Jumat, 23 November 2018

Blogger Perempuan Network, Komunitas Wajib untuk Lady-Blogger



Sudah baca postinganku sebelumnya kan?

Sampai hari ini aku masih menulis tentang blogging. Kemarin aku memberi saran di akhir, kalau jadi blogger usahakan gabung komunitas.

Komunitas apa? Komunitas yang bagaimana?


Mengapa gabung komunitas?

Tentu saja untuk ngumpul dan agar terus maju. Zaman sekarang, bersyukurlah era Orde Baru udah kelar, jadi kita gak pernah kesusahan kumpul-kumpul dengan teman sesama komunitas. Bertemu dan berdiskusi bersama orang-orang dengan hobi dan aktivitas yang serupa.

Kalo kita dewe mple, mungkin mudah merasa lelah dan males menjalani aktivitas, pekerjaan, maupun hobi. Beda kalo dijalanin bebarengan, kan? Terasa enteng, karena kita melihat semua orang sedang berjuang dan berada di ritme yang sama.

Blogging itu kadang bikin males juga lho. Secara nulis itu gak mudah. Belum lagi perintilannya kayak laptop, hape, kamera. Belum juga urusan SEO, analytics, dan lain-lain. Karena rata-rata blogger itu gak punya bos, makin lengkap pula kemageran. Lha gak ada yang mengawasi dan gak ada sanksi kalau gak rutin ngepost.

Kalo gak rutin ngepost yaaah paling sepi pembaca.

Komunitas yang seperti apa yang asik untuk bergabung?

Tahun 2011 an saat aku ngeblog, masih jarang komunitas blogging gitu. Paling ya ada di grup facebook untuk share link artikel. Jadi blog sebatas untuk hobi aja.

Belakangan, mulai berkembang istilah micro influencer dan blogger yang dipertimbangkan oleh brand-brand sebagai jembatan untuk branding. Say thanks (or no thanks, ‘cause it’s scary inside) to Google dengan algoritmanya yang semakin menggurita. Brand-brand besar mulai menggandeng blogger, vlogger, dan micro influencer di sosial media untuk berkolaborasi. 

Melalui siapa? Bagaimana mereka tau kontaknya orang-orang ini? Mosok di kontak satu persatu?

Ya, ada yang demikian. Tetapi mostly juga lewat komunitas yang mereka udah punya ratusan atau bahkan ribuan member. Kalau sifatnya kolektif, tinggal share info aja dan anggota bisa langsung daftar.

Nah, saranku, carilah komunitas yang seperti ini. Komunitas blogger yang mendukung anggotanya berkembang melalui dukungan untuk konsisten ngeposting, dukungan ilmu, serta peluang bekerja sama. 


Gabung di Blogger Perempuan

Aku lupa kapan aku gabung di Blogger Perempuan Network (BPN), yang jelas saat aku Googling “komunitas blogger”, si BPN ikut nongol. Gak ragu, aku langsung masuk ke webnya dan daftar, kemudian masuk ke fanspage nya. Saat itu aku ingin bergabung ke BPN karena: LADIES ONLY, YUHUU 😎

Saat itu aku belum tau BPN juga memfasilitasi job dengan berbagai brand. 

Pertama kali gabung, aku terkesima melihat rutinitas posting dari ratusan member. Per hari, mereka menyediakan satu foto dengan tema tertentu yang bisa dikomenin semua blog. Jadi memudahkan kita untuk blogwalking. Kita tinggal nyecrol komen-komen dari para blogger yang isinya lini blog. Dari semua komunitas yang aku ikuti, baru BPN yang menerapkan cara ini.

Kemudian, setelah aku lumayan update tentang dunia blog, aku mulai mengetahui kalau BPN membuka grup partnership khusus blogger yang ingin belajar memonetisasi blognya. Disana beberapa kali dibagikan tentang informasi kolaborasi di berbagai kota.

Asik kan? Kamu udah gabung BPN, belum?



1 komentar:

  1. Saya masih beberapa bulan gabung belum terlalu paham tentang grup partnership khusus blogger.jadi tettarik setelah bacanya

    BalasHapus

Follow me @nabilladp