuan, dan mereka sangat ramah!

Ada IGD dengan Dokter yang Berpengalaman

Kalau aku sakit selama menyusui, aku selalu datang ke IGD RSIA Kendangsari. Sebab, aku butuh obat yang busui friendly, biaya periksa yang lebih murah serta cepat. Kalau harus ke SpOG kan repot ya. Di RSIA Kendangsari IGD nya ada 5 kasur dan cukup ramai juga, kayaknya sering jadi rujukan. Dokter-dokternya pun ramah, seringnya dokter perempuan yang jaga di sana.

Ada Antrian Online

Fasilitas berupa antrian online ini masih baru banget, kalau nggak salah baru launch 2018 lalu. Antrian online ini juga baru bisa diakses oleh pasien lama, atau minimal sudah 3x periksa di RSIA Kendangsari. Aplikasinya pun cukup mudah diakses dan sudah bisa dipesan mulai seminggu sebelum tanggal periksa yang dijadwalkan.

Antrian online RSIA Kendangsari ini jadi solusi bamgeet atas pasien yang buanyak. Fyi, ada sedikit mekanisme yang berbeda antara pesan nomor online dan offline. Kalau kamu pesan nomor secara online, bisa langsung mendapat nomor dan pasti memperoleh nomor ganjil. Pembayarannya nanti saat akan periksa dan biasanya akan ada konfirmasi kedatangan dulu oleh admin via WA.

Sementara kalau antrian online, kita juga bisa nelpon dari jauh-jauh hari, misalnya seminggu sebelumnya. Tapi, nggak bisa dapat nomor antrian. Nomor baru bisa diambil mulai jam 6 pagi pada hari kamu akan periksa, itu juga harus bayar dulu.

Kekurangan RSIA Kendangsari

Salah satu kelemahan di RSIA Kendangsari adalah antrian pasien. Menurutku hal ini wajar, karena RSIA Kendangsari memang populer dan sebetulnya mekanismenya sudah cukup baik. Hanya saja, mungkin belum banyak pasien lama maupun baru yang paham polanya.

Di RSIA Kendangsari satu dokter bisa 15-25 pasien. Beberapa mungkin bisa lebih, ya. Kadang, ada dokter yang tidak datang tepat waktu karena ada tindakan (operasi maupun lahiran) atau mengunjungi pasien di kamar. Kalau sudah begitu, biasanya yang dapat nomor antrian 10 ke atas bisa bete maksimal karena udah kebayang menghabiskan 2 jam buat nunggu giliran. Hehehe.

Saranku, sebaiknya kamu datang ketika jam periksa sudah dekat dan bisa menelepon atau WA dulu untuk tanya kehadiran dokter. Misalnya nih, jadwal dokter jam 10.00-12.00 dan kamu dapat nomor 15. Coba datang sekitar jam 11, dengan menelepon terlebih dahulu apakah dokter yang dimaksud sudah datang. Cara ini biasa aku gunakan. Fyi, jarak tempuh dari rumah ke RSIA Kendangsari sekitar 30 menit. Atau kalau kamu berada di nomor 1-10, bisa gambling datang awal sekalian. Siapa tau pasien nomor awal belum datang jadi kamu bisa masuk duluan! Hehe.

Kelemahan lainnya adalah soal parkir. Kalau lagi ramai, halaman parkiran RSIA Kendangsari udah kayak showroom mobil! Hehehe. Aku kalau ke sana selalu naik gocar atau grab. Meskipun lahan parkirnya tidak luas, kamu tetap bisa parkir di pinggir jalan sekitar. Tenang saja, satpamnya bakal membantu, kok.


Biaya melahirkan di RSIA Kendangsari

Ini dia yang ditunggu-tunggu, iya khaan! Melahirkan di RSIA Kendangsari bisa mahal buat sebagian orang, karena RSIA Kendangsari nggak menerima BPJS. TAPI, bisa menerima beberapa asuransi kesehatan lain serta asuransi dari perusahaan. Berikut daftar harga melahirkan di RSIA Kendangsari Surabaya.

 melahirkan di surabaya, biaya melahirkan di surabaya, melahirkan di rsia kendangsari surabaya, melahirkan di sidoarjo, pijat bayi di surabaya, baby spa di surabaya, senam hamil di surabaya, baby spa di rsia kendangsari surabaya, pijat bayi di rsia kendangsari surabaya, senam hamil di rsia kendangsari surabaya, rumah sakit sc terbaik di surabaya, rsia kendangsari surabay, rsia kendangsari menerima bpjs, rsia kendangsari biaya melahirkan, pengalaman melahirkan di surabaya, rumah sakit pro asi di surabaya, rumah sakit pro asi pro normal di surabaya, dokter spog yang bagus di surabaya, dokter kandungan yang bagus di surabaya, biaya melahirkan di surabaya 2018, biaya melahirkan di surabaya 2019
Ini aku ambil di resepsionis RSIA KS. Kalau mau lebih update dan memastikan langsung ke sana aja ya.


Daftar biaya melahirkan di RSIA Kendangsari terbaru ini aku ambil bulan MEI 2019. Kalau kalian pengen tau sendiri updatenya, coba tanya atau tinggal ambil brosurnya di resepsionis rumah sakit. Selama 2x lahiran, aku mengecek dan membandingkan harga, memang ada perbedaan nominal. Tapi yah memang wajar sih, karena udah beda 2 tahun serta pengaruh inflasi. Aku kemarin 2x lahiran di RSIA Kendangsari habis sekitar 20-an di kelas 1. Ada beberapa pertimbangan aku dan keluarga ambil di kelas ini. Sempat aku bertukar cerita dengan beberapa ibu yang melahirkan di kelas 3 tapi serasa kelas 1 karena kebetulan dia sendirian di kamar, nggak ada pasien lain yang melahirkan. Pelayanannya pun juga tetap baik kok.

Aku kemarin selama 2x lahiran sama-sama tidak memakai asuransi perusahaan manapun karena aku nggak kerja kantoran! Jadi bener-bener nabung banget buat lahirannya anak-anak dan dibantu orang tua juga. Menurutku memang mahal, apalagi aku ambil kelas 1. Tapi sangat worthy pelayanannya. Dengan biaya yang dikeluarkan itu, aku mendapat beragam fasilitas yang sangat baik untuk diri, anak, dan keluarga.

Yang paling terasa manfaatnya adalah bekas jahitan yang tergolong rapi dan nggak sering sakit pasca melahirkan SC. Kalau orang-orang pada mengeluh masih sakit meskipun sudah bertahun-tahun operasi, alhamdulillah ini aku sudah 2x operasi dan alhamdulillah nggak pernah ada keluhan berarti. Nyeri juga juaraaang banget. Thanks to Dokter Indra and team yang lihai dan sangat berpengalaman!

Sekian deh ulasan dariku, semoga bermanfaat ya buat buibu di daerah Surabaya Sidoarjo, Gresik yang lagi mencari rumah sakit untuk melahirkan di Surabaya.



Photo by Alex Hockett on Unsplash


You Might Also Like

2 komentar

  1. Hai mbak.. saya juga lagi mau lahiran anak ke2 nih di kendangsari. Sama Dr Indra juga. Dan anak pertama saya juga secara medis harus sc spontan. Lg galau nunggu normal atau planned sc krn HPL pas Lebaran dan dr Indra ga stdby.. mau tanya yg terakhir sc kelas 1 habis berapa ya totalnya? Apa udah termasuk biaya perawatan dan obat2 untuk anak? Terimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. ini Mba Dini yang kemarin DM di Instagram itu ya? Kemarin untuk kelas 1 saya habis biayanya 20-25 juta Mba dan sudah termasuk bayi dan obat2nya

      Hapus