Kebahagiaan Awal Tahun Seorang Bunda: Melihat Anak Tumbuh Bahagia, Aktif dan Sehat

Januari 17, 2019

susu uht indomilk untuk 2 tahun, susu setelah asi 2 tahun, susu lanjutan setelah asi 2 tahun, susu terbaik setelah asi 2 tahun, susu formula setelah asi 2 tahun, susu uht setelah asi 2 tahun, review susu uht untuk anak 1 tahun, susu uht adalah, review susu uht ultra milk, review susu uht frisian flag, review susu uht bebelac, review susu uht indomilk, susu uht vs sufor, susu uht vs susu formula, susu uht yang bagus, susu uht yang baik untuk anak, tips memilih susu uht, bahan baku susu uht, pengertian susu uht, pembuatan susu uht, manfaat susu uht, kelebihan susu uht, susu uht untuk bayi, review susu uht dancow, review susu uht diamond, review susu uht greenfields, review susu uht ultra mimi, review susu uht untuk anak 1 tahun, merk susu uht plain, merk susu uht terbaik, merk susu uht di pasaran, susu uht yang bagus untuk anak, review susu uht, review susu uht indomilk kids


Tahun 2019 baru saja mengetuk pintu. Setiap awal tahun begini, aku selalu flashback satu tahun kebelakang dan melihat apa keberhasilan dan manfaat yang telah aku lakukan untuk keluargaku. Saat melihat Mahira yang tumbuh menjadi perempuan kecil yang aktif, cerdas, dan ceria, kadang membuatku ingin mengapresiasi diri sendiri. Pengorbananku selama menyusuinya tidak berjalan tanpa hambatan. Sebagai ibu baru, akupun mengalami minim ilmu, bingung puting, menyusui sambip mengerjakan tesis, drama MPASI, dan memilih susu selepas ASI.

Boleh dong ya aku berterima kasih sama diri sendiri? Hihi. Berterima kasih karena telah mau berupaya untuk menyusui dan juga untuk menyeleksi nutrisi untuk Mahira setelah ASI, hingga kini ia tumbuh dan berkembang menjadi gadis cilik yang aktif dan bahagia.


Kenangan Saat Menyusui Mahira...

Meskipun sekarang menyusui sudah lebih banyak diterima berbagai kalangan dan orang tidak lagi aneh melihat working mom yang memompa ASI di kantor, aku tetap menemukan tatapan aneh orang yang melihatku menyusui anakku dan juga mengalami beberapa tantangan di awal proses menyusui anak pertama.

Pertama, aku tidak mendapat momen IMD dengan Mahira. Hal ini dikarenakan proses melahirkan yang cukup beresiko dan complicated, berimbas pada kesehatan bayi. Begitu Mahira lahir, ia langsung dibawa ke NICU meskipun usianya sudah lebih dari 40 minggu. Syukurlah ASI tetap bisa aku berikan melalui spuit dan Mahira hanya menghabiskan waktu di NICU kurang lebih 24 jam.

Kedua, pandangan lingkungan. Baru saja aku pulang dari rumah sakit, keluarga, kerabat, tetangga, dan teman-teman orang tua pada gerudukan datang ke rumah. Respon mereka pun bermacam-macam. Ada yang sangat mendukung aku memberikan ASI, ada pula yang menanyakan kenapa nggak diberi susu yang mahal? Duh, atiku sabar’o~

Ketiga, drama menyusui. Bunda baru rasanya nggak luput dengan hal ini, meskipun sudah belajar semampunya tentang menyusui. Ada aja dramanya. Kalau aku, sempat mengalami pelekatan menyusui yang tidak sempurna, jadi Mahira nggak optimal dapat ASI yang mengakibatkan berat badan selama sebulan pertama juga hanya naik sekitar 600 gram. Kemudian, tentu saja, bingung puting dan puting lecet! Percayalah buibu, dua hal ini merupakan masalah nasional!

Belum lagi saat kejar-kejaran stok ASIP, menyambi menyusui sambil mengerjakan tesis kuliah, dan menyusui sambil bolak-balik Sidoarjo-Jogja. Jika aku melihat ke belakang sekarang, aku bersyukur aku telah diberi energi dan kekuatan untuk berjuang.


Nutrisi Terbaik Setelah ASI

ASI tetap yang terbaik, tetapi tentu tidak sepanjang usia anak. Mulai 6 bulan, si bayi butuh nutrisi lebih meskipun pemberian ASI lebih baik tetap di lanjutkan. Nutrisi tersebut bisa dari MPASI dan pemberian susu setelah ASI.

Mengenai pemberian MPASI ini, beberapa dokter ada yang mempercepat masa pemberian MPASi ini, yakni sejak usia 4 atau 5 bulan. Hal ini tentu tergantung kondisi si bayi yah, bund. Tapi yang jelas, rules-nya kebanyakan similiar: mengikuti prinsip dan pedoman pemberian MPASI WHO serta panduan dokter sesuai kebutuhan si kecil.
 
susu uht indomilk untuk 2 tahun, susu setelah asi 2 tahun, susu lanjutan setelah asi 2 tahun, susu terbaik setelah asi 2 tahun, susu formula setelah asi 2 tahun, susu uht setelah asi 2 tahun, review susu uht untuk anak 1 tahun, susu uht adalah, review susu uht ultra milk, review susu uht frisian flag, review susu uht bebelac, review susu uht indomilk, susu uht vs sufor, susu uht vs susu formula, susu uht yang bagus, susu uht yang baik untuk anak, tips memilih susu uht, bahan baku susu uht, pengertian susu uht, pembuatan susu uht, manfaat susu uht, kelebihan susu uht, susu uht untuk bayi, review susu uht dancow, review susu uht diamond, review susu uht greenfields, review susu uht ultra mimi, review susu uht untuk anak 1 tahun, merk susu uht plain, merk susu uht terbaik, merk susu uht di pasaran, susu uht yang bagus untuk anak, review susu uht, review susu uht indomilk kids
Main di luar tidak jadi masalah selama Mahira selalu sehat dan bahagia :)
Mahira juga aku berikan MPASI sesuai arahan WHO dan dokter anaknya si cinta. Meskipun yah, sempat aja gitu jebol dan terpaksa ku beri MPASI non-homemade yang rupanya tidak cocok dengan pencernaan Mahira. Dia pun mengalami sembelit kronis selama berbulan-bulan. Sebuah pelajaran besar buatku untuk berhati-hati dalam memberikan nutrisi terbaik untuk anak.

Kalau soal susu selepas ASI untuk anak, beda ceritanya. Aku yakin sebagian besar bunda juga akan menggalaukan hal ini pada waktunya. HAHA! Sebagai bunda modern, akupun tidak luput dari desakan generasi tua yang meminta agar Mahira segera diberi susu tambahan setelah ia berusia 1 tahun. Sebetulnya agak jengkel sih awalnya, sebab aku termasuk tidak permisif terhadap nutrisi tambahan untuk Mahira yang aku belum paham betul komposisi dan manfaat pada tiap kandungannya. Jadi aku putuskan untuk lebih banyak membaca dan berdiskusi dengan DSA-nya Mahira sebelum memberi susu selain ASI.

Aku tentu tidak mau mengulang kesalahan dalam pemberian nutrisi setelah ASI untuk kedua kalinya.

Diantara banyaknya opsi yang beredar dan yang disarankan oleh orang tuaku (tau lah ya gimana rasanya hidup 3 generasi huehehe), aku memilih untuk mengikuti insting dan ilmu dalam memberikan susu setelah ASI untuk Mahira, yakni susu UHT. Anyway, sudah tau belum apa sih susu UHT itu?

Setelah punya anak ini akupun baru tahu kalau UHT itu adalah sebuah proses yang dilakukan pada susu segar dengan kualitas terbaik, yakni Ultra-High Temperature atau proses pengolahan bertemperatur sangat tinggi. Dari alodokter.com aku dapat wawasan bahwa dalam prosesnya, susu akan dipanaskan pada suhu hingga di atas 135 derajat Celsius selama 1-2 detik. Tujuan pemanasan menggunakan suhu sangat tinggi dalam waktu singkat tersebut guna membunuh spora di dalamnya, agar kandungan gizi tidak banyak berubah, serta untuk menjaga aroma, rasa, dan warna agar mirip susu asli.

Setelah diproses dengan UHT, susu akan dikemas secara steril dan memiliki masa konsumsi selama 6-8 bulan tanpa perlu disimpan di lemari pendingin. Namun, panjangnya masa konsumsi tersebut berlaku selama kemasan tidak dibuka. Kalau sudah dibuka, sebaiknya segera dihabiskan.

Karena dipanaskan dalam suhu tinggi, pertanyaanku selanjutnya adalah bagaimana dengan kandungan gizinya?

Akhirnya aku lanjutkan googling. Mengutip (lagi) dari alodokter.com, perubahan akibat proses UHT akan terjadi namun hanya sedikit saja. Proses UHT hanya berakibat pada penurunan jumlah vitamin dalam jumlah yang kecil, di bawah 20% saja. Intinya, proses UHT tidak terlalu mempengaruhi gizi pada susu UHT. Begitu pula kandungan lemak dan protein dalam susu.

Jadiiii… cucok banget deh UHT ini buat anakku. Pola ini insya Allah juga akan aku terapkan ke anak keduaku setelah ia berusia 1 tahun. Oh ya, susu UHT ini hanya boleh dikonsumsi oleh si kecil setelah ia berusia 12 bulan yah, bund! Atau jika DSA berkata lain (misalnya tunggu sampai 15 bulanan) ya bisa jadi pertimbangan juga.


Susu UHT Apa yang COCOK buat Anak..?

Nah.. memilih susu UHT ini akupun juga harus ngendon dulu di supermarket karena rupanya sebagian besar susu UHT yang ada mengandung tambahan gula garam dan tambahan yang sifatnya tidak alami (pewarna, pengawet, pemanis), yang mana tentu saja hal ini tidak disarankan untuk dikonsumsi anak yang baru saja memulai proses MPASI. Bukan apa-apa sih, tambahan gula dan garam yang tidak perlu atau melebihi yang dibutuhkan si kecil, justru akan memperberat kinerja organ-organ diperutnya. Ini bukan cuma katanya-katanya, lho. Sudah ada penelitiannya. Jadi sebisa mungkin aku patuh sama prinsip ini.

But hey, inovasi terus berlanjut. Ada satu produsen susu UHT yang memahami kegalauan nasional buibu dan memproduksi susu UHT yang ramah bayi serta tentu saja cocok untuk dikonsumsi bayi bersamaan dan/atau selepas ASI. Siapa dia? INDOMILK! Baru-baru ini aku ngendon lagi di supermarket (pikniknya ibu mah sederhana aja haha!) dan menemukan susu Indomilk UHT Kids Full Cream yang komposisinya bikin aku kucek-kucek mata. Ini beneran, nih? Aku berulang kali membolak-balik box susu dan baru percaya kalau benda yang ku pegang ini adalah nyata haha.
susu uht indomilk untuk 2 tahun, susu setelah asi 2 tahun, susu lanjutan setelah asi 2 tahun, susu terbaik setelah asi 2 tahun, susu formula setelah asi 2 tahun, susu uht setelah asi 2 tahun, review susu uht untuk anak 1 tahun, susu uht adalah, review susu uht ultra milk, review susu uht frisian flag, review susu uht bebelac, review susu uht indomilk, susu uht vs sufor, susu uht vs susu formula, susu uht yang bagus, susu uht yang baik untuk anak, tips memilih susu uht, bahan baku susu uht, pengertian susu uht, pembuatan susu uht, manfaat susu uht, kelebihan susu uht, susu uht untuk bayi, review susu uht dancow, review susu uht diamond, review susu uht greenfields, review susu uht ultra mimi, review susu uht untuk anak 1 tahun, merk susu uht plain, merk susu uht terbaik, merk susu uht di pasaran, susu uht yang bagus untuk anak, review susu uht, review susu uht indomilk kids

Setiap aku membeli produk, aku selalu melihat komposisinya. Fyi, Indomilk UHT Kids Full Cream ini nggak ada gula dan garamnya, lho! Juga gak ada pengawetnya! Juga gak ada tambahan yang aneh-aneh dah pokoknya!

Kelihatan dengan jelas kan kalau komposisinya hanya susu sapi segar, air, susu skim bubuk, dan penstabil nabati. Saat aku baca informasi nilai gizinya, susu Indomilk UHT Kids Full Cream ini rupanya tinggi kalsium, fosfor dan vitamin D. Selain itu, juga sebagai sumber vitamin A, B1 dan B6. Terlihat bahwa kandungan pada Indomilk UHT Kids Full Cream ini dapat membantu anak dalam masa pertumbuhan, serta menunjang kesehatan dan keaktifan anak.

Langsung aku bungkus untuk Mahira! Meskipun ia sudah berusia 2,5 tahun, dia tetap rutin mengonsumsi susu UHT 1-2x sehari atau sesuai seleranya.

Kecocokan selanjutnya untuk anak usia di atas 1 tahun adalah Indomilk UHT Kids Full Cream bentuknya pas. Gak kegedean, gak kekecilan. Segenggaman tangan si kecil dan takarannya pun sekali minum anak-anak, yakni 115 ml. Sangat praktis dan mudah dibawa kemana-mana. Aku lihat di boxnya ada beberapa informasi produk selain komposisi dan informasi nilai gizi yang pasti bermanfaat buat konsumen, yakni di bagian tujesan sedotan, ada anjuran untuk mengocok susu sebelum diminum dan susu segera dihabiskan setelah dibuka.
susu uht indomilk untuk 2 tahun, susu setelah asi 2 tahun, susu lanjutan setelah asi 2 tahun, susu terbaik setelah asi 2 tahun, susu formula setelah asi 2 tahun, susu uht setelah asi 2 tahun, review susu uht untuk anak 1 tahun, susu uht adalah, review susu uht ultra milk, review susu uht frisian flag, review susu uht bebelac, review susu uht indomilk, susu uht vs sufor, susu uht vs susu formula, susu uht yang bagus, susu uht yang baik untuk anak, tips memilih susu uht, bahan baku susu uht, pengertian susu uht, pembuatan susu uht, manfaat susu uht, kelebihan susu uht, susu uht untuk bayi, review susu uht dancow, review susu uht diamond, review susu uht greenfields, review susu uht ultra mimi, review susu uht untuk anak 1 tahun, merk susu uht plain, merk susu uht terbaik, merk susu uht di pasaran, susu uht yang bagus untuk anak, review susu uht, review susu uht indomilk kids

Di bagian samping, ada informasi penting (dengan huruf merah oy) bahwa susu ini tidak cocok untuk bayi usia 0-12 bulan. Juga ada informasi alergen bahwa produk ini mengandung susu dan diproduksi dengan peralatan yang sama untuk memproduksi susu yang mengandung kedelai.
susu uht indomilk untuk 2 tahun, susu setelah asi 2 tahun, susu lanjutan setelah asi 2 tahun, susu terbaik setelah asi 2 tahun, susu formula setelah asi 2 tahun, susu uht setelah asi 2 tahun, review susu uht untuk anak 1 tahun, susu uht adalah, review susu uht ultra milk, review susu uht frisian flag, review susu uht bebelac, review susu uht indomilk, susu uht vs sufor, susu uht vs susu formula, susu uht yang bagus, susu uht yang baik untuk anak, tips memilih susu uht, bahan baku susu uht, pengertian susu uht, pembuatan susu uht, manfaat susu uht, kelebihan susu uht, susu uht untuk bayi, review susu uht dancow, review susu uht diamond, review susu uht greenfields, review susu uht ultra mimi, review susu uht untuk anak 1 tahun, merk susu uht plain, merk susu uht terbaik, merk susu uht di pasaran, susu uht yang bagus untuk anak, review susu uht, review susu uht indomilk kids

Kelegaanku bertambah saat mengetahui harga susu ini yang hanya sekitar 3000an di supermarket terdekat dan pasti bisa lebih murah kalau beli satu box besar gitu untuk stok anak untuk satu bulan misalnya. Piye, bahagiamu sederhana to, bund? Ketemu produk yang ramah anak, cocok dikonsumsi bersamaan dan/atau selepas ASI, harganya cucok, pula!

Ingin rasanya aku kembali memuji diriku sendiri. Suami juga pasti berterima kasih karena aku gak hanya berupaya untuk memberi nutrisi terbaik untuk anak, tapi juga menyelamatkan dompet keluarga. Hahaha!

Bunda punya pengalaman serupa? Share disini, yuk :)

#IndomilkUHTKidsFullCream

#AktifItuSehat

susu uht indomilk untuk 2 tahun, susu setelah asi 2 tahun, susu lanjutan setelah asi 2 tahun, susu terbaik setelah asi 2 tahun, susu formula setelah asi 2 tahun, susu uht setelah asi 2 tahun, review susu uht untuk anak 1 tahun, susu uht adalah, review susu uht ultra milk, review susu uht frisian flag, review susu uht bebelac, review susu uht indomilk, susu uht vs sufor, susu uht vs susu formula, susu uht yang bagus, susu uht yang baik untuk anak, tips memilih susu uht, bahan baku susu uht, pengertian susu uht, pembuatan susu uht, manfaat susu uht, kelebihan susu uht, susu uht untuk bayi, review susu uht dancow, review susu uht diamond, review susu uht greenfields, review susu uht ultra mimi, review susu uht untuk anak 1 tahun, merk susu uht plain, merk susu uht terbaik, merk susu uht di pasaran, susu uht yang bagus untuk anak, review susu uht, review susu uht indomilk kids



Referensi:
Photo by Leo Rivas on Unsplash
Alodokter.com
Canva.com
Selain yang disebutkan, foto adalah milik pribadi.

You Might Also Like

32 komentar

  1. Indomilk ini rasanya segerrrr, anakku juga doyan banget!
    Pas masa-masa menyapih, aku selalu siapkan Indomilk di kulkas :D
    Kindly visit my blog: bukanbocahbiasa(dot)com

    BalasHapus
  2. Mahiraaa, ekspresinya lucu bgd, pasti lg fokus menikmati rasa susu indomilk uht. Aku suka nyetok di rumah mbk, tujuannya mmg buat anak tp kdg aku juga ikut menikmati *hahay . Enak soalnyaahh...

    BalasHapus
  3. Wah susu kesukaanku juga nih hihi,
    Dirumahku kebetulan jualan dan ibuku paling cuman bisa geleng2 ngeliatku minum beginian mulu 😂

    BalasHapus
  4. Susu UHT ni emang pas ya dikonsumsi anak-anak. Kandungan campurannya nggak sebanyak yang RTD. Anakku pas awal-awal lepas ASI pun sukanya UHT dibanding yang susu bubuk.

    BalasHapus
  5. ASI MPASI memang punya dramanya masing-masing ya Mbak. Anak-anakku juga punya cerita berbeda soal ASI dan MPASI ini.
    Sehat2 ya Mahira cantik.

    BalasHapus
  6. Susu favorit anak saya mah ini.
    Bukan cuman anaknya , emaknya juga doyan haha
    Udah enak, terjangkau pula.
    Ternyata juga favorit banyak anak ya :)

    Sehat selalu ya Mahiya :)

    BalasHapus
  7. Anakku doyn uht tp enth kenapa kyny kurang cocok. Tiap abis minum uht jdi diare hiks

    BalasHapus
  8. Awal baca tulisan mb Nabilla agak deg2an ttg baby Mahira. Ternyata mb bisa melewatinya. Apalagi pas baca dpt nutrisi tambhn yg cucok dari Susu Indomilk Kids Full Cream. Syukurlah... Smg Mahira sehat selalu,Aamiin

    BalasHapus
  9. Salut utk Bundanya Mahira yg tak lelah mencari tahu yg terbaik utk ananda... Semoga Mahira sehat selalu ya...

    BalasHapus
  10. Aku jadi teringat masa-masa menyusui mbak..

    BalasHapus
  11. Yang penting anak-anak tumbuh sehat dengan gizi cukup dan seimbang ya mba

    BalasHapus
  12. Susu indomilk banyak disukai anak-anak, rasanya pas buat anak. Kandungan nutrisi dan gizi juga tepat untuk fase tumbuh kembang anak.
    Eh aku juga suka susu ini kok, icip lah minimal, hehehe

    BalasHapus
  13. Susu UHT kesukaan anakku nih...anakku suka rasa coklat mungkin karena manis ya..

    BalasHapus
  14. Sulungku dulu juga nggak ngalami IMD, gara-gara proses lahiran dengan forcep. Jadi selama 2 hari nggak boleh diangkat-angkat babynya

    BalasHapus
  15. Wah, samaan susunya sama anakku. Dulu pas awal Aqla aku sapih, satu hari dia bisa habis susu uht 10an kotak lho, jadi belinya dus dusan hehe

    BalasHapus
  16. Halo dek.Mahira.. susunya enak yaa. Samaan dong aama anak tante....

    BalasHapus
  17. Susuku dirumah juga Indomilk UHT kalau yang untuk anak-anak ini kesukaannya ponakanku ditan ditan banget malah :)

    BalasHapus
  18. Setau saya UHT yang dikemas dalam tetrapack memang tidak ada pengawet, ini yang sering membuat kita salah kaprah. Dia bisa awet karna proses nya higienis dan bakteri nya sudsh di steril hehe cmiiw. Sehat selalu ya mahira, rasanya qonitabnanti setelah usia 12 bulan juga akan ak kasi UHT

    BalasHapus
  19. Memberikan ASI pada anak butuh banget dukungan orang dekat ya terutama suami, kadang keluarga ada aja yang nyuruh kasih susu tambahan lah kasihan nanti kurang dll. Nah aku juga kasih UHT setelah anak2 di sapih lebih praktis ya

    BalasHapus
  20. Sewaktu anak dah lepas ASI akupun kasih uht mba selain praktis dah gitu kandungan nya lengkap smp skrg mereka masih minum uht mna

    BalasHapus
  21. Wow seru banget ya anak-anak bermain ya Mbk, terutama mainan balon itu. Susu UHT ini anak-anakku juga suka banget

    BalasHapus
  22. Ada ibu2 yang dengan mudah menyusui bayinya, ada ibu2 jg yg mengalami drama, aku tim ibu yg mengalami drama ASI hehe. ALhamdulillah udah terlewati ya mbak. Pas seepas AI pun bisa dengan mudah lanjutin pakai UHT dan anaknya sehat :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ini kenapa typonya banyak banget, duh #selepas #ASI

      Hapus
  23. Ya ampun aku baru tahu bisa sembelit berbulan-bulan, rasanya gimana tuh ya :(.
    Susu UHT pun aku terkadang minum ehehe

    BalasHapus
  24. Saya salah satu ibu yang kurang beruntung dalam menyusui anak, Mba. Saya beri ASI hanya sampe 3 bulan saja, selebihnya sufor :(

    Tapi btw, susu UHT Indomilk ini juga jadi favorit kami sekeluarga loh, anakku juga suka banget minum ini, sering jadi bekalnya juga di sekolah :)

    BalasHapus
  25. ini favorit anak-anakku sekarang mba..untuk sarapan pagi hehehe, juga kalua kita piknik or jalan-jalan dengan anak-anak. Selain enak dan bergizi, juga praktis

    BalasHapus
  26. Anak-anakku juga suka UHT, selain enak rasanya, praktis banget ya ibu ga perlu repot cuci botol dan nutrisinya pun bagus

    BalasHapus
  27. Sebagai ibu bekerja, aku snagat terbantu dengan susu UHT, Mbak. Tinggal stok di rumah, kalau anakku sudah waktunya minum susu dia langsung ambil sendiri. Nggak perlu repot-repot buatin susu dengan air hangat lengkap dengan tremosnya.

    BalasHapus
  28. Alhamdulillah dengan UHT indomilk ibu jadi terbantukan ya Mba. Saya juga susu ini. Meski ya ASi tetep nomor satu

    BalasHapus
  29. Susu Favoritku sejak kecil nih... Sekarang anak -anak juga suka minum ini, baru tau juga ternyata ada info alergen ya mbak...

    BalasHapus
  30. gk cuma untuk anak kecil...aku juga suka susu ini...hehe

    BalasHapus