Tipe Programmer Sesuai Dengan Skill, Kamu Tipe Mana?

Agustus 18, 2019




Bulan lalu, aku menemukan gambar perbandingan skill dan pekerjaan yang banyak dibutuhkan pada tahun 2022. Para orang tua sudah bisa ancang-ancang memetakan bakat anak dan mengarahkannya sesuai potensi. Kebanyakan kebutuhan yang dicari ada pada sektor teknologi dan informasi, salah satunya adalah programmer, mengingat memang banyak sekali kebutuhan akan dunia digital. 

Programmer menjadi salah satu karir yang banyak ditemukan saat ini, umumnya seorang programmer lahir ketika seseorang memilih kuliah S1 Teknik Informatika namun ada juga beberapa programmer hasil belajar secara otodidak atau hanya mengikuti pelatihan. Sudah banyak pelatihan-pelatihan lepas yang menyediakan kurikulum untuk belajar menjadi programmer bahkan dari nol. 

Setiap programmer memiliki skill atau kemampuan yang berbeda satu sama lain, ada yang pemula atau bahkan sudah ahli. Dari beberapa sumber yang aku kumpulkan, berikut ini ada beberapa tipe programmer berdasarkan pada skill atau tingkat kemampuannya, yakni:

Novice Programmer

Bagi yang baru belajar pemrograman dan sangat pemula dalam hal pemrograman, maka akan masuk kategori Novice programmer. Setiap programmer pasti melewati tahap yang satu ini. Biasanya, programmer pemula ini membutuhkan penjelasan yang sangat mendetail mengenai sebuah konsep dan tidak mau terikat dengan konteks. Umumnya tipikal seperti ini lebih menyukai berbagai penjelasan yang detail, termasuk pada berbagai artikel yang dibacanya.

Programmer pemula memiliki beberapa kompetensi dasar, seperti bisa membuat halaman html berdasarkan petunjuk yang telah ada, namun jika halaman html tersebut harus diubah (instruksi perubahan tidak ada di manual/tidak ada petunjuknya) maka ia akan kebingungan. Kelompok ini tidak terlalu berminat untuk belajar lebih dalam mengenai dunia programmer, namun ia hanya mampu menyelesaikan masalah yang dihadapinya dan segera mendapatkan solusinya.

Padahal, apabila mau, sekarang sudah banyak tempat belajar untuk mahasiswa, orang tua, maupun karyawan yang bercita-cita ingin menjadi programmer handal. Ada beragam tempat kuliah blended learning maupun tempat kursus online khusus pemrograman yang bisa diikuti.

Advance Beginner Programmer

Tipe programmer yang satu ini lebih tinggi tingkatannya dibanding novice programmer. Tipe advance ini umumnya lebih paham tentang bagaimana sebuah tools (seperti Framework, API, bahasa pemrograman) dapat berjalan. 

Kelompok ini juga masuk kategori programmer yang menyukai solusi cepat dan singkat, artinya dia akan mencari solusi dari sumber masalah tanpa ingin mengetahui lebih dalam mengenai masalah tersebut. Pokoknya cepet selesai, wet..wet..wet..!

Apabila dibandingkan dengan novice programmer, Advance Beginner Programmer lebih mampu untuk menerapkan pemahaman yang dimilikinya ke dalam konteks yang tengah dikerjakannya. Namun, tetap ada kelemahannya yakni cenderung tidak mau atau belum siap untuk mempelajari sebuah konsep secara keseluruhan.

 
Competent Programmer

Untuk mahasiswa yang kuliah S1 Teknik Informatika, tipe yang satu ini tentu sudah tidak asing. Ciri utama tipe programmer yang satu ini yakni dapat melakukan troubleshooting, artinya ia bisa menyelesaikan masalah yang ditemui sebelumnya dengan menggunakan pengalaman yang dimiliki. Tipe ketiga ini juga terbuka untuk menerima saran dari seorang expert programmer, termasuk dalam hal pengaplikasiannya sesuai dengan saran yang telah diberikan.

Hasil dari pekerjaan tipe programmer ini biasanya tergantung pada jumlah pekerjaan atau pengalaman project yang telah dikerjakan. Semakin tinggi jam terbang serta banyak masalah yang telah diselesaikan maka akan semakin cepat pekerjaannya selesai. Tipe programmer yang satu ini juga mampu menjelaskan konsep dengan jelas kepada novice programmer, karena perbedaan ilmunya yang tidak terlalu jauh.

Proficient Programmer

Tipe programmer selanjutnya tidak suka dengan jenis tutorial yang bertele-tele, jika telah memahami sebuah framework, i cenderung tidak cukup hanya melihat fungsinya saja namun juga ia harus memahami cara framework tersebut dapat bekerja. 

Tipe yang satu ini mampu belajar tanpa harus mempraktekkan secara langsung, seperti ia mampu memahami bagaimana cara kerja suatu framework hanya dengan membaca kemudian menyelesaikan proyek dengan framework tersebut.

Ciri lainnya dari tipe keempat ini terlihat ketika ia melakukan tes sebuah program. Proficient Programmer akan dapat mengetahui dengan tepat dan pada bagian mana saja yang mungkin akan terjadi break jika dilakukan tes dan akan melakukan tes pada bagian tersebut. Sehingga, penyelesaian masalahnya pun akan lebih efektif dan cepat.

Untuk mendapatkan sertifikat atau ijazah seorang programmer, kamu bisa mengambil pendidikan formal maupun pelatihan. Sudah bekerja pun tetap bisa, kok! Khusus karyawan, saat ini ada sistem pembelajaran baru bernama kuliah blended learning dan kursus online yang bisa dimanfaatkan. 

Expert Programmer

Seperti namanya, expert programmer merupakan orang yang ahli dalam bidang pemrograman. Tipe terakhir ini merupakan orang-orang yang senantiasa membagikan berbagai ilmu yang dimilikinya kepada tipe programmer lainnya. Seringnya, tipe programmer inilah yang senantiasa menulis artikel, membuat bahasa pemrograman, membuat IDE, membuat framework, membuat buku, dan senantiasa membuat orang lain paham mengenai berbagai konsep baru dalam sebuah pemrograman.

Tipe "tertinggi"  ini mampu memahami konteks sebuah masalah serta bisa memberikan solusi tepat dan sesuai dengan konteks permasalahan yang dihadapi. Menariknya, expert programmer ini mampu memberikan solusi dari sebuah masalah hanya berdasarkan intuisi yang terasah.

Mahasiswa yang lulus kuliah S1 Teknik Informatika seharusnya bisa berpotensi menjadi seorang programmer yang ahli, meskipun kata 'ahli'  sendiri masih bisa dikategorikan menjadi beberapa tingkatan lagi. Tanpa dikhususkan mengikuti kuliah jurusan TI, ada beberapa contoh orang yang juga memiliki keahlian yang tidak kalah keren di bidang ini. Selain kuliah, bagi yang ingin ahli dibidang programmer bisa mengikuti kursus ataupun belajar otodidak melalui berbagai website atau buku.

Gimana, kamu mulai tertarik untuk nyemplung di dunia programmer? 


You Might Also Like

0 komentar