Perlindungan Total dengan Asuransi Kesehatan Terlengkap Pilihan Bunda

Januari 16, 2020


 review asuransi kesehatan yang bagus, review asuransi kesehatan prudential, review asuransi kesehatan keluarga, review asuransi kesehatan terbaik, review asuransi kesehatan terlengkap, review asuransi kesehatan yang komplit, asuransi kesehatan terbaik, asuransi kesehatan terbaik di indonesia, asuransi kesehatan keluarga, asuransi kesehatan paling murah, asuransi kesehatan paling lengkap, asuransi kesehatan syariah, asuransi kesehatan prudential, review asuransi kesehatan untuk keluarga, review asuransi kesehatan


Tahun 2020 ini aku memilih untuk melakukan DIET. Ya diet makanan, diet pikiran buruk, dan diet keuangan. Buat yang terakhir itu yang paling susah sih haha moga-moga aja kuat yaah, Buuk.. godaan dimana-mana!

Keinginanku diet bukan tanpa tujuan. Terutama untuk urusan finansial. Aku dan suami memang bekerjasama untuk mempersiapkan masa depan keluarga dan hari tua. Mumpung masih ada waktu, mumpung masih muda, walaupun menurutku aku agak telat sih mulai "melek finansial"nya, tapi daripada enggak sama sekali, kan?

Upaya "diet finansialku" adalah dengan memasukkan anggaran ke pos-pos tertentu. Salah satunya adalah penganggaran untuk asuransi kesehatan keluarga. Ayah dan ibuku sama-sama sudah memiliki asuransi, sementara mertuaku belum memiliki asuransi apapun. Suami juga alhamdulillah sudah dicover oleh kantor, masih proses untuk mengcover aku dan anak-anak.

Meski begitu, aku tetap mengupayakan agar kami bisa mengupgrade asuransi ini ke asuransi lain (kalau ada yang akadnya syariah, ya) dengan coverage yang lebih baik.


Antisipasi Kondisi Kesehatan pada Masa Mendatang

Coverage yang menyeluruh ini bukan tanpa alasan. Aku hanya membayangkan masa depan akan penuh hal-hal tak terduga, lha wong sekarang saja kayaknya kondisi sudah gila-gilaan, ya? Tidak hanya perekonomian, tetapi juga kesehatan.

Aku mulai tersadar mengenai pentingnya asuransi ini ketika dalam setahun terakhir, biaya tertinggi per bulan yang dikeluarkan oleh keluargaku adalah untuk pos kesehatan. Aku alhamdulillah sehat, tapi suami dan anak-anak? Ada aja ya keluhannya, yang sakit gigi, yang demam, anemia, banyak lah!

Udah tau, kan, kalau baru-baru ini juga terdeteksi ada perkembangan virus baru di Tiongkok. Virus dan penyakit "kekinian" terus berdatangan. Ini sejalan juga dengan data dari WHO yang menunjukkan fakta bahwa terdapat sebanyak 68.000 kategori penyakit, cedera, dan gangguan kondisi kesehatan. Dari angka ini, ada sekitar 6.172 penyakit langka yang unik, 71.9% penyebabnya adalah genetik, dan 69.9% rentan terjadi sama anak-anak.

 review asuransi kesehatan yang bagus, review asuransi kesehatan prudential, review asuransi kesehatan keluarga, review asuransi kesehatan terbaik, review asuransi kesehatan terlengkap, review asuransi kesehatan yang komplit, asuransi kesehatan terbaik, asuransi kesehatan terbaik di indonesia, asuransi kesehatan keluarga, asuransi kesehatan paling murah, asuransi kesehatan paling lengkap, asuransi kesehatan syariah, asuransi kesehatan prudential, review asuransi kesehatan untuk keluarga, review asuransi kesehatan
Dokter Chandra Wijaya dari Siloam Hospital.


Angka ini bikin aku agak deg-deg-an, sih. Masalahnya, aku memiliki beberapa penyakit warisan dari ayahku. Aku khawatir kalau banyak penyakit ini bisa menurun ke anak. Makanya aku sering konsul dengan dokter untuk antisipasi gimana agar sakit turunanku gak ke aku wariskan pula ke anak.

Terus, selain itu, penyakit kritis juga nggak boleh disepelekan. Secara, aku dan suami sudah makin berumur ya haha dan penyakit kritis zaman sekarang nggak pandang usia! Hiks. Usia 30an saja sudah bisa terkena kalau gaya hidupnya gak sehat.

 review asuransi kesehatan yang bagus, review asuransi kesehatan prudential, review asuransi kesehatan keluarga, review asuransi kesehatan terbaik, review asuransi kesehatan terlengkap, review asuransi kesehatan yang komplit, asuransi kesehatan terbaik, asuransi kesehatan terbaik di indonesia, asuransi kesehatan keluarga, asuransi kesehatan paling murah, asuransi kesehatan paling lengkap, asuransi kesehatan syariah, asuransi kesehatan prudential, review asuransi kesehatan untuk keluarga, review asuransi kesehatan
Usia 25an aja udah bisa kena. serem euy.


Dokter Chandra memberikan data lain. Di provinsi tempat tinggalku saat ini, yakni Jawa Timur, angka orang yang terkena kanker, stroke, dan jantung, cukup tinggi. Bahkan di atas rata-rata nilai Indonesia. Penyakit kritis ini kebanyakan kerap bersumber dari obesitas dan diabetes. Di Surabaya, angka penderita diabetes ternyata juga lumayan melambung, tertinggi ke-3 di Jawa Timur, lho! Kenapa bisa gini, ya? Apa karena makanan Suroboyo terlalu enak??? :p

Coba lihat data-data di bawah ini, bagaimana dengan tempat tinggalmu?

 review asuransi kesehatan yang bagus, review asuransi kesehatan prudential, review asuransi kesehatan keluarga, review asuransi kesehatan terbaik, review asuransi kesehatan terlengkap, review asuransi kesehatan yang komplit, asuransi kesehatan terbaik, asuransi kesehatan terbaik di indonesia, asuransi kesehatan keluarga, asuransi kesehatan paling murah, asuransi kesehatan paling lengkap, asuransi kesehatan syariah, asuransi kesehatan prudential, review asuransi kesehatan untuk keluarga, review asuransi kesehatan
Tinggi banget angkanyaa!


 review asuransi kesehatan yang bagus, review asuransi kesehatan prudential, review asuransi kesehatan keluarga, review asuransi kesehatan terbaik, review asuransi kesehatan terlengkap, review asuransi kesehatan yang komplit, asuransi kesehatan terbaik, asuransi kesehatan terbaik di indonesia, asuransi kesehatan keluarga, asuransi kesehatan paling murah, asuransi kesehatan paling lengkap, asuransi kesehatan syariah, asuransi kesehatan prudential, review asuransi kesehatan untuk keluarga, review asuransi kesehatan
Hayo, kamu termasuk yang kena diabetes gak nih??


Kalau sudah sakit, biaya yang dikeluarkan juga pasti nggak sedikit. Sebut saja biaya untuk pengobatan pasien, belum lagi pengeluaran untuk penunggu pasien. Di Indonesia, medical trend rate atau beban yang harus dikeluarkan pasien ketika sakit termasuk tinggi jika dibandingkan dengan negara tetangga di Asia. Hal ini menunjukkan, ketika pasien sakit (apalagi tulang punggung keluarga), perekonomian keluarga yang bersangkutan rentan goyah.

 review asuransi kesehatan yang bagus, review asuransi kesehatan prudential, review asuransi kesehatan keluarga, review asuransi kesehatan terbaik, review asuransi kesehatan terlengkap, review asuransi kesehatan yang komplit, asuransi kesehatan terbaik, asuransi kesehatan terbaik di indonesia, asuransi kesehatan keluarga, asuransi kesehatan paling murah, asuransi kesehatan paling lengkap, asuransi kesehatan syariah, asuransi kesehatan prudential, review asuransi kesehatan untuk keluarga, review asuransi kesehatan
Tertinggi se-ASIA loh :(


Aku masih beruntung karena ada keluarga besar yang dapat dimintai tolong sewaktu-waktu, tapi tentu nggak bisa selamanya begitu, kan? Pada banyak kasus, masalah kesehatan yang terjadi membuat orang harus berhenti bekerja, pinjam uang sana-sini, hingga menjual properti. Pola ini cukup familiar di masyarakat kita, ya?

 review asuransi kesehatan yang bagus, review asuransi kesehatan prudential, review asuransi kesehatan keluarga, review asuransi kesehatan terbaik, review asuransi kesehatan terlengkap, review asuransi kesehatan yang komplit, asuransi kesehatan terbaik, asuransi kesehatan terbaik di indonesia, asuransi kesehatan keluarga, asuransi kesehatan paling murah, asuransi kesehatan paling lengkap, asuransi kesehatan syariah, asuransi kesehatan prudential, review asuransi kesehatan untuk keluarga, review asuransi kesehatan


Membaca data-data di atas, rasanya aku lega dengan keputusan untuk DIET. Soalnya yaa mau gak mau memang harus mengubah gaya hidup dan pola makan dari sekarang. Sebelum semuanya terlambat, sakit-sakitan, dan merepotkan orang banyak. Bagaimanapun harus ada upaya pencegahan internal. Untuk upaya eksternalnya, bisa lebih dikuatkan dengan adanya asuransi.


Memilih Asuransi Kesehatan Terbaik untuk Keluarga

Memilih asuransi memang agak tricky, ya. Jujur saja produk keuangan yang berlabel "syariah" lebih menarik buatku. Dalam hal keuangan, sebisa mungkin aku memang berhati-hati dalam akad. Memang tidak semua produk keuangan yang aku miliki berlabel syariah, namun, aku dan suami selalu mengedepankan prinsip kehati-hatian dan riset terlebih dahulu dalam memilih produk. Inginnya sih, akadnya syariah, tapi coverage-nya juga bisa total. Ada gak ya?

 review asuransi kesehatan yang bagus, review asuransi kesehatan prudential, review asuransi kesehatan keluarga, review asuransi kesehatan terbaik, review asuransi kesehatan terlengkap, review asuransi kesehatan yang komplit, asuransi kesehatan terbaik, asuransi kesehatan terbaik di indonesia, asuransi kesehatan keluarga, asuransi kesehatan paling murah, asuransi kesehatan paling lengkap, asuransi kesehatan syariah, asuransi kesehatan prudential, review asuransi kesehatan untuk keluarga, review asuransi kesehatan
Ki-ka: Dokter Chandra Wijaya, Himawan Purnama (Head of Product Development Prudential Indonesia), dan Jens Reisch (President Director Prudential Indonesia).


Seperti ketika aku sedang mampir ke Dyandra Convention Centre, ada informasi tentang produk terbaru dari Prudential Indonesia yakni PRUTop dan PRUTop Syariah. Awalnya aku sih biasa saja ya, sampai akhirnya ada kata kunci yang membuatku menoleh: tanpa ada batasan jumlah maupun jenis penyakit kritis! Nah, kalau begini aku baru tertarik!

Aku sudah pernah mendengar tentang asuransi Prudential. Perusahaan ini memang sudah cukup lama melayani masyarakat Indonesia ya, sudah 25 tahun. Dalam rentang waktu tersebut, sudah ada beberapa produk Prudential yang dikeluarkan. Nah, tahun ini, Prudential sedang mengusung kampanye "We DO" sebagai komitmen Prudential untuk terus berinovasi. Komitmen ini dibuktikan dengan peluncuran dua produk baru pada awal tahun 2020 yakni PRUTop (PRU Total Critical Protection) dan PRUTop Syariah (PRU Total Critical Protection Syariah). 

 review asuransi kesehatan yang bagus, review asuransi kesehatan prudential, review asuransi kesehatan keluarga, review asuransi kesehatan terbaik, review asuransi kesehatan terlengkap, review asuransi kesehatan yang komplit, asuransi kesehatan terbaik, asuransi kesehatan terbaik di indonesia, asuransi kesehatan keluarga, asuransi kesehatan paling murah, asuransi kesehatan paling lengkap, asuransi kesehatan syariah, asuransi kesehatan prudential, review asuransi kesehatan untuk keluarga, review asuransi kesehatan
Paket komplit banget, nih.


Kedua produk terbaru ini memiliki beberapa keunggulan, yaitu:
1. Perlindungan atas kondisi kritis yang lebih luas, tidak lagi terbatas pada jumlah penyakit kritis yang dilindungi. 
2. Maksimal uang pertanggungan hingga 5 Milyar.
3. PRUTop dan PRUTop Syariah yang dibeli bersamaan dengan PRUEarly Stage Crisis Cover Plus (konvensional dan syariah). 
4. Tidak ada ketentuan masa bertahan hidup (survival period). Untuk hal ini ada T&C-nya.
5. Perlindungan atas penyakit kritis yang belum ditemukan (future-proof).

Di sini juga baru aku ketahui bahwa Prudential sudah "berevolusi" dengan sangat baik. Dia fokus ke penanganan penyakit kritis sejak awal, mulai dari perlindungan dari 18 jenis hingga 112 jenis penyakit kritis. Pada titik ini, Prudential memilih untuk tidak berfokus pada jumlahnya saja, karena sebagaimana data dan fakta yang ada, jumlah penyakit terus berkembang dan bertambah. Ya penyakit tidak menular, yang menular, dan yang dapat disebabkan oleh binatang.

 review asuransi kesehatan yang bagus, review asuransi kesehatan prudential, review asuransi kesehatan keluarga, review asuransi kesehatan terbaik, review asuransi kesehatan terlengkap, review asuransi kesehatan yang komplit, asuransi kesehatan terbaik, asuransi kesehatan terbaik di indonesia, asuransi kesehatan keluarga, asuransi kesehatan paling murah, asuransi kesehatan paling lengkap, asuransi kesehatan syariah, asuransi kesehatan prudential, review asuransi kesehatan untuk keluarga, review asuransi kesehatan


Prudential memaparkan fakta bahwa apabila seorang pasien sakit, biayanya nggak cuma perawatan di rumah sakit saja. Tetapi juga ada biaya hidup sehari-hari akibat berhenti bekerja, biaya pendidikan anak, biaya pelunasan hutang, dan biaya keluarga saat mendampingi perawatan. PRUTop dan PRUTop Syariah ini meng-cover pula biaya-biaya selain perawatan di rumah sakit itu. Intinya, bener-bener bikin tenang, lah.

Kurasa inovasi ini bagus banget, ya, karena menjawab masalah kesehatan mayoritas masyarakat di Indonesia dan jelas beda dari kebanyakan asuransi lainnya.

Fokus kedua asuransi ini adalah untuk memberikan perlindungan atas kondisi kritis yang lebih luas, tidak terbatas pada jumlah kondisi kritis yang dilindungi. Perlindungan ini juga termasuk perlindungan atas kondisi ataupun penyakit kritis yang belum ditemukan. Kemudian, pada asuransi PRUTop dan PRUTop Syariah ini, Prudential juga menambahkan definisi pada penyakit kritis selain pada diagnosis, yakni adanya tindakan, perawatan, dan ketidakmampuan

 review asuransi kesehatan yang bagus, review asuransi kesehatan prudential, review asuransi kesehatan keluarga, review asuransi kesehatan terbaik, review asuransi kesehatan terlengkap, review asuransi kesehatan yang komplit, asuransi kesehatan terbaik, asuransi kesehatan terbaik di indonesia, asuransi kesehatan keluarga, asuransi kesehatan paling murah, asuransi kesehatan paling lengkap, asuransi kesehatan syariah, asuransi kesehatan prudential, review asuransi kesehatan untuk keluarga, review asuransi kesehatan
Perkembangan definisi.


Jadi, total definisinya ada 4! Kalau diagnosis misalnya, sudah jelas sakitnya apa: kanker. Kemudian, ada tindakan yang diambil misalnya pembedahan awal. Ini sudah dicover oleh asuransi.

Bagaimana dengan perawatan dan ketidakmampuan?

Perawatan bisa turut ditanggung apabila pasien sudah masuk ICU minimum 6 hari berturut-turut ataupun sedang terapi imunosupresif minima 6 bulan berturur-turut. Bayangkan aja biaya yang dikeluarkan kalau nggak pakai asuransi. Sementara untuk ketidakmampuan, adalah ketika pasien tidak mampu melakukan 2 dari 6 kegiatan harian. Misalnya tidak mampu berjalan, tidak mampu mandi, dan lain-lain.

Tidak mampu update status gak termasuk loh, yaa. Hehe.

Setahuku, asuransi ini dapat digabungkan dengan produk Prudential sebelumnya apabila kamu sudah memiliki. Sebagai seorang ibu yang menjaga kondisi kesehatan keluarga, kurasa PRUTop dan PRUTop Syariah ini adalah pilihan yang tepat sebagai asuransi kesehatan keluarga. Paket komplit! Apabila kamu pun berpikir demikian, coba langsung menghubungi kantor Prudential terdekat dan bertanya langsung sama mereka tentang term and condition serta proses pendaftarannya, siapa tau juga cocok! 




You Might Also Like

18 komentar

  1. Fenomena penyakit langka sekarang kian menjadi sih. Lha bagaimana, yang menjaga pola makan saja masih banyak yang terkena penyakit

    Sebelum terjadi yang nggak-nggak, daftar asuransi dululah biar hidup jadi tenang

    BalasHapus
  2. Wah, Surabaya terbesar ke tiga ya di Jatim? Saya mau lihat daerah saya di Cianjur tapi diagram nya terlalu kecil, saya tidak bisa zoom but baca. Ada tidaknya daerah saya di sana hehehe...

    BalasHapus
  3. Ngeri juga ya mbak dengan adanya virus serta penyakit baru. Berarti musti lebih menjaga pola makan dan pola hidup lebih sehat dan baik lagi nih ya.

    BalasHapus
  4. Wahh, prutop syariah udah keluar ya Mba..

    Aku mau kepoin dulu ah..

    Kalo cocok bisa banget nih jadi perlindungan aman sesuai syariah

    BalasHapus
  5. Wuih... Prudential susah ada versi syariahnya ya sekarang. Ini asuransi TOP banget emang. Bayarnya juga lumayan besar sih nominalnya. Tp dapatnya ntar juga setara sm apa yg uda kita keluarkan.

    BalasHapus
  6. Prudential memang sudah terpercaya dari dulu, pengalaman proses pencairan sebagian pun dulu juga mudah, cepat, gak pake ribet

    BalasHapus
  7. Makin kesini wabah penyakit itu memang makin 'aneh' dan asing di telinga saya. Mudah-mudahan kesehatan kita selalu terjaga ya mom

    BalasHapus
  8. Iya mom sekarang banyak banget ditemukan penyakit langka, kita memang harus mencegah dan mempersiapkan asuransi jika terjadi sesuatu yang ga diinginkan di masa akan datang

    BalasHapus
  9. Dibuka dengan pemaparan banyaknya penyakit begini jadi bikin merinding duluan.
    Hihii...akupun takut kalau mewarisi penyakit orangtua.
    **samasama dari Surabaya, Jawa Timur juga, jadi ngerasain betul macam-macam makanan endeeuus Surabaya yang mungkin kurang sehat.

    Prudential selalu hadir tepat di tengah keresahan masyarakat mengenai jaminan kesehatan.

    BalasHapus
  10. duh semoga kita semua selalu diberikan kesehatan yaaa, tahun 2020 ini salah satu resolusi aku emang melakukan pola hidup yang lebih sehat nih, dan lagi berusaha ngurangin kopi hehehe

    BalasHapus
  11. Ngeri juga yah bayangin penyakit kritis. Aku 2020 ini mulai aware banget sama kesehatan, mau rajin olahraga sekarang. Emang punya asuransi sekarang penting banget yaa, karena kita nggak akan pernah tau ke depannya bakalan gimana.

    BalasHapus
  12. ini sifatnya asuransi tambahan bukan sih? jadi harus punya asuransi utama dulu baru deh nambahin asuransi ini jadi bisa nikmati manfaattnya

    BalasHapus
  13. Prudential ini programnya selalu bagus-bagus ya, apalagi sekarang ada PRUTop yang mengcover penyakit kritis. Karena setauku gak semua asuransi punya program seperti ini, bahkan ada yang gak mau cover loh.

    BalasHapus
  14. Penting banget emang melindungi diri dengan proteksi seperti ini soalnya memang perlu kan kita ga pernah tau apa yg terjadi besok

    BalasHapus
  15. Asuransi itu sangat membantu kita ya dalam mengcover kebutuhan kita terutama di kesehatan. Apalagi kalau pelayanan yang diberikan lengkap gini. Membantu sekali.

    BalasHapus
  16. Aku sudah lama pakai pru syariah mba. Sejak 2011. ..belum pernah claim sih so far so I don’t know how welL they are in handling claims. Berarti ini top up ya ... tambahan dari akun yang sudah kita bayar sebelumnya. Jadi total premi per bulan or per tahunnya berapa mba? Lumayan juga ya.. dan kalau YP sampai 5 M kebayang saya preminya juga tinggi. Mba juga pakai Pru? Ambil yang apa?

    BalasHapus
  17. oke banget nih kalau gak ada batasan jumlah dan jenis penyakit kritisnya.. jadi lebih tenang kalau punya asuransi ini yaahh

    BalasHapus
  18. iyanih aku juga baru ngeh sebenernya menurut opini ku bpjs saja belum cukup karena kalau ada keadaan urgent, asuransi bisa sangat membantu :D

    BalasHapus