Minggu, 25 Februari 2018

,
review radatime, review jam tangan, review jam tangan radatime, belanja di radatime, beli jam tangan di radatime, beli jam tangan original murah, belanja jam tangan original murah, belanja jam tangan original di radatime, review belanja di radatime

“Nabilla, tau nggak, orang pakai jam tangan itu tandanya dia menghargai waktu, lho.”

Itulah sebuah pesan dari Kak Mike yang sangat melekat di memoriku, lantas dia memintaku untuk membiasakan diri memakai jam tangan saat ke sekolah dan aktivitas lainnya di luar rumah. Saat itu aku masih kelas 4 SD dan Kak Mike, seorang guru les privat Bahasa Inggris, sangat membantuku dalam membangun self confidence dan memberikan aku wawasan yang baru. Meskipun saat mengajar beliau masih berstatus mahasiswa, pengetahuan dan semangat mengajarnya sangat tinggi.

Setelah mendengar nasihat Kak Mike, aku meminta jam tangan kepada Ibu. Meskipun Ibuku bukan orang yang terbiasa menggunakan jam tangan, Ibu langsung mengiyakan request-ku. Sejak saat itu, jam tangan perdanaku yang berwarna biru dengan gambar Donald Duck, tidak pernah lepas dari pergelangan tangan kiriku.

Benar kata Kak Mike, perlahan tetapi pasti, aku menjadi seorang yang lebih disiplin dan on time. Selain Kak Mike, ayahku juga tidak jarang memberikan aku nasihat yang sama. Ayah, yang terbiasa bekerja di Jakarta dengan segala tuntutan ala Ibu Kota, selalu ngedumel kalau ia bertemu orang yang tidak on time. Pernah beberapa kali aku menjadi sasaran amarahnya. Wah, memang rasanya perlu ditegur agak keras dulu agar aku bisa lebih disiplin dan menghargai waktu.
review radatime, review jam tangan, review jam tangan radatime, belanja di radatime, beli jam tangan di radatime, beli jam tangan original murah, belanja jam tangan original murah, belanja jam tangan original di radatime, review belanja di radatime
5 Manfaat Menggunakan Jam Tangan (dokumen pribadi, konten: lifestyle bisnis.com)

Rasanya aku harus berterima kasih kepada Kak Mike dan Ayah yang memberiku nasihat berharga. Sekarang aku tidak bisa keluar rumah tanpa jam tangan, meskipun hanya sekedar ke ATM untuk ambil duit. Terkadang, aku tidur pun mengenakan jam tangan, terutama saat aku memiliki agenda untuk bangun di jam tertentu.

Lain halnya dengan suamiku. Dia tumbuh besar di lingkungan perdesaan yang kalau mengutip istilah Ibuku, kondisi desa suamiku itu termasuk kategori “ndeso markeso” atau dengan kata lain ndeso bangeeet.😆 Kedua mertuaku, juga lingkungan pertemanan suamiku, nyaris tidak ada yang menggunakan jam tangan, kecuali guru. Itupun, kata suamiku, para guru memakai jam tangan agar terlihat “gaya” saat rapat atau menghadiri berbagai acara di pendopo kabupaten. Jadi suamiku tidak memiliki kata kerja “memakai jam tangan” dalam hidupnya.

Hingga akhirnya dia bertemu dengan aku...

Kebiasaan kami yang berseberangan ini beberapa kali menjadi perdebatan kecil. Pernah aku membelikan jam tangan (yang murah aja sih, soalnya untuk coba-coba aja hihi) agar dipakai ke kampus dan ngajar, eeeh malah hilang lah, ketinggalan lah, pokoknya adaaa aja alasannya. Kemudian dia mengaku, “buatku pakai jam tangan itu nggak terlalu penting, Be. Kalau aku mau lihat jam, aku bisa lihat di smartphone, kok.”

Hzz… KZL sendiri ya dengernya!😤 Padahal kan manfaat menggunakan jam tangan bukan hanya sekedar sebagai penunjuk waktu. Aku termasuk yang percaya kalau kebiasaan-kebiasaan kecil kita itu bisa membentuk karakter. Inget kan sama salah satu quote terkenalnya Lao Tzu yang satu ini:
review radatime, review jam tangan, review jam tangan radatime, belanja di radatime, beli jam tangan di radatime, beli jam tangan original murah, belanja jam tangan original murah, belanja jam tangan original di radatime, review belanja di radatime
Quotes powerful dari Lao Tzu (dokumen pribadi)

Tapi, ada sebuah pengalaman buruk yang pada akhirnya membuat suamiku mau memakai jam tangan. Ceritanya disini nih, keep scrolling down yaa..

Nyaris Ketinggalan Pesawat Jelang Honeymoon

Salah satu pengalaman berharga kami berdua terjadi di pertengahan tahun 2015, saat itu kami sama-sama mau mengikuti sebuah lomba yang diadakan oleh PPI Kuala Lumpur. Rencanya, setelah selesai lomba kami mau nyebrang ke Singapura dan liburan beberapa hari untuk honeymoon. Maklum, saat itu kami baru beberapa bulan menikah dan H+1 resepsi langsung balik ke Jogja untuk kuliah. Hehehe. Jadi begitu ada kesempatan buat traveling, cus aja berangkaaat…! 😎😍

Namun, rencana kami hampir saja gatot alias gagal total!

Seingatku, tiket kami seharusnya pukul 4 sore, aku lupa detailnya. Percaya atau tidak, sekitar jam 15.45 kami baru sampai di parkiran motor bandara Adi Soetjipto dengan membawa satu koper dan satu tas carrier. Kami tergopoh-gopoh menuju Terminal Keberangkatan. Aku sudah pasang muka bete ke Mamas karena menurutku ini salahnya; waktunya berangkat tetapi masih repot mengurus tugas kampus yang seharusnya bisa di-handle beberapa hari sebelum berangkat.

Aku hanya bisa mengumpat dalam hati. Meskipun bete, aku tidak sampai marah sama Mamas, takut dosa kalau ngomelin suamiku di depan umum.😛😝 Dikepalaku hanya ada bagaimana laporan pertanggungjawaban ke kampus nanti jika ternyata kami ketinggalan pesawat dan batal berangkat, karena kampus memberi sedikit uang saku untuk kompetisi kami di Kuala Lumpur.

Siapa sangka, alhamdulillah kami berdua terselamatkan karena alasan yang “Indonesia banget”, apa coba kalau bukan: delay! Hahaha,  ternyata pesawatnya juga nggak on time.
review radatime, review jam tangan, review jam tangan radatime, belanja di radatime, beli jam tangan di radatime, beli jam tangan original murah, belanja jam tangan original murah, belanja jam tangan original di radatime, review belanja di radatime, wisata ke kuala lumpur

review radatime, review jam tangan, review jam tangan radatime, belanja di radatime, beli jam tangan di radatime, beli jam tangan original murah, belanja jam tangan original murah, belanja jam tangan original di radatime, review belanja di radatime

review radatime, review jam tangan, review jam tangan radatime, belanja di radatime, beli jam tangan di radatime, beli jam tangan original murah, belanja jam tangan original murah, belanja jam tangan original di radatime, review belanja di radatime

Keberuntungan Kami Pergi

Bolehlah kami bernafas lega karena tiket nggak jadi terbuang sia-sia. Tapi, bagaimanapun juga, sikap tidak disiplin dan manajemen waktu yang buruk selalu membawa empunya ke nasib buruk.
review radatime, review jam tangan, review jam tangan radatime, belanja di radatime, beli jam tangan di radatime, beli jam tangan original murah, belanja jam tangan original murah, belanja jam tangan original di radatime, review belanja di radatime
Malam sebelum tragedi menyebalkan...
Honeymoon di Singapore yang sangat asik dan menyenangkan, dengan cepat menjadi pengalaman buruk serta traumatis buatku. Setelah kami menghabiskan malam di Marina Bay, berfoto di Helix Bridge dan Taman Merlion, aku kelelahan. Tiba-tiba saja aku terserang demam serta flu. Padahal, besok sekitar jam 11 siang, pesawat kami take off menuju Jogja.

Benar saja, setelah sholat subuh, aku seolah terbius dengan efek kantuk dari obat flu yang aku minum. Tiba-tiba saja aku bangun jam 9 pagi dan sangat kaget. Rupanya suamiku ikutan tidur dan mbangkong! Aku panik, kami belum packing dan bersih diri, tiba-tiba saja kunci hostel kami hilang. Waktu kami tersita selama 15 menit untuk mencari dan akhirnya kami putuskan untuk membayar denda.

Rasanya gugup sekali waktu itu, baik aku maupun suami mendadak jadi buta arah. Singkat cerita, kami dengan sengaja melewatkan satu MRT yang langsung menuju Changi Airport dan MRT selanjutnya baru datang sekitar 15 menit kemudian. Aku mendamprat diriku sendiri karena tidak berinisiasi untuk bergegas naik taxi dan ngebut ke bandara.

Kali ini si Dewi Fortuna sudah angkat kaki. Tiket kami berdua hangus dan diperparah dengan tidak ada lagi tiket ke Jogja untuk hari yang sama.

Butek pikiranku saat itu. Karena beberapa kondisi, akhirnya kami memutuskan untuk membeli tiket ke Jakarta dengan harapan bisa disambung dengan tiket kereta api dari Jakarta ke Jogja.

Begitu sampai di Bandara CGK, aku shock melihat semua tiket kereta juga ludes. Suami berinisiasi membawaku ke Terminal Kampung Rambutan dan naik sebuah PO (Perusahaan Otobus) asal Sumatera. Allahu Akbar, bisnya ngaret minta ampun, perjalanan macet, dan suara musik yang hingar bingar mengganggu telinga. Aku semakin stres dan hanya bisa menangis sepanjang perjalanan.

Tentu saja aku marah sama suamiku, marah banget! Memori honeymoon yang romantis jadi hancur lebur hanya karena kurang disiplin dan tidak pintar mengatur waktu. Sebetulnya aku tau bahwa akupun juga salah, tapi yaa.. pokoknya kesalahan terbesar ada pada suami! #istriselalubenar 😝😛

Sebuah Ikrar

Tiga hari setelah tragedi itu, barulah aku mau membuka mulut dan bicara dengan kepala dingin. Kami sama-sama instrospeksi dan berhenti saling menyalahkan. Sebagai pasangan muda yang baru mengenal satu sama lain, aku menyadari kalau gejolak seperti ini pasti akan selalu ada. Jadi tidak ada opsi selain terus belajar. Kami pun saling meminta maaf dan Mamas membujukku dengan mengajak nonton film.

“Mas,” aku mencoba memanggilnya dengan lembut. “Please, please banget kita sama-sama berubah jadi orang yang lebih baik. Kita sama-sama mengubah kebiasaan buruk kita, jadi lebih disiplin, dan lain-lain. Kebiasaan itu nantinya membentuk karakter kita lho.”

Seperti biasa, Mamas mengiyakan dan berjanji akan terus berusaha.

“Trus request-ku yang terakhir, please kamu pakai jam tangan ya. Biar kamu terbiasa on time dan menghargai waktu dengan baik.”

“Siap, laksanakan!” ucapnya mantap.

Meskipun honeymoon berantakan, rumah tangga kami jadi tetap hangat berkat sebuah jam tangan. Kini rumah tanggaku sudah berusia 3 tahun dan betapa bahagianya mendapati suamiku termasuk orang yang mau terus belajar serta bertanggung jawab dengan janjinya. Dulu, awal-awal pakai jam tangan, dia sering banget lupa naruh, jam tangan mudah rusak, dan lain-lain. Alhamdulillah, lama-lama dia terbiasa berpergian menggunakan jam tangan. Mamas tipikal lelaki yang suka jam tangan analog-digital dengan model ala G-Shock gitu. Sementara aku lebih suka jam analog dengan model classic dan warna silver.
review radatime, review jam tangan, review jam tangan radatime, belanja di radatime, beli jam tangan di radatime, beli jam tangan original murah, belanja jam tangan original murah, belanja jam tangan original di radatime, review belanja di radatime

Mampir ke RaDa Time, Pusat Jam Tangan Original di Indonesia

Pasca honeymoon gagal itu, alhamdulillah kami dapat hujan rezeki. Seorang sahabat Ibuku membawakan kami oleh-oleh jam tangan merk Milano, Michael Kors dan Guess setelah beliau mengunjungi kakaknya di Amsterdam. Memegang jam tangan harga satu-dua juta rasanya gimana gitu ya hahaha secara jam tangan kesayanganku aku beli setelah mendapatkan diskon habis-habisan sehingga aku hanya perlu merogoh kocek sekitar 200 ribuan rupiah.
review radatime, review jam tangan, review jam tangan radatime, belanja di radatime, beli jam tangan di radatime, beli jam tangan original murah, belanja jam tangan original murah, belanja jam tangan original di radatime, review belanja di radatime
Jam tangan original pemberian orang, alhamdulillaaaaah :)

Namanya juga jam tangan mahal, kualitasnya jelas terasa. Sampai sekarang jam tangan branded itu masih nyaman digunakan.

“Mas, kamu inget nggak kalau ini jam tangan pemberian Bu Suli? Beli jam tangan kayak gini harus ke luar negeri dulu ya, mas, mahal amat ongkosnya,” aku membuka obrolan ringan dengan suamiku.

“Eh enggak kok, kapan hari Pak Lukman cerita habis beli jam tangan original online lho dan bagus banget. Belinya dimana ya, aku lupa nama online shop-nya, tapi trusted kok dan dia punya sertifikat yang menandakan dia seller jam tangan original,” kata Mamas. “Ah, aku inget! Pak Lukman belinya di RaDa Time!” serunya.

Pak Lukman adalah salah satu dosen senior yang beberapa kali berpartner dengan suami kalau lagi ada project. Setahuku, beliau bukan tipikal orang yang suka belanja online. Karena penasaran, aku iseng mengetikkan keyword “radatime” di Google. Selama ini aku belum pernah beli jam tangan online karena takut tertipu (secara harga jam tangan original itu lumayan juga yes!) dan lebih suka mencoba langsung.

Begitu googling, aku jadi paham kenapa beliau belanja di RaDa Time. Sebagai seller jam tangan original, RaDatime memang memiliki beberapa keunggulan seperti:
1. Website yang user friendly. Bagi orang yang belum pernah berbelanja sekalipun, tidak akan kesulitan dalam melakukan pembelian via website karena daftar menunya sangat jelas dengan beberapa pilihan menu seperti: Share The Love (fyi, ini adalah salah satu promo yang berakhir tanggal 28 Februari nanti); Merk yang menyediakan pilihan semua merk jam tangan yang dijual di RaDa Time; Premium yaitu pilihan brand dengan kualitas premium dengan harga yang lebih tinggi tentunya; Jam Tangan Wanita; Jam Tangan Pria; Jam Tangan Anak; Jam Tangan Pasangan; Aksesoris; Informasi; Promo; dan Sale. Nah komplit kan? Jadi calon buyer bisa langsung memilih mau membeli jam tangan yang mana, karena navigasinya sangat jelas.
review radatime, review jam tangan, review jam tangan radatime, belanja di radatime, beli jam tangan di radatime, beli jam tangan original murah, belanja jam tangan original murah, belanja jam tangan original di radatime, review belanja di radatime
tampilan depan website radatime.co.id

2. Terdapat berbagai panduan yang tidak akan menyesatkan calon pembeli, seperti: Cara Berbelanja; Pembayaran; Konfirmasi pembayaran; Syarat dan Ketentuan; Kebijakan Privasi; FAQ atau Frequently Asked Question; Corporate Order; Service & Parts, Testimoni, dan lain-lain.
review radatime, review jam tangan, review jam tangan radatime, belanja di radatime, beli jam tangan di radatime, beli jam tangan original murah, belanja jam tangan original murah, belanja jam tangan original di radatime, review belanja di radatime
Nggak perlu tersesat, banyak panduan

3. Tersedia juga di beberapa marketplace seperti BukaLapak dan Shopee. Jadi kalau buyer mau membeli secara mandiri atau mendapatkan promo dari marketplace, bisa dengan mudah belanja disana.

4. Kemudahan pembayaran baik via transfer bank, internet banking, maupun dengan kartu kredit.
review radatime, review jam tangan, review jam tangan radatime, belanja di radatime, beli jam tangan di radatime, beli jam tangan original murah, belanja jam tangan original murah, belanja jam tangan original di radatime, review belanja di radatime
Cara bayarnya mudaaah

5. Kemudahan dan kepercayaan pengiriman dengan menggunakan ekspedisi JNE dan J&T Ekspress.

6. Media sosial yang beragam dan selalu update, coba saja klik link berikut: Facebook, Twitter, Instagram, dan YouTube

7. Nah ini yang paling penting, buanyak diskon! Bahkan RaDa Time memberikan page atau halaman tersendiri bagi setiap promo dan harga diskon khusus, yakni dalam page Promo dan Sale yang letaknya di sebelah kanan. Selain diskon khusus, produk lain juga di diskon dengan angka yang beragam, ada yang 25%, 30%, dan 35%.
review radatime, review jam tangan, review jam tangan radatime, belanja di radatime, beli jam tangan di radatime, beli jam tangan original murah, belanja jam tangan original murah, belanja jam tangan original di radatime, review belanja di radatime
Beberapa produk yang di diskon 50%

8. Foto produk asli dan jelas. Nah kalau kamu tipikal orang yang lebih suka mencoba jam tangan secara langsung dan ragu beli online karena nggak bisa nyobain, RaDa Time memberikan foto produk yang jelas mulai dari tampak depan, tampak belakang, tampak samping, dan juga ketika produk dipakai di tangan. Jadi kita ada bayangan sebelum membeli.
review radatime, review jam tangan, review jam tangan radatime, belanja di radatime, beli jam tangan di radatime, beli jam tangan original murah, belanja jam tangan original murah, belanja jam tangan original di radatime, review belanja di radatime
Foto produk jelas, ada icon pada jam tangan untuk pria atau wanita

9. Spesifikasi lengkap, deskripsi jelas, dan ulasan yang membantu. Coba saja klik produk tertentu yang diinginkan, nanti kamu akan temukan penjelasan yang sangat membantu. Jika produk tersebut sudah diulas oleh pembeli sebelumnya, pasti bikin kita yakin untuk membeli ya.
review radatime, review jam tangan, review jam tangan radatime, belanja di radatime, beli jam tangan di radatime, beli jam tangan original murah, belanja jam tangan original murah, belanja jam tangan original di radatime, review belanja di radatime
Gambar tampak depan, samping, belakang, dan dipakai.

review radatime, review jam tangan, review jam tangan radatime, belanja di radatime, beli jam tangan di radatime, beli jam tangan original murah, belanja jam tangan original murah, belanja jam tangan original di radatime, review belanja di radatime
Spesifikasi rinci

review radatime, review jam tangan, review jam tangan radatime, belanja di radatime, beli jam tangan di radatime, beli jam tangan original murah, belanja jam tangan original murah, belanja jam tangan original di radatime, review belanja di radatime
Deskripsi jelas

review radatime, review jam tangan, review jam tangan radatime, belanja di radatime, beli jam tangan di radatime, beli jam tangan original murah, belanja jam tangan original murah, belanja jam tangan original di radatime, review belanja di radatime
Ada info service centre juga (pada jam tangan tertentu saja)

review radatime, review jam tangan, review jam tangan radatime, belanja di radatime, beli jam tangan di radatime, beli jam tangan original murah, belanja jam tangan original murah, belanja jam tangan original di radatime, review belanja di radatime
Ulasan yang membantu

10. Fitur “bandingkan” membantumu menentukan pilihan. Nggak banyak lho website seller jam tangan yang menyediakan fitur ini. Biasanya website yang punya fitur komparasi itu website laptop atau handphone ya hihi.
review radatime, review jam tangan, review jam tangan radatime, belanja di radatime, beli jam tangan di radatime, beli jam tangan original murah, belanja jam tangan original murah, belanja jam tangan original di radatime, review belanja di radatime
Bisa membandingkan 5 jam tangan sebelum membeli

11. Kemudahan berbelanja. Bahkan, kamu tidak perlu jadi member atau membuat akun terlebih dahulu (seperti yang disyaratkan kebanyakan olshop) untuk berbelanja. Cukup ikuti saja step by step setelah klik “beli sekarang”.
review radatime, review jam tangan, review jam tangan radatime, belanja di radatime, beli jam tangan di radatime, beli jam tangan original murah, belanja jam tangan original murah, belanja jam tangan original di radatime, review belanja di radatime
Bisa chatting sama admin di website, ada notif promonya juga

12. Kalaupun males belanja via website, via Line atau telepon aja sis! Tinggal klik nomor telepon di instagramnya! Mudah buangeeeeet….
review radatime, review jam tangan, review jam tangan radatime, belanja di radatime, beli jam tangan di radatime, beli jam tangan original murah, belanja jam tangan original murah, belanja jam tangan original di radatime, review belanja di radatime


Nah dibawah ini aku berikan visualisasi berupa video keunggulan RaDa Time, review website RaDa Time, dan cara belanja jam tangan di RaDa Time. Tonton sampai habis ya:


Waah, kalau gini ceritanya sih aku juga mauuu punya jam tangan baru yang belinya di RaDa Time [klik link]! Lebih mau lagi kalau kebagian giveaway nya karena radatime rupanya sering ngasih quiz gitu lhoo…

Kamu punya pengalaman berkesan juga sama jam tangan kesayanganmu? Yuk, ceritain di kolom komentar :)

---


Referensi:
https://www.radatime.co.id/
https://life.idntimes.com/family/brian-alva/5-trik-cerdas-buat-kamu-yang-selalu-bingung-mengatur-waktu-c1c2/full
http://lifestyle.bisnis.com/read/20150709/104/451882/5-alasan-menggunakan-jam-tangan

Catatan:
Semua gambar dan video adalah buatan dan milik pribadi



Jumat, 23 Februari 2018

,
review idn times, berita di idn times, idn times, quiz idn times, video idn times, video idntimes,
"Kenapa ditutupin, itu kan kebahagiaan? Kenapa mesti ditutupin? Kamu enggak bahagia?" kejar Ari yang diikuti tepuk tangan juri lain dan penonton. Nah, daripada penasaran inilah sosok istri Daniel yang ternyata memang bule. 

WHAT? Aku baru tau kalau Daniel Mananta sudah beristri dan punya anak! Wah, aku pikir dengan karirnya yang terus meninggi, dia akan memilih menjadi lelaki lajang.
review idn times, berita di idn times, idn times, quiz idn times, video idn times, video idntimes,
Gossip dulu, buk...
“Mas, mas, Daniel Mananta sudah punya istri lho ternyata!” Aku berseru kepada suami yang lagi duduk disebelahku.

“Lah, wes eruh* kok.”

Beuh, tumben bener! Nggak biasanya lelakiku ini update gosipan macam gini.

“Aku udah baca artikelnya di IDN Times,” katanya dengan nada datar.

Yee, pantesan! Memang kami pasangan muda dan sudah punya anak, tetapi gimana ya.. karakter millennial yang jarang lihat TV dan baca koran itu melekat erat. Sudah lama sekali kami memutuskan untuk berhenti berlangganan koran dan memilih untuk update berita dengan berselancar berita di dunia maya saja.

Bukan sekali ini aku mampir ke page-nya IDN Times. Beberapa kali aku masuk ke IDN Times karena ketidaksengajaan, misalnya lagi buka-buka Line Today, melihat artikel yang di share teman-teman di sosmed, atau masuk karena hasil googling. Aku pribadi termasuk orang yang amat sangat pemilih dalam hal buka-membuka link. Kalau nggak hati-hati, nanti kejebak berita hoax yang justru bikin bete. Heran juga mengapa strategi seperti itu dipertahankan ya, kan justru menjatuhkan medianya dan menyesatkan masyarakat.
review idn times, berita di idn times, idn times, quiz idn times, video idn times, video idntimes,
Makna Warna Website IDN Times (sumber konten: idesainesia.com)

Beda halnya dengan IDN Times. Dari desain web dan pemilihan warna layoutnya saja sudah terlihat pro serta terlihat sebagai media yang siap menyajikan berita dan konten yang berkualitas plus jauh dari hoax. Sering juga aku melihat videonya seliweran di timeline (karena banyak yang nge-regram) dengan konten dan visualisasi yang pas, jadi bikin nyaman dilihatnya.

Satu hal yang paling aku suka dari IDN Times adalah tagline-nya: The Voice of Millennials and Gen Z. Stay tune ya, bakal aku ulas mengapa tagline dan konten IDN Times ini cakep dan tepat sasaran banget.😎
review idn times, berita di idn times, idn times, quiz idn times, video idn times, video idntimes, idn times blog review
Tampilan Website IDN Times (Desktop)

Masuk ke website dan melihat berbagai konten yang disediakan membuat aku ingin melempar pertanyaan untuk para Millennials dan Gen Z: kamu yakin mau ketinggalan berita di IDN Times?

Memahami Millenials dan Gen Z


“..Saya menyebut millennial sebagai e-generation atau experience generation”

Begitu kira Om Yuswohadi berkata. Lebih lanjut, Om Yuswohadi yang merupakan seorang marketing expert, juga berpendapat kalau ada pergeseran arti kebahagiaan antara Millennials Zaman Now (MZN) dengan generasi-generasi sebelumnya (sebut saja: “Generasi Zaman Old”, GZO). Bagi MZN, kebahagiaan bukan ditentukan oleh kepemilikan akan rumah besar, mobil mewah, atau karir yang mentereng, tapi mendapatkan pengalaman dan membaginya (baca: “memamerkan”) ke teman-teman dan orang lain.

Jadi, kalau GZO pamer baju, sepatu, mobil, atau iPhone yang dimilikinya, maka kini MZN pamernya adalah: liburan dimana, nonton film apa, dine-out dimana, ndengerin musik apa, nongkrong dimana, atau jalan-jalan weekend di mal mana. Plus, begitu mudah di-share di Instagram atau Facebook.

Termasuk salah satu experience-nya adalah baca berita atau artikel apa, dimana?

Nah, ini yang aku maksud IDN Times memiliki konten dan tagline yang tepat sasaran dan sangat memahami karakter Millennial dan Gen Z. Sebab, kedua generasi itu pada umumnya memiliki kesamaan fenomena yang disebut FOMO (Fear of Missing Out). FOMO merupakan sebuah ketakutan di kalangan Millennial jika mereka tidak ikut menikmati sebuah pengalaman. Oleh karenanya, demi mengikuti trend dan segala hal yang berkembang di lingkungannya, Millennial dan Gen Z tetap perlu asupan berita bergizi, anti hoax, dan diramu dengan bahasa yang bagi mereka “gue banget”.

Di website IDN Times, kamu bisa menikmati berbagai rubrik mulai dari negara hingga asmara: semua ada. Uniknya, bahasanya ringan dan padat (sekalipun pembahasannya politik, coba deh cek page ini ), banyak gambar yang pasti bikin kita nggak bosen scrolling, dan sudah pasti bisa menambah wawasan kita.
review idn times, berita di idn times, idn times, quiz idn times, video idn times, video idntimes, idn times blog review
Daftar Menu di Website IDN Times


Kupas Tuntas Konten IDN Times

Boleh ya kalau aku bilang IDN Times itu kayak prasmanan yang bisa kapan aja kita icip makanannya dan bebas mau ambil menu apa. Dengan kata lain, IDN Times punya menu yang sangat komplit yang bisa bikin Millennials dan Gen Z betah. Apa aja sih isinya? Yuk terus scrolling down..

1.   What’s Hot.
Menu satu ini mencolok banget dan pasti langsung menyita perhatian kamu karena warnanya yang merah dan disebelahnya ada running text dengan konten berita-berita pilihan terbaru yang banyak dibaca.
review idn times, berita di idn times, idn times, quiz idn times, video idn times, video idntimes, idn times blog review
What's Hot

2. #MillennialsMemilih
Halaman ini adalah satu-satunya yang disertai hashtag dan memiliki point merah, jadi keliatan banget perbedaannya dengan menu di IDN Times lainnya. Melihat page ini, rasanya aku perlu memberikan standing applause untuk IDN Times karena mau mengajak Millenials untuk melek isu hukum dan politik. Ini penting banget dan pasti bukan perihal mudah, secara kebanyakan Millennials dan Gen Z Zaman Now kurang suka dengan topik yang demikian.

Kalimatku barusan bukan tanpa data, lho. Survei yang dilakukan Alvara Research Center tahun 2014 menunjukkan pemilih muda Indonesia didominasi oleh swing voters/pemilih galau, dan apathetic voters/pemilih cuek. Referensi lain mengatakan bahwa Generasi Millennials cenderung lebih tidak peduli terhadap keadaan sosial di sekitar mereka seperti dunia politik ataupun perkembangan ekonomi Indonesia.
  
Nah, pada page ini kamu bisa mendapatkan berbagai informasi terbaru seputar politik, hukum, isu kenegaraan, hingga aktivitas para pemimpin. Jadi please, yuk kita tingkatin juga kesadaran bernegara kita. Tinggal klik dan baca di IDN Times aja kok :)
review idn times, berita di idn times, idn times, quiz idn times, video idn times, video idntimes, idn times blog review
#MillennialsMemilih

3. News
Pada page ini kamu bisa menutrisi otakmu dengan kabar terbaru dari berbagai belahan dunia. Ada 3 pilihan klasifikasi berita, pertama Indonesia, World, dan Rappler. Beritanya cukup update lho.
review idn times, berita di idn times, idn times, quiz idn times, video idn times, video idntimes, idn times blog review
News

4. Hype
Rubrik ini adalah tempat untuk kamu mencari segala informasi dan artikel yang lagi unik dan trending alias banyak dibicarakan. Klasifikasi artikel didalamnya pun beragam, mulai dari artikel yang Viral, Humor, Entertaiment, Fun Fact dan Throwback. Dari semua pilihan, aku paling suka rubrik Throwback. Siapa sih yang nggak gemes membuka kembali memori masa kecil yang indah.😆😍
review idn times, berita di idn times, idn times, quiz idn times, video idn times, video idntimes, idn times blog review
Hype IDN Times

5. Life
Seperti namanya, rubrik ini membahas mengenai kehidupan, gaya hidup, hingga pengembangan diri. Klasifikasinya terdiri dari Inspiration, Relationship, Women, Family, Education, Career, dan DIY.
review idn times, berita di idn times, idn times, quiz idn times, video idn times, video idntimes, idn times blog review
Life IDN Times

6. Quiz
Rubrik Quiz ini mengingatkanku sama quiz receh yang bertebaran di Facebook. Meskipun receh, terbukti banyak banget yang suka tho, soalnya memang quiznya lumayan untuk nge-refresh otak. Buanyak banget quiz yang bisa kamu coba untuk having fun. Kalau hasilnya bagus, nggak ada salahnya kan diteruskan dalam doa? Hihihi.
review idn times, berita di idn times, idn times, quiz idn times, video idn times, video idntimes, idn times blog review
Quiz IDN Times

7. Community
Ini nih fitur yang bikin media lain dan para pembaca ngiler. Pasalnya, IDN Times Community bukan hanya sekedar komunitas biasa. IDN Times juga memberikan reward untuk Millennials dan Gen Z yang mempunyai tulisan bagus dan berkualitas. Uniknya, IDN Times community ini hadir karena request para pembaca, lho. Ketentuannya lengkap pada bagian How To. Dalam memberikan reward, IDN Times menggunakan sistem point dan ditentukan dari jumlah views. Selain itu, ada juga berbagai bonus di menu Events yang diberikan dengan reward sejumlah point yang nantinya dapat di redeem dengan rupiah atau gifts lainnya.
review idn times, berita di idn times, idn times, quiz idn times, video idn times, video idntimes, idn times blog review, menulis di IDN Times, honor menulis di IDN Times, menulis di IDN Times dibayar berapa
Community Writer IDN Times

8. Bussiness
Buat kamu yang lagi belajar bisnis, rubrik ini adalah tempat yang tepat untuk meng-upgrade pengetahuan kamu. Sekali lagi, tulisan yang padat bisa membuatmu dengan cepat mendapatkan insight terbaru tentang bisnis. Klasifikasinya ada 2, yakni Ekonomi dan Finance. Fyi, isi rubrik Finance disini cukup bermanfaat buat para millennials yang punya segudang kebutuhan agar bisa mengatur keuangannya dengan baik.
review idn times, berita di idn times, idn times, quiz idn times, video idn times, video idntimes, idn times blog review
Business IDN Times

9. Sport
Pada rubrik ini bakal kamu temui beragam informasi mengenai dunia olahraga baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Rubrik ini terdiri dari 2 kelompok artikel, pertama mengenai Soccer yang sesuai namanya pasti membahas seputar sepak bola. Kedua adalah rubrik Arena, yang setelah aku kepoin sepertinya memuat konten mengenai informasi kompetisi olahraga lainnya tingkat dunia seperti Asian Games, Thomas Cup, Uber Cup, All England serta prestasi Indonesia di berbagai ajang.
review idn times, berita di idn times, idn times, quiz idn times, video idn times, video idntimes, idn times blog review
Sport IDN Times

10. Food
Allahuma bariklana… eh kok mendadak pengen baca doa sebelum makan ya? Pasti gegara mbuka rubrik Food nih. Selain berbagai artikel tentang kuliner, disana juga ada Dining Guide, Recipe, dan Diet yang berguna untuk asupan tubuh kita. Sst.. di rubrik Diet banyak banget tips diet dari berbagai sumber energi. Pilih lah beberapa sesuai kebutuhanmu dan jangan lupa konsultasikan juga dengan ahli gizi ya.
review idn times, berita di idn times, idn times, quiz idn times, video idn times, video idntimes, idn times blog review
Food IDN Times

11. Automotive
Calling all automotive-lovers! Ada 2 kategori di rubrik ini yaitu Car dan Motorbike yang kontennya sanggup memberimu berbagai informasi terbaru. Anyway, meskipun aku bukan orang yang tertarik dengan dunia otomotif, tetapi artikel-artikelnya juga memuat wawasan umum, lho. Contohnya saja, aku baru tahu kalau Tiongkok juga lagi bersaing bikin mobil terbang. Huwow!
review idn times, berita di idn times, idn times, quiz idn times, video idn times, video idntimes, idn times blog review
Automotive IDN Times

12. Health
Yeay senengnya IDN Times juga ngasih konten menarik tentang kesehatan! Rubriknya terbagi menjadi 2, yaitu Fitness dan Sex. Eits, jangan salah, rubik Sex yang dsini merupakan sex education juga punya informasi penting yang nggak boleh kamu lewatkan. Salah satunya info di link ini nih yang pasti bermanfaat banget untuk wanita.
review idn times, berita di idn times, idn times, quiz idn times, video idn times, video idntimes, idn times blog review
Health IDN Times

13. Travel
Ini dia nih rubrik favoritku, jalan-jalan! Salah satu kegemaran Millennials adalah jalan-jalan dan foto-foto untuk “ngasih makan Instagram”.😝😂 Meski demikian, jangan sampai kita melewatkan berbagai kearifan lokal dan value yang didapat dari perjalanan ya. Kalau kamu punya rencana berpergian, kamu bisa riset mengenai tujuan kamu di fitur ini, ada Destination, Journal, dan Tips.
review idn times, berita di idn times, idn times, quiz idn times, video idn times, video idntimes, idn times blog review, travel idn times
Travel IDN Times

14. Fiction
Millennials pecinta sastra boleh ngumpul disini! Sempatkan mencari inspirasi untuk karya-karya mu dengan membaca cepen pada rubrik Story dan kumpulan puisi para rubrik Poetry.
review idn times, berita di idn times, idn times, quiz idn times, video idn times, video idntimes, idn times blog review
Fiction IDN Times

15. Opinion
Rubrik ini menjadi sarana untuk kamu yang ingin beropini dan diskusi terkait perihal di lingkungan yang menjadi keresahan kamu. Selain itu, kamu juga bisa membaca opini dari kontributor yang lain di kolom Social dan Politic.
review idn times, berita di idn times, idn times, quiz idn times, video idn times, video idntimes, idn times blog review
Opinion IDN Times

16. Tech
Yak, gadget freak mana suaranya? Kamu bisa cari referensi disini sebelum membeli gadget baru sesuai kebutuhanmu. Mulai dari Trend yang sedang berkembang, aneka Gadget, hingga Games.
review idn times, berita di idn times, idn times, quiz idn times, video idn times, video idntimes, idn times blog review
Tech IDN Times

17. Men
IDN times is fair enough ya, dia juga memberikan beragam informasi khusus untuk kaum lelaki, lho. Buat yang cowok, boleh mampir disana buat update men things, ada rubrik Attitude, Style, Groming, dan Ladies.
review idn times, berita di idn times, idn times, quiz idn times, video idn times, video idntimes, idn times blog review
Men IDN Times

18. Science
Perbaharui pengetahuan alam mu dengan membuka rubrik ini, sebab dunia itu berkembang dengan sangat pesat. Tambah wawasanmu di rubrik Discovery dan Experiment sekarang!
review idn times, berita di idn times, idn times, quiz idn times, video idn times, video idntimes, idn times blog review
Science IDN Times

19. IDN TV
Buat yang suka nonton video, punya banyak kuota atau ada wifi gratis di rumah, nonton IDN TV aja karena dia memberikan video dengan beberapa text yang cukup padat dan informatif. Disana ada rubrik Ngakak, Kepo, dan Bioskop. Oiya, selain disini kamu juga bisa ngepoin instagram @idntimes.video untuk melihat berbagai informasi dalam bentuk video.
review idn times, berita di idn times, idn times, quiz idn times, video idn times, video idntimes, idn times blog review, idn tv

20. Channels
Surprisingly, IDN Times rupanya juga mengelola berbagai channels diantaranya: Popbela.com; Popmama.com; IDN Creator Network; Yummy; NOW; LOL; Beautyfest ASIA; IDN Soundscape; IDN Creative Fest; FYI dan Kaskus.

Nah, channel-channel tersebut punya beragam konten yang spesifik. Misalnya saja Popbela yang memiliki konten seputar perempuan dan beauty, Popmama yang ditujukan untuk mamah zaman now, Yummy yang memiliki ribuan resep lezat, dan lain-lain.
review idn times, berita di idn times, idn times, quiz idn times, video idn times, video idntimes, idn times blog review, channel idn times, popbela idn times, popmama idn times
11 Channel Keren di IDN Times

 Channel Favoritku

Dari beberapa channel IDN Times diatas, aku punya 3 channel favorit yaitu pertama, FYI yang ternyata bukan kependekan dari for your information melainkan For Your Infographic. Puas-puasin mendapat wawasan yang informatif dan memanjakan mata disini dengan design infografis yang pop dan representatif.

Kedua, adalah Popmama. Oh IDN Times, terima kasih telah menampung kebutuhan mamah muda millennials macam aku ini. Aku harap nanti channel Popmama bisa berkembang dan aku bisa ikutan jadi kontributor *ups 😁

Ketiga, tentu saja Yummy! Pada tau nggak kalau followers Yummy di instagram ini sudah mencapai 1,1 M? Melihat video masakannya aja bikin kenyang 😁😋 Lebih detail, yuk cek review 3 channel favoritku di video ini ya:

Penjaga Gawang dari Kebobolan Hoax

Mataku sempat mampir ke arah Timmy, yang awalnya aku pikir sebuah icon tetesan darah. 😆😂 Nah, rupanya Timmy ini adalah team IDN Times yang berjumlah lebih dari 110 orang keren.
review idn times, berita di idn times, idn times, quiz idn times, video idn times, video idntimes, idn times blog review
Kenalan sama Mas Timmy

Salah satu hal yang aku suka dari IDN Times adalah aku yakin IDN Times akan menghindari berita hoax dan tidak asal menerbitkan artikel dari kontributor. Semuanya terbungkus dalam Pedoman Media Siber yang di tandatangani di Jakarta tanggal 3 Februari 2012 oleh Dewan Pers dan Komunitas Pers di Jakarta. Selain itu, nggak ada was-was dalam mengonsumsi informasi dan artikel di IDN Times, soalnya ada editor yang siap menjaga gawang dari kebobolan hoax.

Feedback untuk IDN Times

Sebagai seorang pengguna media IDN Times yang baik, tentu aku ingin memberikan beberapa feedback untuk membangun IDN Times agar lebih berkualitas dong.. boleh kan mas Winston dan mas William? 😊

Pertama, ada beberapa channel yang not available. Mungkin sedang tahap pengembangan atau memang belum siap diluncurkan. Hm, menurutku alangkah baiknya jika memang belum siap, disembunyikan dulu saja, atau at least pengguna diarahkan ke sosial media yang lebih mudah dijadikan sebagai tahap awal perkenalan.

Kedua, ada beberapa rubrik yang memiliki nama berbeda tetapi kontennya sama atau ada judul rubrik yang menurutku kurang nyambung dengan konten artikel. Contohnya:
1. Pada IDN TV, ada 2 rubrik yang kontennya saling beririsan. akupun sulit membedakan video mana yanng termasuk di ngakak, yang mana termasuk di kepo. selain itu video-video di IDN TV juga kurang up to date.
2. Destination dan Journal dalam rubrik Travel juga punya konten artikel yang hampir sama. Hm, kayaknya lebih bagus kalau diganti dengan destinasi dalam dan luar negeri, pasti lebih memudahkan pembaca yang lagi merencakan travelingnya.
3. Menurutku, rubrik Inspiration pada Life kontennya lebih ke personality. Aku membayangkan kalau inspiration akan penuh dengan konten inspiratif berupa cerita sukses atau berbagai sumber inspirasi lainnya. Namun para rubrik ini, inspiration didominasi dengan artikel yang sifatnya ke personality, zodiak, dan lain-lain. Mungkin bakal lebih cakep kalau dibedakan aja kali ya?

review idn times, berita di idn times, idn times, quiz idn times, video idn times, video idntimes, idn times blog review
Founder's Letter, Mas Winston dan Mas William

Gimana, menarik kan? Sebagai Millennials, aku pribadi apresiasi dengan kehadiran IDN Times, apalagi mas-mas foundernya bilang kalau mereka punya impian IDN Times ini nantinya bisa menjadi media yang berusia lebih dari 100 tahun. Artinya mereka betul-betul siap menebar manfaat dan mengawal Millennials dan Gen Z untuk menjadi generasi terbaik.

Eh, anyway, hari ini sudah baca IDN Times belum? Segera kunjungi IDN Times ya! Jangan lupa juga follow media sosialnya dengan langsung klik link di : Facebook, Twitter, YouTubeInstagram IDN Times, dan download aplikasi IDN Times di link ini agar terus update berita paling kekinian dan bermanfaat!


---
referensi
http://alvara-strategic.com/generasi-millennial-indonesia-tantangan-dan-peluang-pemuda-indonesia/
*wes eruh= sudah tahu
---

Keterangan: semua foto adalah hasil edit dan milik pribadi. Konten foto diambil dari website www.idntimes.com dan beberapa grafis diambil dari pinterest dan freepik.

---

Follow me @nabilladp